4.634 Gempa Bumi Guncang NTT Sepanjang 2025, Terkuat pada 27 Oktober 2025

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 07 Januari 2026
4.634 Gempa Bumi Guncang NTT Sepanjang 2025, Terkuat pada 27 Oktober 2025

Data sebaran gempa bumi di NTT pada 2025. (ANTARA/HO-Stasiun Geofisika Kupang)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Nusa Tenggara Timur (NTT) diguncang 4.634 gempa bumi sepanjang 2025. Hal ini seperti dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kupang.

Terkuat terjadi pada 27 Oktober 2025 di Laut Sawu, seperti dijelaskan Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Kupang Arief Tyastama di Kupang, Rabu (7/1).

“Total kejadian 4.634 gempa yang tercatat sensor dan nol kejadian dengan potensi tsunami selama 2025 di NTT,” jelasnya dikutip dari Antara.

Total kejadian tersebut berlangsung pada periode 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025. Sebelumnya pada 2024 jumlah gempa bumi di NTT tercatat sebanyak 4.025 kejadian.

Arief Tyastama menerangkan bahwa aktivitas kegempaan tahun 2025 didominasi gempa kecil (M < 5) dengan 4.422 kejadian, serta gempa bumi dangkal (< 60 km) sebanyak 3.378 kejadian. Selain itu terdapat 37 kejadian gempa bumi yang dirasakan masyarakat, yang diantaranya merupakan gempa kuat di atas lima magnitudo sebanyak 13 kejadian.

Baca juga:

Dentuman Kilat Merah di Cianjur Bukan Gempa, BMKG Duga Buatan Manusia

“Gempa bumi dengan magnitudo terbesar tahun 2025 terjadi di Laut Sawu pada 27 Oktober 2025, dengan magnitudo hasil pemutakhiran BMKG sebesar 6,3, setelah sebelumnya dilaporkan memiliki kekuatan 6,8,” ujarnya.

Gempa menengah Laut Sawu terjadi di kedalaman 75 kilometer dan berlokasi sekitar 82 kilometer dari barat laut Kabupaten Timor Tengah Utara. Dampaknya dirasakan cukup signifikan dan meluas hingga wilayah Maumere, Ende, Kefamenanu, Alor, Kupang, Waingapu, dan Lembata.

Guncangan gempa dirasakan nyata oleh banyak orang di dalam rumah hingga jendela bergetar, tetapi gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah NTT dan sekitarnya untuk tetap tenang, tidak panik, dan hanya mempercayai informasi resmi dari BMKG. Masyarakat juga diminta memanfaatkan aplikasi Info BMKG dan WRS New Gen guna memperoleh informasi terkait gempa secara cepat dan akurat.

“Jika guncangan kuat dan berayun lama lebih dari 20 detik, segera jauhi pantai menuju tempat tinggi tanpa menunggu sirine,” kata Arief.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh isu atau prediksi gempa, karena hingga kini gempa bumi belum dapat diprediksi. (*)

#Nusa Tenggara Timur (NTT) #Gempa Bumi #BMKG
Bagikan
Ditulis Oleh

Frengky Aruan

Berita Terkait

Indonesia
Gelombang 4 M Sepanjang Pantai Cilacap-Purworejo, Wisatawan Dilarang Berenang ke Laut
Wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan Jawa Tengah diimbau untuk tidak berenang atau bermain di laut terbuka serta mematuhi rambu-rambu keselamatan.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Gelombang 4 M Sepanjang Pantai Cilacap-Purworejo, Wisatawan Dilarang Berenang ke Laut
Indonesia
4.634 Gempa Bumi Guncang NTT Sepanjang 2025, Terkuat pada 27 Oktober 2025
Jumlah kejadian gempa bumi lebih tinggi dibanding 2024.
Frengky Aruan - Rabu, 07 Januari 2026
4.634 Gempa Bumi Guncang NTT Sepanjang 2025, Terkuat pada 27 Oktober 2025
Indonesia
Dentuman Kilat Merah di Cianjur Bukan Gempa, BMKG Duga Buatan Manusia
PVMBG membenarkan adanya fenomena dentuman keras disertai kilatan cahaya kemerahan yang terjadi di wilayah utara Cianjur, Jawa Barat, Senin (5/1) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Dentuman Kilat Merah di Cianjur Bukan Gempa, BMKG Duga Buatan Manusia
Dunia
Gempa M6,4 Guncang Jepang Barat, Paksa Kereta Cepat Shinkansen Berhenti
Perdana Menteri Sanae Takaichi telah mengeluarkan perintah untuk mendirikan kantor penghubung untuk menangani dampak gempa
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Gempa M6,4 Guncang Jepang Barat, Paksa Kereta Cepat Shinkansen Berhenti
Indonesia
Ramai soal Dentuman dan Kilatan Cahaya di Utara Cianjur, PVMBG Menduga Dipicu Fenomena Energi Elektromagnetik
Adapun BMKG menduga suara dentuman dan kilatan cahaya akibat aktivitas manusia
Frengky Aruan - Selasa, 06 Januari 2026
Ramai soal Dentuman dan Kilatan Cahaya di Utara Cianjur, PVMBG Menduga Dipicu Fenomena Energi Elektromagnetik
Indonesia
BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Longsor di Sumatera Utara karena Hujan Berdurasi Lama Rabu, 7 Januari 2026
Menurut prakirawan BBMKG Wilayah I Fauziah Fitri Damanik, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera Utara pada Rabu siang dan sore.
Frengky Aruan - Selasa, 06 Januari 2026
BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Longsor di Sumatera Utara karena Hujan Berdurasi Lama Rabu, 7 Januari 2026
Indonesia
Hari Ini Mayoritas Daerah di Indonesia Bakal Dilanda Hujan, Warga Diminta Waspada
Untuk informasi yang diperbarui setiap jam sekali, masyarakat dapat mengakses di laman web resmi bmkg.go.id atau aplikasi Info BMKG.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 04 Januari 2026
Hari Ini Mayoritas Daerah di Indonesia Bakal Dilanda Hujan, Warga Diminta Waspada
Dunia
Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 6,5 Menghantam Meksiko, 2 Tewas
Pusat gempa berkekuatan magnitudo 6,5 tersebut berada di dekat kota wisata populer Acapulco.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
   Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 6,5 Menghantam Meksiko, 2 Tewas
Indonesia
Prediksi Cuaca Jakarta Sabtu 3 Januari: Hujan Ringan Sejak Pagi Hingga Malam
Menjelang sore hari, langit Jakarta secara keseluruhan diprediksi kembali dalam kondisi berawan sebelum potensi hujan kembali muncul
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 03 Januari 2026
Prediksi Cuaca Jakarta Sabtu 3 Januari: Hujan Ringan Sejak Pagi Hingga Malam
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob di Jakarta, Pasang Maksimum Dipicu Supermoon
BPBD DKI Jakarta mengimbau warga pesisir waspada banjir rob hingga 7 Januari 2026 akibat pasang maksimum air laut yang dipicu Supermoon dan Bulan Purnama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Januari 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob di Jakarta, Pasang Maksimum Dipicu Supermoon
Bagikan