Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Meksiko Selatan, Picu Peringatan Tsunami

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 18 Juli 2026
Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Meksiko Selatan, Picu Peringatan Tsunami

Ilustrasi gempa bumi. Foto: Dok/BMKG

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — GEMPA bumi berkekuatan magnitudo 7,3 mengguncang wilayah selatan Meksiko dan sebagian Amerika Tengah pada Jumat (17/7). Guncangan kuat tersebut sempat memicu peringatan tsunami di sepanjang sebagian pesisir Pasifik, meski kemudian dicabut.

Warga di Negara Bagian Chiapas dan Oaxaca, Meksiko, serta di Guatemala dan El Salvador merasakan guncangan yang cukup kuat. Hingga saat ini, pihak berwenang belum melaporkan adanya korban jiwa maupun kerusakan serius.

Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), episentrum gempa berada di lepas pantai sekitar 48 kilometer dari Kota Aquiles Serdan, dengan kedalaman sekitar 18 kilometer. Layanan Seismologi Nasional Meksiko mencatat lebih dari 30 gempa susulan dengan berbagai magnitudo, termasuk satu gempa susulan berkekuatan hingga magnitudo 6,8.

Pemerintah Amerika Serikat sempat mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah pesisir Pasifik di Meksiko dan Guatemala. Namun, beberapa waktu kemudian otoritas menyatakan ancaman tsunami telah berakhir.

Baca juga:

2 Gempa Bumi Magnitude 7 Guncang Venezuela, Bangunan Rontok



Di Tuxtla Gutierrez, ibu kota Negara Bagian Chiapas, kepanikan terjadi di sejumlah gedung bertingkat. AFP melaporkan warga berhamburan keluar menyelamatkan diri. "Itu terasa sangat mengerikan di atas. Banyak orang menangis,” ujar Araceli Sanchez, seorang pegawai pemerintah yang berada di lantai atas gedung setinggi 15 lantai.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengatakan telah berkomunikasi dengan para gubernur di wilayah terdampak. Sementara itu, Menteri Angkatan Laut Meksiko Raymundo Morales menyatakan sejauh ini tidak ditemukan dampak serius akibat gempa tersebut.

Di Guatemala City, sejumlah gedung dievakuasi sebagai langkah antisipasi. Kegiatan belajar-mengajar juga dibatalkan di beberapa wilayah yang berada dekat perbatasan dengan Meksiko. Meski berjarak lebih dari 800 kilometer dari episentrum, sebagian warga di Mexico City mengaku merasakan guncangan. Beberapa gedung tinggi di ibu kota juga dievakuasi sebagai tindakan pencegahan.

Meksiko dan kawasan Amerika Tengah berada di pertemuan beberapa lempeng tektonik aktif, menjadikan wilayah tersebut sebagai salah satu kawasan dengan aktivitas gempa bumi tertinggi di dunia.(dwi)

Baca juga:

Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 6,5 Menghantam Meksiko, 2 Tewas

#Gempa Bumi #Meksiko #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Pemkab Nagekeo, NTT, memangkas masa tanggap darurat gempa dari 90 hari menjadi 30 hari. Status darurat berlaku 15 Agustus–13 September 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Dunia
Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Banjir tersebut menghancurkan sejumlah jembatan penyeberangan dan menghanyutkan bongkahan batu besar ke arah hilir.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
 Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Indonesia
Gunung Sinabung Erupsi Lontarkan Abu Vulkanis Setinggi 3.500 Meter, Warga Diminta Menjauh
Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lana Saria mengatakan erupsi Gunung Sinabung mulai terekam pada pukul 10.17 WIB.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Gunung Sinabung Erupsi Lontarkan Abu Vulkanis Setinggi 3.500 Meter, Warga Diminta Menjauh
Dunia
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang
Banjir bandang menerjang kawasan Taman Nasional Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang
Indonesia
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Tim Relawan mendatangi Kabupaten Manggarai Timur menyasar sejumlah desa dan kelurahan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Dunia
2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Polisi mengatakan warga negara asing yang hilang berasal dari 36 negara.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
  2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Dunia
Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Tim penyelamat masih menemukan jenazah di antara timbunan puing dan lumpur.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
 Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Dunia
Ahli Iklim Sebut Gletser yang Runtuh Picu Banjir Bandang Mematikan di Nepal
Sebagian besar bagian ujung gletser runtuh dan memicu peristiwa tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
   Ahli Iklim Sebut Gletser yang Runtuh Picu Banjir Bandang Mematikan di Nepal
Indonesia
Prabowo Buka Alasan Baru Hari ke-11 ke NTT, Biar Kunjungan Pejabat Tidak Ganggu Penanganan Bencana
Presiden Prabowo Subianto baru kunjungi NTT pada hari ke-11 pascagempa Flores agar penanganan darurat tidak terganggu seremonial pejabat pusat.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Prabowo Buka Alasan Baru Hari ke-11 ke NTT, Biar Kunjungan Pejabat Tidak Ganggu Penanganan Bencana
Dunia
Banjir Bandang Nepal, 95 Orang Tewas dan 403 Orang masih Hilang
Tibet melaporkan adanya banyak korban dan sejumlah orang hilang di wilayah Gyirong yang berbatasan dengan Nepal.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
 Banjir Bandang Nepal, 95 Orang Tewas dan 403 Orang masih Hilang
Bagikan