Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September

Salah satu gedung di Maumere yang ambruk akibat gempa di Mbay Nagakeo. (ANTARA/Ho-Tangkapan layar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi memperpendek masa tanggap darurat bencana gempa bumi berpotensi tsunami dari 90 hari menjadi hanya 30 hari.

Keputusan memangkas durasi waktu status tanggap bencana itu ditetapkan melalui SK Bupati Nagekeo Nomor 359/KEP/HK/2026 pada 29 Agustus 2026.

Baca juga:

Di Tengah Pemulihan Gempa NTT, Gunung Lewotobi Laki-laki Flores Erupsi 6 Menit

SK Baru Bupati Perubahan Masa Tanggap Darurat

SK terbaru itu sekaligus menggugurkan Keputusan Bupati Nagekeo Nomor 340/KEP/HK/2026 sebelumnya. Awalnya, SK Nomor 340/KEP/HK/2026 itu menetapkan masa tanggap darurat ditetapkan berlaku 15 Agustus hingga 13 November 2026 (90 hari).

Namun, keputusan terbaru memangkas periode tersebut menjadi 15 Agustus hingga 13 September 2026 (30 hari).

Penampakan
Penampakan rumah rusak berat akibat gempa NTT. (Foto: tim dok media BNPB)

Pemangkasan masa tanggap darurat tercantum dalam Diktum ke-1 SK Bupati Nagekeo Nomor 359/KEP/HK/2026, yang mengubah ketentuan pada Diktum ke-4 SK Nomor 340/KEP/HK/2026 yang mengatur jangka waktu pemberlakuan status tanggap darurat.

Baca juga:

Presiden Prabowo Kunjungi Posko Pengungsian Nagekeo NTT, Warga Apresiasi Respons Pemerintah

Alasan Pemangkasan Durasi Masa Tanggap Bencana

Pemkab Nagekeo menjelaskan perubahan dilakukan setelah evaluasi kondisi lapangan dan perkembangan penanganan bencana.

Pertimbangan kebutuhan penyelenggaraan penanggulangan bencana juga menjadi dasar pemangkasan. Meski masa berlaku dipangkas, ketentuan lain dalam SK sebelumnya tetap berlaku.

Keputusan terbaru itu mulai berlaku sejak ditetapkan pada 29 Agustus 2026. Dengan demikian, berdasarkan ketetapan terbaru pemerintah daerah, status tanggap darurat bencana gempa bumi Kabupaten Nagekeo berakhir pada 13 September 2026. (Knu)

#Gempa NTT #Gempa Bumi #Nusa Tenggara Timur (NTT)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Pemkab Nagekeo, NTT, memangkas masa tanggap darurat gempa dari 90 hari menjadi 30 hari. Status darurat berlaku 15 Agustus–13 September 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Indonesia
Hercules Terbesar A400M Dikerahkan Kirim Bantuan ke Korban Gempa Flores, TNI AU Sudah Kirim 729 Ton
Bantuan tersebut, dikirim menggunakan ragam jenis pesawat angkut dari mulai Hercules C-130 hingga pesawat terbesar milik TNI AU yakni A400M.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Hercules Terbesar A400M Dikerahkan Kirim Bantuan ke Korban Gempa Flores, TNI AU Sudah Kirim 729 Ton
Indonesia
JHL Foundation Bantu untuk Nakes dan Guru di Ende
Penyaluran dilakukan dengan menyisir sejumlah titik untuk menemukan masyarakat yang masih membutuhkan bantuan.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
JHL Foundation Bantu untuk Nakes dan Guru di Ende
Indonesia
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Tim Relawan mendatangi Kabupaten Manggarai Timur menyasar sejumlah desa dan kelurahan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Indonesia
Dari Laci hingga Mendo, JHL Foundation Terus Menyisir Manggarai
Perjalanan delapan hari sebelumnya telah membawa tim JHL Foundation menyusuri wilayah Manggarai Barat, Manggarai, hingga Manggarai Timur.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Dari Laci hingga Mendo, JHL Foundation Terus Menyisir Manggarai
Merah Putih Kasih
JHL Foundation Kembali Menyisir Pelosok Manggarai Barat, 105 Paket Bantuan Disalurkan
Hingga hari ketujuh, JHL Foundation telah menyusuri sejumlah wilayah di Manggarai Barat, Manggarai, dan Manggarai Timur, dengan penyaluran dilakukan secara langsung kepada masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
JHL Foundation Kembali Menyisir Pelosok Manggarai Barat, 105 Paket Bantuan Disalurkan
Indonesia
Di Tengah Pemulihan Gempa NTT, Gunung Lewotobi Laki-laki Flores Erupsi 6 Menit Pagi Tadi
Erupsi Lewotobi Laki-laki Flores terjadi pada pukul 07.35 WITA dengan intesitas kolom abu tebal yang bertiup ke arah barat daya dan barat selama 6 menit.
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Di Tengah Pemulihan Gempa NTT, Gunung Lewotobi Laki-laki Flores Erupsi 6 Menit Pagi Tadi
Indonesia
JHL Foundation Antarkan Bantuan ke Seminari Tertua di Flores
Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian JHL Foundation kepada komunitas seminari yang ikut terdampak gempa.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
JHL Foundation Antarkan Bantuan ke Seminari Tertua di Flores
Merah Putih Kasih
Tempuh Medan Sulit, JHL Foundation Salurkan 70 Paket Bantuan ke Warga Terdampak Gempa Flores
JHL Foundation menyalurkan 70 paket bantuan pada hari ketujuh di Manggarai. Tim menembus jalan rusak dan medan sulit untuk menjangkau warga terdampak gempa Flores.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Tempuh Medan Sulit, JHL Foundation Salurkan 70 Paket Bantuan ke Warga Terdampak Gempa Flores
Indonesia
BMKG Catat 8.330 Gempa Susulan di Flores NTT, Bantah Hoaks Gempa M8,1 Picu Tsunami
BMKG mencatat 8.330 gempa susulan mengguncang Flores, NTT, hingga 27 Agustus 2026. Aktivitas mulai menurun dan isu gempa M8,1 picu tsunami dibantah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
BMKG Catat 8.330 Gempa Susulan di Flores NTT, Bantah Hoaks Gempa M8,1 Picu Tsunami
Bagikan