Gunung Sinabung Erupsi Lontarkan Abu Vulkanis Setinggi 3.500 Meter, Warga Diminta Menjauh

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Gunung Sinabung Erupsi Lontarkan Abu Vulkanis Setinggi 3.500 Meter, Warga Diminta Menjauh

Gunung Sinabung Erupsi (Badan Geologi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - GUNUNG Sinabung yang berlokasi di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, kembali erupsi. Warga diminta untuk menjauh dari kawasan gunung. Erupsi dari perut magma gunung api setinggi 2460 Mdpl itu dilaporkan terjadi, Senin (31/8). Erupsi memuntahkan kolom abu vulkanis setinggi sekitar 3.500 meter atau 3,5 kilometer di atas puncak gunung.

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lana Saria mengatakan erupsi Gunung Sinabung mulai terekam pada pukul 10.17 WIB.

"Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan tenggara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi sementara ini kurang lebih 1 jam dan 1 menit 48 detik," kata Lana kepada wartawan, Senin (31/8).

Lana mengatakan Gunung Sinabung masih berstatus Level II atau Waspada. Badan Geologi mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk mengantisipasi dampak erupsi.

Baca juga:

Kota Berastagi Diselimuti Hujan Abu Vulkanik Gunung Sinabung



Dengan status Gunung Sinabung masih Level II (Waspada), masyarakat di sekitar kawasan gunung diminta mematuhi rekomendasi Badan Geologi dan tidak memasuki wilayah yang telah ditetapkan sebagai zona bahaya. Wisatawan juga diimbau tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sebelumnya telah direlokasi.

Badan Geologi menetapkan larangan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung. Selain itu, terdapat zona sektoral dengan radius 4,5 kilometer ke arah selatan-tenggara yang juga harus dihindari.

Masyarakat yang tinggal di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) yang berhulu di Gunung Sinabung diminta meningkatkan kewaspadaan. Hal itu mengingat terdapat potensi banjir lahar dingin yang dapat terjadi setelah hujan membawa material vulkanis ke aliran sungai.

Badan Geologi juga meminta Pemerintah Kabupaten Karo terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Koordinasi diperlukan untuk memantau perkembangan aktivitas vulkanis Gunung Sinabung dan memastikan informasi mengenai potensi bahaya dapat segera disampaikan kepada masyarakat.(Asp)


Baca juga:

Gunung Sinabung Semburkan Abu Vulkanis Setinggi 2.500 Meter

#Gunung Sinabung #Erupsi #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gunung Sinabung Erupsi Lontarkan Abu Vulkanis Setinggi 3.500 Meter, Warga Diminta Menjauh
Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lana Saria mengatakan erupsi Gunung Sinabung mulai terekam pada pukul 10.17 WIB.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Gunung Sinabung Erupsi Lontarkan Abu Vulkanis Setinggi 3.500 Meter, Warga Diminta Menjauh
Indonesia
Kota Berastagi Diselimuti Hujan Abu Vulkanik Gunung Sinabung
Masyarakat diimbau mengikuti arahan petugas dan tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya demi keselamatan bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kota Berastagi Diselimuti Hujan Abu Vulkanik Gunung Sinabung
Indonesia
Erupsi Dahsyat Gunung Sinabung Semburkan Abu Vulkanik Hingga 3,5 Kilometer, Status Waspada Ditetapkan
Badan Geologi menetapkan Gunung Sinabung pada Status Level II atau Waspada
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Erupsi Dahsyat Gunung Sinabung Semburkan Abu Vulkanik Hingga 3,5 Kilometer, Status Waspada Ditetapkan
Dunia
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang
Banjir bandang menerjang kawasan Taman Nasional Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang
Indonesia
Mau Liburan ke Lampung? Pahami Dulu Aturan Zona Aman Wisata Gunung Anak Krakatau Terbaru
Berencana wisata ke Gunung Anak Krakatau? Simak aturan terbaru, batas zona aman 3 km, dan info pembagian masker gratis demi keselamatan liburanmu di Lampung
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Mau Liburan ke Lampung? Pahami Dulu Aturan Zona Aman Wisata Gunung Anak Krakatau Terbaru
Dunia
2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Polisi mengatakan warga negara asing yang hilang berasal dari 36 negara.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
  2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Dunia
Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Tim penyelamat masih menemukan jenazah di antara timbunan puing dan lumpur.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
 Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Indonesia
Semeru & Lewotobi Laki-laki Erupsi, Gunung Lokon Sulsel Ikut Bergejolak Alami 111 Kali Gempa
Gunung Semeru dan Lewotobi Laki-laki erupsi Jumat pagi. Gunung Lokon di Tomohon, Sulut, mencatat 111 gempa vulkanik dangkal.
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Semeru & Lewotobi Laki-laki Erupsi, Gunung Lokon Sulsel Ikut Bergejolak Alami 111 Kali Gempa
Indonesia
Gunung Semeru Bergemuruh Sejak Pagi, 21 Kali Gempa Erupsi dalam 6 Jam
Gunung Semeru di Jawa Timur alami 21 gempa erupsi dalam enam jam, Jumat pagi. PVMBG menetapkan status Siaga Level III dan melarang aktivitas dalam radius 5 km dari kawah.
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Gunung Semeru Bergemuruh Sejak Pagi, 21 Kali Gempa Erupsi dalam 6 Jam
Dunia
Ahli Iklim Sebut Gletser yang Runtuh Picu Banjir Bandang Mematikan di Nepal
Sebagian besar bagian ujung gletser runtuh dan memicu peristiwa tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
   Ahli Iklim Sebut Gletser yang Runtuh Picu Banjir Bandang Mematikan di Nepal
Bagikan