Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - 1 jam, 8 menit lalu
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang

Banjir bandang melanda area Bright Angel Canyon di Taman Nasional Grand Canyon. Foto: NATIONAL PARK SERVICE

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Banjir bandang menerjang kawasan Taman Nasional Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat, Sabtu (29/8) waktu setempat. Sekitar 15 orang dilaporkan masih mungkin hilang akibat bencana tersebut.

Dinas Taman Nasional Amerika Serikat (National Park Service/NPS) menyatakan masih melakukan pencarian dan evakuasi terhadap pengunjung yang terdampak.

Baca juga:

3.000 Orang Dinyatakan Hilang Dalam Banjir Bandang di Nepal, Korban Tewas Ditemukan di Perbatasan India

Seperti dilansir AFP, sebelumnya NPS sempat memperkirakan lebih dari 20 orang hilang. Namun, jumlah tersebut kemudian diperbarui menjadi sekitar 15 orang.

Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch. Rekaman yang diambil para pendaki memperlihatkan derasnya aliran air berlumpur yang menerjang jalur pendakian dan mengalir di bawah jembatan penyeberangan.

Kayu gelondongan serta berbagai puing juga terlihat terbawa arus sungai yang meluap.

62 Orang Berhasil Dievakuasi

Baca juga:

Greenland Memiliki Grand Canyon di Bawah Lapisan Esnya

NPS menyebut banjir bandang mulai terjadi sekitar pukul 14.30 waktu setempat. Bencana tersebut dipicu hujan deras di kawasan Kaibab Plateau.

Hingga Minggu (30/8) pagi waktu setempat, sebanyak 62 orang telah berhasil dievakuasi. Proses evakuasi terhadap pengunjung lainnya masih berlangsung.

Sejauh ini, NPS menyatakan belum ada laporan korban meninggal dunia maupun terluka akibat banjir tersebut.

Waspada Banjir Susulan

Cuaca buruk masih mengancam kawasan Grand Canyon. Badai petir dan hujan deras diperkirakan berlangsung hingga Senin (31/8).

NPS memperingatkan kondisi tersebut dapat memicu banjir bandang susulan, aliran material atau puing, longsor batu, hingga perubahan kondisi jalur pendakian dan sungai.

Banjir juga merusak pipa air utama yang memasok kebutuhan air ke kawasan Grand Canyon. Kondisi tersebut membuat NPS menerapkan pembatasan penggunaan air di area yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

#Banjir Bandang #Bencana Alam #Grand Canyon
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang
Banjir bandang menerjang kawasan Taman Nasional Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat.
Yusuf Abdillah - 1 jam, 8 menit lalu
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang
Indonesia
3.000 Orang Dinyatakan Hilang Dalam Banjir Bandang di Nepal, Korban Tewas Ditemukan di Perbatasan India
Jenazah ditemukan hingga mencapai wilayah perbatasan dengan India. Sejumlah besar warga negara asing masih termasuk di antara mereka yang belum diketahui keberadaannya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
3.000 Orang Dinyatakan Hilang Dalam Banjir Bandang di Nepal, Korban Tewas Ditemukan di Perbatasan India
Dunia
2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Polisi mengatakan warga negara asing yang hilang berasal dari 36 negara.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
  2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Dunia
Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Tim penyelamat masih menemukan jenazah di antara timbunan puing dan lumpur.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
 Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Dunia
4.000 Personel Militer Dikerahkan Cari Korban Banjir Bandang di Nepal, 100 Warga China Masih Hilang
Kedutaan Besar China di Nepal saat ini sedang melakukan verifikasi lebih lanjut dengan pemerintah Nepal.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
4.000 Personel Militer Dikerahkan Cari Korban Banjir Bandang di Nepal, 100 Warga China Masih Hilang
Dunia
Ahli Iklim Sebut Gletser yang Runtuh Picu Banjir Bandang Mematikan di Nepal
Sebagian besar bagian ujung gletser runtuh dan memicu peristiwa tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
   Ahli Iklim Sebut Gletser yang Runtuh Picu Banjir Bandang Mematikan di Nepal
Indonesia
Prabowo Buka Alasan Baru Hari ke-11 ke NTT, Biar Kunjungan Pejabat Tidak Ganggu Penanganan Bencana
Presiden Prabowo Subianto baru kunjungi NTT pada hari ke-11 pascagempa Flores agar penanganan darurat tidak terganggu seremonial pejabat pusat.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Prabowo Buka Alasan Baru Hari ke-11 ke NTT, Biar Kunjungan Pejabat Tidak Ganggu Penanganan Bencana
Dunia
Banjir Bandang Nepal, 95 Orang Tewas dan 403 Orang masih Hilang
Tibet melaporkan adanya banyak korban dan sejumlah orang hilang di wilayah Gyirong yang berbatasan dengan Nepal.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
 Banjir Bandang Nepal, 95 Orang Tewas dan 403 Orang masih Hilang
Dunia
Banjir Bandang Terjang Nepal, Jalan, Jembatan, dan Proyek Pembangkit Listrik Rusak
Tibet melaporkan adanya banyak korban dan sejumlah orang hilang di wilayah Gyirong yang berbatasan dengan Nepal setelah tanah longsor menghantam sebuah jalur penyeberangan antara China dan Nepal.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Banjir Bandang Terjang Nepal, Jalan, Jembatan, dan Proyek Pembangkit Listrik Rusak
Bagikan