4.000 Personel Militer Dikerahkan Cari Korban Banjir Bandang di Nepal, 100 Warga China Masih Hilang

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
4.000 Personel Militer Dikerahkan Cari Korban Banjir Bandang di Nepal, 100 Warga China Masih Hilang

Banjir Bandang Terjang Nepal.(foto: Instagram @europa_sin_filtro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Banjir bandang dahsyat terjadi pada Rabu (26/8) sekitar pukul 10.30 waktu setempat dan memicu longsor lumpur di dekat perbatasan China dan Nepal. Sedangkan Kementerian Luar Negeri China menyebutkan hampir 100 orang warganya dilaporkan hilang karena bencana tersebut.

Perdana Menteri China Li Qiang mendatangi wilayah terdampak bencana banjir bandang dan longsor lumpur di Kabupaten Gyirong, Kota Shigatse, Tibet, pada Kamis (27/8).

Media pemerintah China memberitakan bahwa atas penugasan Presiden Xi Jinping, Perdana Menteri Dewan Negara China Li Qiang, bersama para pejabat dari instansi terkait telah tiba pada Kamis sore di wilayah bencana.

Baca juga:

Ahli Iklim Sebut Gletser yang Runtuh Picu Banjir Bandang Mematikan di Nepal

“PM Li Qiang datang untuk mengarahkan upaya penanganan darurat dan bantuan bencana, serta mengunjungi para petugas penyelamatan dan warga terdampak yang telah ditempatkan di lokasi pengungsian, demikian disebutkan dalam pemberitaan tersebut.

Di wilayah terdampak bencana di wilayah Nepal, hampir 100 warga negara China dilaporkan hilang. Kedutaan Besar China di Nepal saat ini sedang melakukan verifikasi lebih lanjut dengan pemerintah Nepal.

"Pihaknya telah mengeluarkan imbauan konsuler,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Kamis.

Lin Jian mengatakan bahwa dalam operasi penyelamatan, pemerintah China memperlakukan warga negara China maupun warga negara asing tanpa perbedaan. China juga terus berkomunikasi dengan kedutaan besar negara-negara terkait di China serta memberikan informasi mengenai perkembangan situasi.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melansir, runtuhnya gletser di Nepal, yang diduga memicu banjir bandang, menyebabkan getaran seismik berkekuatan magnitudo (M) 5,2 yang awalnya disalahartikan para ilmuwan sebagai gempa bumi.

Sentara Nepal mengevakuasi 336 orang, termasuk 45 wisatawan asing, dengan menggunakan helikopter dari zona banjir dalam sebuah operasi penyelamatan, menurut laporan portal berita Nepal News pada Kamis, mengutip juru bicara Angkatan Darat Nepal Raja Ram Basnet. Sekitar 4.000 personel militer dikerahkan dalam upaya penyelamatan tersebut.

#Nepal #Gempa Nepal #Banjir Bandang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Dunia
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Pemanasan global telah merusak stabilitas ekologi Himalaya yang rapuh, melelehkan permafrost serta gletser, dan mempercepat timbulnya berbagai bahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
anjir bandang terjang Solok akibat hujan lebat 94 mm/hari. BMKG sebut peringatan dini sudah dikeluarkan 7 hari sebelum bencana.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Dunia
Syarat Baru Pendaki Naik Everest, Harus Pernah Taklukkan Puncak 7.000 Meter
Nepal sedang menyusun RUU baru yang melarang pendaki tanpa pengalaman ketinggian ekstrem 7.000 meter untuk mendaki Gunung Everest. Simak syarat lengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Syarat Baru Pendaki Naik Everest, Harus Pernah Taklukkan Puncak 7.000 Meter
Dunia
Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Di tengah suasana duka, pemerintah tetap melanjutkan operasi pencarian.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Bagikan