Merahputih.com - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara memuntahkan kolom abu vulkanik tebal setinggi 3.500 meter di atas puncak. Letusan ini terekam mulai pukul 10.17 WIB.
Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lana Saria melaporkan proses erupsi gunung api masih terus berlangsung.
Baca juga:
Semeru & Lewotobi Laki-laki Erupsi, Gunung Lokon Sulsel Ikut Bergejolak Alami 111 Kali Gempa
Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan tenggara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi sementara ini kurang lebih 1 jam 1 menit 48 detik,
kata Lana.
Ringkasan data aktivitas vulkanik Gunung Sinabung:
Penetapan Status Waspada
Badan Geologi menetapkan Gunung Sinabung pada Status Level II atau Waspada, untuk itu, masyarakat beserta wisatawan diminta segera menjauhi zona bahaya.
Warga juga dilarang melakukan aktivitas di dalam radius tiga kilometer dari puncak, serta radius sektoral 4,5 kilometer pada wilayah selatan-timur. Seluruh pihak dilarang mengunjungi desa-desa area relokasi.
Mitigasi Potensi Lahar Dingin
Penduduk bermukim di sepanjang daerah aliran sungai berhulu di Gunung Sinabung mendapat imbauan penting.
Badan Geologi meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya banjir lahar dingin.
Pemerintah Kabupaten Karo harus terus berkoordinasi secara aktif dengan Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) guna memantau perkembangan aktivitas vulkanik.