MerahPutih.com - Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Jumat (21/8) pagi.
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Semeru, erupsi terjadi pada pukul 06.20 WIB. Kolom letusan teramati mencapai sekitar 800 meter di atas puncak, atau sekitar 4.476 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 06.20 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak atau 4.476 meter di atas permukaan laut (mdpl),
kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto.
Aktivitas erupsi tersebut menambah catatan aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang dalam beberapa waktu terakhir masih cukup tinggi.
Baca juga:
Dalam 6 Jam, Gunung Semeru 8 Kali Erupsi Tinggi Letusan Hingga 1,2 Kilometer
Sebelumnya, Semeru juga tercatat mengalami beberapa kali erupsi, termasuk pada Rabu (19/8) pagi dengan tinggi kolom abu mencapai 500 meter dan kemudian 700 meter di atas puncak.
Dalam Status Siaga
Gunung Semeru sendiri berada dalam status Level III atau Siaga. Masyarakat diminta tetap mematuhi rekomendasi keselamatan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,
ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena kawasan tersebut berisiko terkena lontaran batu pijar.
Baca juga:
Gunung Anak Krakatau Erupsi 20 Kali dalam Sehari, Nelayan dan Wisatawan Diminta Waspada
Warga di sekitar aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas guguran, guguran lava, dan lahar.
Pemerintah daerah dan petugas terkait terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Semeru dan mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi dari PVMBG serta petugas di lapangan.