Jangan Panik! Dentuman Gunung Semeru Terdengar Keras, Ini Penjelasan Resmi BPBD Lumajang

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Jangan Panik! Dentuman Gunung Semeru Terdengar Keras, Ini Penjelasan Resmi BPBD Lumajang

Suasana api membakar kawasan hutan di lereng Gunung Semeru, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Lumajang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026). ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/agr

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Suara dentuman Gunung Semeru belakangan ini sukses bikin warga di sekitar lereng kaget, tapi BPBD Lumajang memastikan fenomena tersebut masih dalam batas aman.

Buat kamu yang khawatir dengan aktivitas Gunung Semeru hari ini, kuncinya adalah tetap waspada, patuhi rekomendasi radius aman, dan jangan gampang termakan kepanikan.

Dentuman keras yang terdengar pada Senin (28/9) malam itu sebenarnya adalah pengingat alami bahwa status Semeru hari ini masih belum sepenuhnya tidur pulas.

Baca juga:

Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat

Fenomena letusan Gunung Semeru semacam ini memang kerap dibarengi suara gemuruh yang intens, jadi ini bukan indikator mutlak kalau kondisi gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut mendadak memburuk atau berbahaya.

Detik-detik Terekamnya Suara Dentuman di Kawah Jonggring Saloko

Momen bergemuruhnya Semeru ini berhasil ditangkap oleh kamera pengawas. Pihak berwenang langsung mengevaluasi situasi untuk memastikan keamanan warga sekitar lereng.

Dentuman terdengar sekitar pukul 21.01 WIB dan terekam kamera CCTV milik BPBD Lumajang di Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo. Dalam rekaman tersebut, dentuman terdengar bersamaan dengan aktivitas letusan dan kepulan kolom asap di atas Kawah Jonggring Saloko,

Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho.

Ia juga menegaskan bahwa erupsi malam itu tidak menimbulkan dampak kerusakan fisik, sehingga warga bisa sedikit bernapas lega.

Kenapa Gunung Semeru Sering Mengeluarkan Suara Gemuruh?

Usut punya usut, suara gemuruh ini lumayan sering mampir ke telinga warga dalam dua sampai tiga bulan terakhir.

Menurut Koordinator Pos Pantau Curah Kobokan, Sugiono, dentuman itu biasanya muncul pasca letusan Semeru mengalami fase jeda yang cukup lama.

Jadi, suara ini adalah hal yang wajar dan sering menyertai aktivitas vulkanik. Munculnya dentuman tidak bisa langsung dimaknai sebagai tanda bahwa gunung sedang "ngamuk" parah.

Semua perkembangan tetap harus merujuk pada hasil pantauan instansi berwenang, bukan sekadar tebak-tebakan warga.

Tetap Waspada Status Siaga: Cek Zona dan Radius Aman Semeru

Biar tetap aman saat beraktivitas, kita wajib ingat kalau Gunung Semeru saat ini masih bertahan di Level III alias Siaga. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) udah ngasih wanti-wanti keras soal zona merah yang wajib dihindari.

  • Sektor Tenggara: Tidak boleh ada aktivitas sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi (sepanjang Besuk Kobokan).

  • Zona Sungai: Dilarang mendekat dalam jarak 500 meter dari sempadan sungai di sepanjang aliran lahar.

  • Lembah Berisiko: Ekstra waspada di area yang berhulu di Semeru, seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Di luar jarak tersebut, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena terdapat potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak.

Baca juga:

Update Kebakaran Hutan di Bromo, Semeru, dan Wilayah Jawa Timur Lainnya, Asap Masih Mengepul

Update Kebakaran Hutan di Bromo, Semeru, dan Wilayah Jawa Timur Lainnya, Asap Masih Mengepul


Intinya, buat warga Lumajang dan sekitarnya, nggak perlu panik berlebihan saat mendengar dentuman, tapi juga jangan lengah. Pastikan kamu selalu memantau update informasi dari kanal resmi seperti Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, Badan Geologi, atau BPBD, biar terhindar dari hoaks yang bikin jantungan!

#Erupsi Semeru #Gunung Semeru #Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jangan Panik! Dentuman Gunung Semeru Terdengar Keras, Ini Penjelasan Resmi BPBD Lumajang
Suara dentuman Gunung Semeru bikin kaget warga Lumajang? Tenang, BPBD ungkap alasannya. Cek status aktivitas Semeru hari ini dan batas radius aman terbarunya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Jangan Panik! Dentuman Gunung Semeru Terdengar Keras, Ini Penjelasan Resmi BPBD Lumajang
Indonesia
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Gunung Semeru kembali erupsi sejak Selasa, 15 September dini hari.
Frengky Aruan - Selasa, 15 September 2026
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Indonesia
Update Kebakaran Hutan di Bromo, Semeru, dan Wilayah Jawa Timur Lainnya, Asap Masih Mengepul
Wisata Bromo tutup total gara-gara kebakaran hutan (karhutla) Jatim yang masih berlanjut. Cek update kondisi terkini titik api di Bromo, Semeru, dan Argopuro di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Update Kebakaran Hutan di Bromo, Semeru, dan Wilayah Jawa Timur Lainnya, Asap Masih Mengepul
Indonesia
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Senin (14/9) Pagi, Letusan Sampai 1 Km
Saat ini aktivitas vulkanis Gunung Semeru berada pada status Level III atau Siaga.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Senin (14/9) Pagi, Letusan Sampai 1 Km
Indonesia
Sabana Pengol Gunung Bromo Terbakar, Tim Gabungan Turun Padamkan Api
Berdasarkan informasi, kebakaran di Sabana Pengol terjadi pada Kamis sore.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Sabana Pengol Gunung Bromo Terbakar, Tim Gabungan Turun Padamkan Api
Indonesia
Nekat Terobos Gunung Semeru Saat Ditutup, 8 Pendaki Masuk Blacklist
Kedelapan pendaki tersebut resmi masuk daftar hitam atau blacklist yang berlaku untuk kunjungan ke seluruh kawasan konservasi di Indonesia.
Yusuf Abdillah - Rabu, 09 September 2026
Nekat Terobos Gunung Semeru Saat Ditutup, 8 Pendaki Masuk Blacklist
Indonesia
Gunung Semeru Erupsi Minggu Pagi, Kolom Letusan 1.000 Meter, Jalur Pendakian Ditutup
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengalami erupsi pada Minggu (6/9) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Gunung Semeru Erupsi Minggu Pagi, Kolom Letusan 1.000 Meter, Jalur Pendakian Ditutup
Indonesia
Heli Terlanjur Dikirim ke Kalimantan Cuma Andalkan Jalur Darat, Kebakaran Semeru Meluas 600 Hektar
Sejak helikopter water bombing dialihkan ke Kalimantan, penanganan karhutla Semeru menghadapi tantangan besar hanya bergantung jalur darat dan penyekatan.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Heli Terlanjur Dikirim ke Kalimantan Cuma Andalkan Jalur Darat, Kebakaran Semeru Meluas 600 Hektar
Indonesia
Kemenhut Cari Dalang Kebakaran Hutan di Bromo, Tim Ahli Diterjunkan
Dampak dan kerugian akibat kebakaran perlu diketahui secara jelas melalui pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kemenhut Cari Dalang Kebakaran Hutan di Bromo, Tim Ahli Diterjunkan
Indonesia
Gunung Semeru Bergemuruh Sejak Pagi, 21 Kali Gempa Erupsi dalam 6 Jam
Gunung Semeru di Jawa Timur alami 21 gempa erupsi dalam enam jam, Jumat pagi. PVMBG menetapkan status Siaga Level III dan melarang aktivitas dalam radius 5 km dari kawah.
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Gunung Semeru Bergemuruh Sejak Pagi, 21 Kali Gempa Erupsi dalam 6 Jam
Bagikan