MerahPutih.com - Duka mendalam kembali menyelimuti kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) setelah jumlah petugas dan relawan gabungan yang gugur akibat insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini bertambah menjadi enam orang.
Baca juga:
Padamkan Karhutla di Gunung Bromo hingga Ijen, BNPB Tambah Water Bombing dan OMC
Perjuangan Suraji Berakhir di RSUD Dr Soetomo Surabaya
Korban terakhir atau keenam yang dinyatakan meninggal dunia adalah Suraji (40), seorang petugas keamanan hotel yang bertindak sebagai relawan pemadam api di lokasi kejadian.
Almarhum diketahui menghentikan napas terakhirnya usai berjihad memadamkan kobaran api di Resort Tengger Laut Pasir, Seksi PTN Wilayah I, Cemorolawang, Kabupaten Probolinggo.
Suraji menghembuskan napas terakhirnya di RSUD Dr Soetomo Surabaya setelah sempat mendapatkan perawatan medis intensif akibat luka bakar parah yang diterimanya saat berupaya menjinakkan kobaran api.
Keluarga Besar Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Suraji, DW Security Artotel PT Mitra Indo Permai,
Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha.
Baca juga:
Kronologi Meninggalnya 3 Orang Pemadam dan Relawan Saat Padamkan Karhutla Gunung Bromo
Nama 6 Pahlawan Relawan Pemadan Gugur di Karhutla Bromo
Kepergian Suraji menambah panjang daftar duka dari peristiwa tragis karhutla Bromo yang melalap kawasan konservasi sejak Kamis (15/10) lalu.
Beberapa hari sebelum Suraji, lima pahlawan gabungan telah lebih dulu gugur saat memadamkan api di titik Pusung Lingker. Berikut nama-nama para relwan yang mengorbankan nyawanya itu:
- Sukaris (55) dan Hendra Rony Wagiyanta (33) dari pihak TNBTS,
- Wisnu Yuda Pratama (25) dan Sefriel Ardiansyah (19) karyawan hotel sekita area karhutla
- Munawi (44) dari Masyarakat Mitra Polhut (MMP).
(*)