Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini

Erupsi Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur. ANTARA/HO-PPG Ile Lewotolok

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Aktivitas erupsi Gunung Ili Lewotolok berdampak serius terhadap transportasi udara di kawasan Indonesia Timur.

Per hari ini Selasa 8 September 2026, AirNav Indonesia resmi menerbitkan Notice to Airmen (NOTAM) terkait penutupan sementara Bandara Wunopito (WATW), Lewoleba, Nusa Tenggara Timur, akibat sebaran abu vulkanik.

Dalam NOTAM tersebut disebutkan penutupan dilakukan karena abu vulkanik Gunung Lewotolok,

EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro dalam keterangan tertulis, Selasa (8/9).

Penutupan Bandara Berlaku Sampai Rabu 9 September 2026

Berdasarkan NOTAM C1134/26 NOTAMR C1106/26, Bandara Wunopito berstatus CLOSED mulai pukul 07.01 WIB, 8 September 2026, hingga estimasi pukul 06.00 WIB, 9 September 2026.

Penutupan dilakukan menyusul erupsi Gunung Ili Lewotolok pada pukul 06.35 WITA, dengan kolom abu mencapai 800 meter di atas puncak dan bergerak ke arah barat.

“Sebaran abu vulkanik menjadi perhatian dalam operasional penerbangan karena dapat memengaruhi keselamatan penerbangan apabila berada di wilayah penerbangan,” imbuh Hermana.

Pemantauan dan Koordinasi

AirNav Indonesia menegaskan bahwa kondisi sebaran abu dan perkembangan aktivitas vulkanik terus dipantau secara intensif. Dillansir Antara, informasi aeronautika akan terus diperbarui sesuai evaluasi keselamatan penerbangan.

Penutupan operasional Bandara Wunopito itu untuk memastikan pelayanan navigasi penerbangan tetap mengutamakan aspek keselamatan di tengah erupsi Gunung Ili Lewotolok

“Kami telah berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan informasi mengenai kondisi ruang udara dan operasional penerbangan terus diperbarui,” tandas Hermana. (*)

.

#Erupsi #Gunung Ili Lewotolok #Nusa Tenggara Timur (NTT)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Badan Geologi mengonfirmasi tingkat aktivitas Gunung Papandayan saat ini masih dipertahankan pada Level I (Normal).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Indonesia
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, secara genetik dengan kode PM/62/P.Enggano/01, teridentifikasi sebagai Sukarman,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Indonesia
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Gunung Semeru kembali erupsi sejak Selasa, 15 September dini hari.
Frengky Aruan - Selasa, 15 September 2026
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Indonesia
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Senin (14/9) Pagi, Letusan Sampai 1 Km
Saat ini aktivitas vulkanis Gunung Semeru berada pada status Level III atau Siaga.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Senin (14/9) Pagi, Letusan Sampai 1 Km
Indonesia
Abu Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Samudra Hindia, ini Penjelasannya
Perubahan arah dan kecepatan angin pada lapisan atmosfer berbeda dapat mendorong abu bergerak ke barat daya.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Abu Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Samudra Hindia, ini Penjelasannya
Indonesia
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
AirNav Indonesia menutup Bandara Wunopito, Lewoleba, NTT, 8–9 September 2026 akibat abu vulkanik erupsi Gunung Lewotolok. Kolom abu mencapai 800 meter
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi, DPR Minta Pemerintah Perkuat Peringatan Dini
Kesiapsiagaan dini dinilai akan mengurangi risiko negatif baik dari jumlah korban maupun kerusakan material. 

Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Anak Krakatau Erupsi, DPR Minta Pemerintah Perkuat Peringatan Dini
Indonesia
Gunung Anak Krakatau 23 Kali Gempa Hybrid, Catat Rekor Tertinggi
Gunung Anak Krakatau mencatat 23 kali gempa hybrid dalam periode pukul 06.00 hingga 12.00 WIB.
Yusuf Abdillah - Senin, 07 September 2026
Gunung Anak Krakatau 23 Kali Gempa Hybrid, Catat Rekor Tertinggi
Indonesia
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Dinamika Kegempaan Masih Tinggi
Potensi bahaya utama berupa lontaran batu pijar dan hujan abu lebat, serta potensi aliran lava jika erupsi menerus kembali terjadi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Dinamika Kegempaan Masih Tinggi
Indonesia
Hujan Abu Melanda? Ini Pilihan Pakaian dan Skincare Tepat untuk Melindungi Kulit dari Abu Vulkanik
Hujan abu melanda? Jangan panik dan asal gosok kulit! Temukan cara melindungi kulit dari abu vulkanik lewat trik berpakaian dan skincare langsung dari dokter spesialis di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
Hujan Abu Melanda? Ini Pilihan Pakaian dan Skincare Tepat untuk Melindungi Kulit dari Abu Vulkanik
Bagikan