Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor

Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH terus mendorong percepatan pemulihan layanan dasar di Aceh setelah bencana. Salah satu fokus utamanya yakni penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor di berbagai wilayah terdampak. Sumur bor yang dibangun ini ada yang sumur dangkal dan ada pula sumur dalam. Melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Aceh menambah pengeboran 57 titik sumur yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota, seperti Aceh Tamiang, Pidie Jaya, dan Bener Meriah.
?
Pekerjaan ini melengkapi penanganan 24 titik sumur bor lain yang lebih dulu dilaksanakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra I.
?
Saat ini, progres pekerjaan di lapangan bervariasi. Ada lokasi yang masih dalam tahap persiapan dan mobilisasi alat, sebagian sudah memasuki proses pengeboran, dan beberapa titik telah selesai serta dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.
?
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendesak dalam penanganan pascabencana karena berdampak langsung pada kesehatan dan aktivitas warga.
?
“Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar, terutama air bersih. Fasilitas ibadah, layanan kesehatan, dan hunian sementara harus segera berfungsi normal agar warga bisa kembali beraktivitas dengan aman dan layak,” kata Menteri Dody, dalam keterangannya, Selasa (13/1).

Baca juga:

Semangat Polisi Terobos Kampung Terisolasi di Aceh Dengan Pakai Trail


?
Di Kabupaten Aceh Tamiang, lima sumur bor dangkal telah rampung dan digunakan masyarakat. Lokasinya berada di Polindes Meunasah Paya dan Puskesmas Manyak Payed di Kecamatan Manyak Payed, Puskesmas Karang Baru serta Masjid Babul Falah di Kecamatan Karang Baru, dan Masjid Baitul Amal di Kecamatan Sekerak. Keberadaan sumur ini menunjang operasional fasilitas kesehatan, tempat ibadah, dan kebutuhan harian warga.
?
Sementara itu, pembangunan sumur bor dalam di Aceh Tamiang masih berlanjut. Pengeboran terdalam tercatat di Puskesmas Bendahara dengan kedalaman 85 meter, disusul Puskesmas Rantau sedalam 65 meter.
?
Di Desa Alur Manis, Kecamatan Rantau, pengeboran telah mencapai 35 meter. Adapun di Kecamatan Kota Kuala Simpang, sumur bor di Puskesmas Kuala Simpang sudah menembus 45 meter, sedangkan di Desa Kota Lintang telah selesai dan digunakan masyarakat.
?
Di Kecamatan Karang Baru, pengeboran sumur bor dalam di Puskesmas Karang Baru sudah mencapai kedalaman 47 meter. Untuk Kantor Datok Alur Bemban, pekerjaan baru dimulai dengan kedalaman awal 6 meter setelah dilakukan survei geolistrik. Sejumlah titik lain masih berada pada tahap persiapan dan mobilisasi peralatan.
?
Pekerjaan serupa juga berjalan di Kecamatan Kejuruan Muda. Di Puskesmas Kejuruan Muda, pembangunan sumur dangkal dan sumur bor dalam masih dalam tahap mobilisasi alat. Adapun di Kantor Datok Kampung Suka Makmur, sumur bor dalam telah selesai 100 persen dan siap dimanfaatkan, sedangkan sumur dangkalnya masih menunggu mobilisasi peralatan.
?
Di Kabupaten Pidie Jaya, beberapa sumur dangkal telah selesai dan digunakan masyarakat, di antaranya di Huntara 1 Kompleks Dinas Perhubungan Pidie Jaya Kecamatan Meurah Dua, Meunasah Gampong Dayah Kruet Kecamatan Meurah Dua, Meunasah Gantung Kecamatan Meureudu, Meunasah Gampong Beurawang Kecamatan Meureudu, dan Meunasah Cut Kecamatan Meureudu.
?
Untuk sumur bor dalam, pekerjaan masih berlangsung di Huntara 2 Kecamatan Meurah Dua dengan kedalaman 14 meter, Meunasah Gampong Seunong Kecamatan Meurah Dua sedalam 35 meter, serta Kompleks Dinas Perpustakaan dan Arsip Pidie Jaya yang telah mencapai 27 meter.
?
Sementara di Kabupaten Bener Meriah, pembangunan sumur bor dalam menghadapi tantangan kondisi geografis dan teknis. Pengeboran aktif dilakukan di Huntara Desa Tunyang, Kecamatan Timang Gajah, dengan kedalaman 32 meter, serta di Dusun Sejahtera, Kecamatan Pintu Rime Gayo, yang telah mencapai 22 meter.
?
Di lokasi lain, seperti Desa Teritit dan Blang Paku Kecamatan Wih Pesam, Desa Bintang Bener Kecamatan Bener Kelipah, Desa Pemangko dan Jelobok Kecamatan Permata, serta Desa Bukit Wih Ilang dan Paya Rungkel Kecamatan Bandar, pekerjaan masih berada pada tahap survei dan kajian geolistrik.(Pon)

Baca juga:

Senyum dan Senang Warga Korban Banjir di Aceh Tamiang Dapat Hunian Sementara

#Aceh #Kementerian PU #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BNPB Ungkap Aktivitas Gempa Susulan di Flores Mulai Menurun, Masih Bisa Terjadi 3-4 Minggu
Gempa susulan di Flores kini mulai menurun. Namun, BNPB tetap mengingatkan warga agar tetap waspada.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
BNPB Ungkap Aktivitas Gempa Susulan di Flores Mulai Menurun, Masih Bisa Terjadi 3-4 Minggu
Indonesia
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Sebanyak 110 ribu pengungsi gempa di NTT kini terancam terkena penyakit. Air bersih dan sanitasi pun terbatas.
Soffi Amira - Selasa, 25 Agustus 2026
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Indonesia
Langkah Pengiriman Logistik ke Daerah Bencana NTT dan Karhutla, Pemerintah Pastikan Warga Terdampak Tidak Berjalan Sendiri
Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengumumkan hingga Minggu (23/8) total jumlah korban jiwa akibat gempa bumi yang menimpa Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 91 jiwa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Langkah Pengiriman Logistik ke Daerah Bencana NTT dan Karhutla, Pemerintah Pastikan Warga Terdampak Tidak Berjalan Sendiri
Indonesia
Kekeringan akibat El Nino, Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi dan Selamatkan Puluhan Ribu Hektare Sawah
Kementerian PU menangani dampak kekeringan di 1.229 lokasi hingga 21 Agustus. Sebanyak 41.252 hektare sawah terselamatkan dan 616.033 jiwa mendapat layanan air bersih.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Kekeringan akibat El Nino, Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi dan Selamatkan Puluhan Ribu Hektare Sawah
Indonesia
Korban Gempa NTT Kini Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
Korban gempa NTT kini masih terus bertambah. Kini, ada 83 orang meninggal dunia dan 110.875 jiwa mengungsi.
Soffi Amira - Sabtu, 22 Agustus 2026
Korban Gempa NTT Kini Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
Indonesia
JHL Foundation Jadi yang Pertama Tiba, Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Sikka NTT
JHL Foundation menjadi yang pertama menyalurkan bantuan untuk warga Desa Bhera, Sikka, NTT.
Soffi Amira - Jumat, 21 Agustus 2026
JHL Foundation Jadi yang Pertama Tiba, Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Sikka NTT
Indonesia
BAZNAS Proyeksikan Kerugian Akibat Gempa Bumi di NTT Rp 2,2 Triliun
Angka itu berasal dari kajian Damage and Loss Assessment (DALA) Direktorat Riset, Kajian, dan Pengembangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berdasarkan data hingga 18 Agustus 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
BAZNAS Proyeksikan Kerugian Akibat Gempa Bumi di NTT Rp 2,2 Triliun
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Kirim Bantuan Rp 5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Pemprov DKI Jakarta menyalurkan bantuan Rp 5,8 miliar untuk korban gempa NTT. Distribusi bantuan segera dilakukan.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Pemprov DKI Jakarta Kirim Bantuan Rp 5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Indonesia
Polisi Pakai CN 295 dan Helikopter Bell 429 Sebar Bantuan Bagi Korban Gempa NTT
Selain pengiriman logistik menggunakan pesawat CN 295, Polri juga terus menjangkau wilayah terdampak melalui jalur udara menggunakan Helikopter Bell 429 registrasi P-3202.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Polisi Pakai CN 295 dan Helikopter Bell 429 Sebar Bantuan Bagi Korban Gempa NTT
Indonesia
Indonesia Masih Sanggup, Kemenlu Tegaskan Belum Perlu Bantuan Asing untuk Gempa NTT
Kemenlu RI menegaskan penanganan gempa NTT masih bisa dilakukan dengan kapasitas nasional, belum butuh bantuan dari asing.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Indonesia Masih Sanggup, Kemenlu Tegaskan Belum Perlu Bantuan Asing untuk Gempa NTT
Bagikan