MerahPutih.com – Pemerintah Indonesia menegaskan penanganan dampak gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih bisa dilakukan dengan kapasitas nasional.
Baca juga:
Banyak Korban Gempa NTT Terpaksa Operasi Patah Tulang di Tenda RS Lapangan
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI menyatakan hingga kini belum ada kebutuhan mendesak untuk menerima bantuan asing dalam penanganan gempa NTT.
“Saat ini fokus penanganan adalah memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat dipenuhi melalui kapasitas dan sumber daya nasional
Juru Bicara Kemenlu RI, Yvonne Mewengkang, dalam taklimat media di Jakarta, Kamis (20/8).
Indoensia Apresiasi Solidaritas Negara Sahabat
Meski belum membutuhkan bantuan asing, Yvonne menegaskan Indonesia tetap mengapresiasi perhatian dan solidaritas negara sahabat.
Jubir Kemenlu itu menambahkan Menteri Luar Negeri RI Sugiono bahkan telah menyampaikan ucapan terima kasih langsung kepada sejumlah duta besar atas kepedulian mereka.
“Kami menilai hal tersebut amat bermakna bagi kami pada masa yang sulit ini,” tandas Yvonne.
Sebelumnya dilansir Antara, Juru Bicara Kemenlu China Lin Jian menyatakan pemerintah China siap memberikan bantuan sesuai kebutuhan Indonesia, sembari mengonfirmasi adanya warga negara China yang turut menjadi korban gempa di NTT.
Baca juga:
Gempa Susulan Masih Mengguncang, Pertamina Belum Berani Bongkar Muat BBM di Dermaga Reo NTT
Data Korban dan Bantuan Logistik Gempa NTT
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban tewas akibat gempa mencapai 71 orang per Rabu (19/8).
Sementara itu, untuk bantuan logistik yang terkirim pada periode 15–18 Agustus mencapai 398 ton, dengan 165 ton di antaranya dikirim melalui jalur udara.
BNPB menegaskan distribusi bantuan terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi. (*)