Indonesia Tekan Perjanjian Bebas Visa dengan 3 Negara

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Tekan Perjanjian Bebas Visa dengan 3 Negara

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono. Foto: Dok. Setpres RI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH Indonesia resmi menjalin perjanjian dengan Lebanon, Saint Vincent dan Grenadines, serta Republik Dominika untuk membebaskan visa bagi pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas (PBVDD).

Perjanjian tersebut mulai berlaku setelah Menteri Luar Negeri Sugiono menandatangani pakta perjanjian dengan ketiga negara di sela-sela rangkaian High-Level Week Sidang Majelis Umum ke-81 PBB di New York, Amerika Serikat, Rabu (23/9) waktu setempat.

"Penandatanganan ketiga perjanjian tersebut merupakan langkah konkret untuk memperkuat hubungan bilateral dan meningkatkan interaksi antara Indonesia dan ketiga negara, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas," ujar Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dalam keterangan resmi, Kamis (24/9).

Pemerintah berharap PBVDD ini menjadi langkah awal untuk mendorong pemberian fasilitas bebas visa bagi masyarakat Indonesia secara umum yang ingin mengunjungi ketiga negara tersebut.

Baca juga:

Ingin Wisatawan Berkualitas, Imigrasi Minta Evaluasi Negara Penerima Bebas Visa Kunjungan



Dalam pertemuan bilateral dan penandatanganan perjanjian dengan Menteri Luar Negeri dan Emigran Lebanon, Yousef Raggi, Menlu Sugiono juga membahas penguatan kerja sama di bidang ekonomi dan pembangunan, serta bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi kawasan, khususnya Palestina.

Isu Palestina menjadi salah satu fokus utama diplomasi Indonesia dalam rangkaian Sidang Majelis Umum PBB tahun ini. Indonesia juga aktif berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas di kawasan Timur Tengah, salah satunya dengan mengirimkan ratusan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda untuk misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Oleh karena itu, Menlu Lebanon turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi Indonesia bagi perdamaian dan stabilitas Lebanon melalui partisipasi Indonesia dalam misi UNIFIL sejak 2006.

Sementara itu, dalam proses penandatanganan perjanjian bilateral PBVDD dengan pemerintah Saint Vincent dan Grenadines, kedua negara juga membahas potensi pengembangan kerja sama pembangunan, termasuk melalui program peningkatan kapasitas diversifikasi produk mangga dan sukun.

Kepada Menteri Luar Negeri, Perdagangan Luar Negeri, Investasi Asing, dan Urusan Diaspora Dwight Fitzgerald Bramble, Indonesia berharap dapat mempererat komunikasi dan kerja sama dengan negara kepulauan Karibia tersebut.

Selanjutnya, Sugiono dan Menteri Luar Negeri Republik Dominika Víctor Orlando Bisonó Haza mengatakan perjanjian PBVDD antara kedua negara sekaligus mendorong mobilitas dan membangun kepercayaan antar kedua negara.

"Kedua Menlu juga mendorong peningkatan kerja sama perdagangan dan investasi, termasuk melalui Indonesia-Latin America and the Caribbean (INA-LAC) Business Forum," lanjutnya.

Forum tersebut diinisiasi Kemlu sejak 2019 dan menjadi ajang ekonomi tahunan yang memperkuat kerja sama perdagangan, investasi, dan pariwisata antara Indonesia dan negara-negara kawasan Amerika Latin dan Karibia (Amlatkar). Forum ini juga menjadi wadah bagi Indonesia untuk memperluas tujuan ekspor komoditas Indonesia ke negara-negara mitra non-tradisional.

Melalui penandatanganan perjanjian dan pertemuan bilateral dengan ketiga negara, Sugiono juga bertukar pandangan terkait isu geopolitik global dan menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia untuk menjabat kursi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk kelima kalinya pada periode 2029-2030.

"Penandatanganan ketiga PBVDD tersebut mencerminkan komitmen Indonesia untuk terus memperluas dan memperkuat hubungan dengan negara-negara sahabat serta menerjemahkan hubungan bilateral menjadi kerja sama yang semakin konkret dan saling menguntungkan," tutupnya.(Asp)




Baca juga:

Korea Selatan Uji Coba Bebas Visa untuk Turis Indonesia, Berlaku hingga Akhir 2026







#Sugiono #Kemenlu #Bebas Visa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Menlu Sugiono memanfaatkan rangkaian Sidang Umum PBB di New York untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB 2029-2030.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Indonesia
Indonesia Tekan Perjanjian Bebas Visa dengan 3 Negara
Perjanjian tersebut mulai berlaku setelah Menteri Luar Negeri Sugiono menandatangani pakta perjanjian dengan ketiga negara.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Tekan Perjanjian Bebas Visa dengan 3 Negara
Indonesia
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Menlu Sugiono akan menyampaikan National Statement Indonesia di Sidang Umum PBB ke-81, membawa isu Palestina, multilateralisme hingga Global South.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Indonesia
Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB
Delegasi Indonesia juga akan memanfaatkan momentum Sidang Majelis Umum PBB tahun ini untuk meluncurkan kampanye pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2029—2030.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
Terkonfirmasi! Presiden Prabowo Tidak Hadir Sidang ke-81 Majelis Umum PBB, Delegasi Dipimpin Menlu
Kementerian Luar Negeri mengonfirmasi Menlu Sugiono mewakili Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Ke-81 Majelis Umum PBB di New York. Cek agenda lengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Terkonfirmasi! Presiden Prabowo Tidak Hadir Sidang ke-81 Majelis Umum PBB, Delegasi Dipimpin Menlu
Indonesia
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Kemenlu memiliki tugas memberikan pelindungan kepada WNI di luar negeri.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Indonesia
Menlu Datangi Kedubes Norwegia, Indonesia Secara Resmi Sampaikan Belasungkawa Kematian Raja Harald V
Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono melalui pernyataan yang ditulisnya dalam buku duka cita saat berkunjung ke Kedutaan Besar Norwegia di Jakarta, Selasa (1/9).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Menlu Datangi Kedubes Norwegia, Indonesia Secara Resmi Sampaikan Belasungkawa Kematian Raja Harald V
Indonesia
Raja Harald V Wafat, Menlu Sugiono Tulis Pesan Duka di Kedubes Norwegia
Raja Norwegia Harald V wafat pada usia 89 tahun. Menlu Sugiono menyampaikan belasungkawa atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Raja Harald V Wafat, Menlu Sugiono Tulis Pesan Duka di Kedubes Norwegia
Indonesia
DPR Soroti Tawaran Kerja Bergaji Tinggi di Wilayah Konflik, Diduga Pintu Perekrutan WNI Jadi Tentara Rusia
Modus semacam itu berpotensi membuat calon pekerja tidak memahami secara utuh risiko yang akan mereka hadapi, termasuk kemungkinan terlibat dalam militer.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
DPR Soroti Tawaran Kerja Bergaji Tinggi di Wilayah Konflik, Diduga Pintu Perekrutan WNI Jadi Tentara Rusia
Dunia
AS Tolak Semua Permohonan Visa Imigran, Harga Visa Kerja Diusulkan Jadi Rp 1,8 Miliar
Departemen Perburuhan AS tengah menyelidiki puluhan kasus dugaan penipuan dengan memanfaatkan program visa kerja H-1B
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
AS Tolak Semua Permohonan Visa Imigran, Harga Visa Kerja Diusulkan Jadi Rp 1,8 Miliar
Bagikan