MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp 5,8 miliar untuk masyarakat terdampak gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melepas secara langsung pengiriman bantuan tersebut dari Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (20/8).
Pemprov DKI Jakarta hadir untuk membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur yang terkena dampak bencana pada 15 Agustus kemarin. Gempa dengan magnitudo 7,7 sangat besar dan dampaknya luar biasa.
ujar Pramono
Adapun, bantuan tersebut dihimpun melalui kolaborasi aparatur sipil negara (ASN), perangkat daerah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta. Penghimpunan bantuan masih dibuka hingga 25 Agustus 2026.
"Ini adalah tahap awal dan Pemerintah DKI Jakarta masih membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin berpartisipasi sampai dengan 25 Agustus 2026," ucap Pramono.
Baca juga:
923 Sekolah di NTT Terpaksa Belajar dari Rumah Imbas Gempa Bumi
Pemprov DKI Jakarta Turunkan Tim Medis ke NTT
Sehari pasca gempa, Pemprov DKI telah memberangkatkan tim kesehatan untuk memberikan pelayanan medis kepada warga terdampak. Kebutuhan bantuan berikutnya akan disesuaikan dengan hasil koordinasi bersama Pemerintah Provinsi NTT dan tim di lapangan.
"Satu hari pascagempa kami telah memberangkatkan tim kesehatan dan saat ini sudah bertugas di lokasi bencana. Berdasarkan hasil komunikasi langsung dengan Gubernur NTT serta tim lapangan, kebutuhan mendesak seperti popok dan kebutuhan sanitasi bayi maupun lansia akan terus diprioritaskan pada pengiriman berikutnya," jelasnya.
Ia menegaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas Jakarta terhadap masyarakat di daerah lain yang sedang menghadapi bencana.
Baca juga:
Akhir Pekan Ini Pemprov DKI Bakal Kembali Lakukan OMC Biar Jakarta Diguyur Hujan
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, memaparkan rincian dukungan logistik tersebut mencakup pasokan bantuan pangan dan nonpangan dari BPBD DKI Jakarta berupa makanan siap saji, biskuit, air mineral, kasur lipat, bantal, selimut, family kit, kids ware, terpal, hingga karung.
"Selanjutnya bantuan dari Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta berupa bantuan pangan yakni air mineral dan paket makanan untuk anak. Selain itu bantuan nonpangan berupa terpal atau tenda gulung," ujar Maruli.
Dukungan medis turut dikirimkan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta berupa pasokan cairan infus NaCl, RL, D40 persen, dan cairan antiseptik.
Distribusi Bantuan Korban Gempa NTT Segera Dilakukan
Sementara itu, Baznas (Bazis) DKI Jakarta menyediakan pasokan bahan pangan pokok seperti sarden, kornet, biskuit bayi, bubur instan, mi instan, hingga rendang.
Sedangkan untuk penanganan pasokan air bersih, Perumda PAM Jaya menyumbangkan 200 unit toren air serta satu armada mobil Water Treatment Plant (WTP) bernilai Rp 2,5 miliar.
Pemprov DKI Jakarta juga menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 1,11 miliar hasil sumbangan BUMD dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DKI Jakarta. BUMD tersebut antara lain Bank Jakarta, Pasar Jaya, Dharma Jaya, Food Station, PT Transjakarta, Jakpro, Sarana Jaya, JXB.
Baca juga:
JHL Merah Putih Kasih Salurkan Bantuan Rp 1,3 Miliar untuk Korban Gempa Flores NTT
Ia mengungkapkan, distribusi bantuan dilakukan melalui sistem logistik nasional yang dikoordinasikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama TNI.
Jalur udara diberangkatkan melalui Bandara Halim Perdanakusuma, sedangkan pengiriman laut melalui Pangkalan TNI AL Komando Armada I di Jakarta Utara.
Bantuan tersebut, akan didistribusikan ke Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Ngada, Ende, Sikka, dan Nagekeo melalui jalur darat, laut, dan udara, termasuk menggunakan helikopter untuk menjangkau wilayah yang terisolasi. (Asp)