Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (foto: tangkapan layar Youtube Pemprov DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui adanya kenaikan kasus influenza di Ibu Kota dalam beberapa waktu terakhir. Namun, menurut Pramono, peningkatan tersebut masih relatif ringan dan belum menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan.

"Memang ada kenaikan, tetapi sebenarnya kenaikannya kecil sekali," ujar Pramono di Balai Samudra, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (29/9).

Pramono mengatakan, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta telah berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait kenaikan kasus influenza yang terjadi. Menurut dia, peningkatan tersebut masih berada dalam batas wajar.

Baca juga:

Influenza Masih Mengancam, Ahli: Vaksin Trivalent Jadi Kunci Perlindungan

Kenaikan Influenza Disebut Baru Jadi Wabah di Atas 150 Persen

Pramono menuturkan, kenaikan kasus baru menjadi outbreak atau dianggap sebagai wabah ketika mencapai lebih dari 150 persen.

Sementara itu, peningkatan yang terjadi di Jakarta saat ini disebut masih jauh dari angka tersebut.

Karena kenaikannya hanya 15 persen, menurut para ahlinya, bukan saya ini, ini masih sangat mild atau ringan, sehingga dengan demikian Jakarta masih aman-aman saja untuk hal yang berkaitan dengan influenza,

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta tetap meminta masyarakat segera mengakses fasilitas kesehatan apabila mengalami indikasi terserang influenza atau infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Pramono memastikan seluruh puskesmas dan rumah sakit di Jakarta terbuka untuk melayani masyarakat.

Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen

Sebelumnya, Dinkes DKI Jakarta mencatat kasus ISPA mengalami peningkatan sekitar 15,7 persen. Meski meningkat, kondisi tersebut dinilai masih sesuai dengan pola musiman dan belum menunjukkan adanya lonjakan signifikan kasus influenza A.

Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan data tersebut berasal dari pemantauan Puskesmas di wilayah Jakarta.

Menurut Ani, peningkatan kasus ISPA di Jakarta tidak dapat langsung dikaitkan dengan influenza A yang belakangan marak terjadi. Sebab, ISPA dapat disebabkan oleh berbagai faktor risiko dan kuman penyebab.

"Berdasarkan data Puskesmas di DKI Jakarta, kasus ISPA di Jakarta menunjukkan peningkatan sesuai pola musiman, meningkat sekitar 15,7 persen. Namun, peningkatan kasus ISPA tidak serta-merta berarti seluruhnya disebabkan oleh Influenza A," ucap Ani saat dikonfirmasi, Selasa (22/9).

Baca juga:

Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Dinkes DKI: Bukan karena Influenza A

Ani menjelaskan, data kunjungan rumah sakit melalui Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) Online juga belum menunjukkan adanya lonjakan yang signifikan.

Karena itu, Dinkes DKI Jakarta belum dapat menyimpulkan bahwa peningkatan ISPA yang terjadi saat ini disebabkan oleh Influenza A. (Asp)

#Influenza #Dinas Kesehatan #Pemprov DKI Jakarta #Pramono Anung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Kasus influenza di Jakarta mengalami kenaikan. Pramono Anung menyebut peningkatan masih kecil, sementara Dinkes mencatat ISPA naik 15,7 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Indonesia
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Pemprov DKI Jakarta akan menambah enam golongan penerima transportasi umum gratis. Total penerima subsidi naik transportasi menjadi 21 golongan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Indonesia
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek dipastikan naik mulai 1 Januari 2027. Besaran tarif baru belum diumumkan Pemprov DKI Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Indonesia
Bansos PKD September 2026 Cair, 219.252 Warga Jakarta Terima KAJ, KLJ, dan KPDJ
Pemprov DKI Jakarta mencairkan bansos PKD September 2026 kepada 219.252 penerima KAJ, KLJ, dan KPDJ. Ini rincian penerimanya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Bansos PKD September 2026 Cair, 219.252 Warga Jakarta Terima KAJ, KLJ, dan KPDJ
Indonesia
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Pramono menyebut salah satu hal yang menjadi perhatian Mamdani yakni bagaimana Jakarta mengintegrasikan berbagai moda transportasi dengan dukungan subsidi pemerintah daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Indonesia
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Pramono Anung mengatakan akan mengevaluasi penerapan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) dan sistem ganjil genap.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Indonesia
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Pemprov DKI mengeruk Anak Kali Krukut di Kebon Melati setelah hampir 60 tahun. Penataan sepanjang 2,3 km ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Indonesia
Bank Jakarta dan PT SMI Siapkan Rp 2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur
Bank Jakarta dan PT SMI menyiapkan Rp 2,11 triliun untuk membantu tujuh proyek infrastruktur.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Bank Jakarta dan PT SMI Siapkan Rp 2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur
Indonesia
Pramono Soroti Kemacetan, Polusi, dan Sampah sebagai Tantangan Iklim Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan aksi iklim harus berangkat dari persoalan sehari-hari dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Pramono Soroti Kemacetan, Polusi, dan Sampah sebagai Tantangan Iklim Jakarta
Indonesia
Pramono Pamer Integrasi Transortasi Jakarta ke Para Wali Kota Dunia di New York
Jakarta juga mulai memperkuat elektrifikasi transportasi publik. Hingga 2026, Transjakarta mengoperasikan sekitar 4.792 armada, termasuk 500 bus listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Pramono Pamer Integrasi Transortasi Jakarta ke Para Wali Kota Dunia di New York
Bagikan