BAZNAS Proyeksikan Kerugian Akibat Gempa Bumi di NTT Rp 2,2 Triliun

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
BAZNAS Proyeksikan Kerugian Akibat Gempa Bumi di NTT Rp 2,2 Triliun

Warga beristirahat di tenda posko pengungsian korban gempa bumi NTT di Lapangan Barangkolong, Reo, NTT, Senin (17/8/2026). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - BMKG mencatat hingga Jumat (21/8) pukul 05.00 WIB telah terjadi 4.256 gempa susulan setelah gempa utama pada Sabtu (15/8). Dari ribuan gempa susulan tersebut, magnitudo terbesar tercatat M 6,2 dan terkecil M 1,1. Sebanyak 31 gempa memiliki magnitudo di atas 5, sementara 118 gempa dilaporkan dirasakan oleh masyarakat.

Kerugian akibat gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) diperkirakan mencapai Rp 2,2 triliun. Perkiraan tersebut mencakup kerusakan rumah, fasilitas umum dan infrastruktur, hingga terganggunya aktivitas ekonomi di delapan kabupaten terdampak.

Angka itu berasal dari kajian Damage and Loss Assessment (DALA) Direktorat Riset, Kajian, dan Pengembangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berdasarkan data hingga 18 Agustus 2026.

Sektor perumahan menjadi penyumbang kerugian terbesar, yakni sekitar Rp 1,42 triliun. Kajian tersebut mencatat 19.317 rumah mengalami kerusakan.

Baca juga:

Tiba di Maumere, Tim Merah Putih Media dan JHL Langsung Bergerak Salurkan Bantuan Korban Gempa Flores

Kerusakan fasilitas umum dan infrastruktur diperkirakan mencapai Rp 275,1 miliar. Sementara kerugian akibat terhentinya aktivitas ekonomi mencapai Rp 334,1 miliar dan biaya tambahan yang muncul akibat bencana sekitar Rp 191,7 miliar.

Salah satu wilayah yang mendapat perhatian adalah Kabupaten Manggarai Timur. Daerah ini disebut menyumbang 54 persen dari total kerugian yang dialami mustahik di delapan kabupaten terdampak.

Kajian tersebut juga menemukan adanya kebutuhan pembiayaan untuk pembangunan kembali rumah yang belum seluruhnya tertutup melalui skema bantuan pemerintah. Selisih kebutuhan tersebut diperkirakan berada di kisaran Rp 366 miliar hingga Rp 593 miliar.

Kesenjangan pembiayaan itu menjadi salah satu persoalan yang perlu diselesaikan dalam tahap pemulihan, terutama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan masuk kelompok rentan. Di luar persoalan kerusakan fisik, pemulihan ekonomi juga menjadi tantangan.

Hilangnya aktivitas ekonomi diperkirakan menimbulkan kerugian ratusan miliar rupiah, sehingga pemulihan tidak hanya membutuhkan pembangunan kembali rumah dan fasilitas publik. Sejak masa tanggap darurat, sejumlah lembaga telah turun membantu penanganan warga terdampak. BAZNAS antara lain mengerahkan personel, layanan kesehatan, dapur umum, dapur air, dan posko pengungsian sementara.

#Gempa #Gempa NTT #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Info Gempa Terkini: Meulaboh Aceh Barat Diguncang Gempa Magnitudo 5,4, Begini Penjelasan Lengkap BMKG
Info gempa terkini: Wilayah Meulaboh, Aceh Barat diguncang gempa tektonik Magnitudo 5,4 pada Selasa malam. BMKG pastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Oktober 2026
Info Gempa Terkini: Meulaboh Aceh Barat Diguncang Gempa Magnitudo 5,4, Begini Penjelasan Lengkap BMKG
Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Cari tahu info gempa terkini! Guncangan gempa Banten hari ini bermagnitudo 4,6 berpusat di laut Muarabinuangeun dan terasa hingga Palabuhan Ratu. Cek detailnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Bagikan