MERAHPUTIH.COM - RUMAH tahan gempa selaiknya menjadi standar dalam pembangunan di kawasan hunian di Indonesia. Hal itu mengingat kawasan Indonesia merupakan titik rentan yang mengalami bencana tersebut.
Dalam menghadapi risiko bencana akibat gempa, bangunan tempat tinggal di Indonesia membutuhkan adaptasi khusus agar dapat bertahan saat berhadapan dengan getaran gempa bumi.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merilis sejumlah terobosan khusus terkait dengan kesiapan bencana dalam bentuk pembangunan rumah. Terobosan tersebut dinamai Rumah Komposit Tahan Gempa (RTKG). Pembeda rumah ini dengan rumah konvensional yakni komposisi bahan bangunan yang digunakan.
Pertama, papan penyusun dinding RTKG dibuat dari papan atau panel bermaterial dari komposit polimer. Bahan tersebut dibuat dari material gabungan antara polimer (resin) sebagai matriks dengan bahan penguat seperti serat kaca (fiberglass), karbon, aramid, atau serat alam.
Baca juga:
Masyarakat Pekalongan dan Batang Harus Beralih ke Rumah Tahan Gempa
Menariknya, bentuk panel komposit ini dibuat tidak flat atau datar, tapi disusun lewat teknik knockdown laiknya menggunakan Lego. RTKG bisa tahan gempa karena 90 persen bangunannya menggunakan genting metal ringan. Dengan bahan ini, pembangunan rumah bisa lebih cepat dan tahan dari risiko kerusakan.
Selain itu rumah juga dipasangi seismic rubber bearing (bantalan karet seismik). Bahan ini menjadi peredan getaran gempa sehingga struktur dapat bertahan dari guncangan.
Rubber bearing biasanya dipasang pada fondasi bawah bangunan, tepatnya di antara fondasi beton (substructure) dan kolom utama bangunan atas (superstructure).
Jika menerapkan rubber bearing ini saat terjadi gempa maka getaran dalam tanah langsung tak dapat mematahkan struktur bangunan. Dengan begitu, terhindarlah risiko kehancuran parah pada bangunan. Bantalan rubber bearing menjadi 'sendi fleksibel' yang memutuskan hubungan kaku antara tanah dan bangunan.(Tka)
Baca juga:
Menteri PUPR Disarankan Manfaatkan Industri Karet untuk Bangunan Tahan Gempa
Sumber Foto: Website/Antara
Penampakan rumah modular tahan gempa