MerahPutih.com - Paus Leo XIV menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8).
Pesan tersebut disampaikan melalui telegram kepada Uskup Agung Ende, Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD, yang ditandatangani Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin. KBRI Vatikan kemudian mengunggah pernyataan tersebut melalui media sosial pada Kamis (20/8).
Paus Leo XIV mengaku sangat sedih melihat korban jiwa, kehancuran, dan penderitaan yang ditimbulkan bencana tersebut. Ia juga menyampaikan solidaritas serta kedekatan spiritual kepada masyarakat NTT yang terdampak.
Baca juga:
Pemprov DKI Jakarta Kirim Bantuan Rp 5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
“Paus menyampaikan solidaritas dan kedekatan spiritual kepada seluruh masyarakat yang terdampak,” demikian keterangan KBRI Vatikan, mengutip telegram pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia itu.
Paus Leo XIV Dorong Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Paus turut mendorong para pemimpin Gereja dan otoritas sipil untuk terus memberikan bantuan kemanusiaan kepada para korban.

Kondisi bangunan rusak di Flores NTT/ Polri
Ia juga memanjatkan doa agar keluarga dan masyarakat terdampak memperoleh penghiburan serta kekuatan.
Sementara itu, dampak gempa NTT terus bertambah. BNPB mencatat hingga Kamis (20/8) pukul 16.00 WIB, sedikitnya 75 orang meninggal dunia dan 907 lainnya mengalami luka-luka.
Aktivitas gempa susulan juga masih tinggi. Hingga waktu tersebut tercatat 3.752 gempa susulan, termasuk guncangan bermagnitudo 5,7 yang dirasakan warga pada Kamis pukul 10.47 waktu setempat. BNPB meminta masyarakat tetap waspada dan memastikan kondisi bangunan sebelum kembali masuk ke dalamnya.
Baca juga:
923 Sekolah di NTT Terpaksa Belajar dari Rumah Imbas Gempa Bumi
Paus Leo XIV sebelumnya juga menyampaikan simpati kepada korban gempa Indonesia melalui Vatican News, dengan memastikan kedekatan spiritualnya kepada masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.