94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 17 September 2026
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya

Pengungsi Gempa di NTT. (Foto: dok. BNPB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tercatat ada 94 warga yang meninggal dunia di pengungsian pasca gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan, 94 warga yang meninggal dunia itu merupakan kelompok rentan, terutama lanjut usia (lansia), yang terindikasi memiliki penyakit kronis.

Baca juga:

Rentetan 118 Gempa Sekitar Bandung Bentuk Pola Baru, Lurus Barat Daya ke Timur Laut!

Penyebab 94 Orang Meninggal Dunia di Pengungsian Gempa NTT

Namun, penyebab meninggalnya warga terdampak tersebut bukan akibat trauma fisik langsung maupun reruntuhan bangunan akibat gempa.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan mengatakan, penjelasan tersebut disampaikan berdasarkan hasil verifikasi dan validasi terpadu antara BNPB dan Kementerian Kesehatan.

Berdasarkan hasil verifikasi, tim medis menyimpulkan bahwa sebagian besar korban meninggal dunia di pengungsian merupakan kelompok lansia dengan komplikasi penyakit kronis yang telah diderita sebelumnya, seperti stroke dan diabetes melitus.

Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi terpadu antara BNPB dengan Kementerian Kesehatan di tujuh kabupaten terdampak kami meluruskan bahwa 94 warga tersebut tidak meninggal akibat trauma fisik langsung atau reruntuhan bangunan akibat gempa bumi.

kata Berton, Kamis (17/9)

Berton menegaskan, pemerintah telah memberikan penanganan medis secara maksimal melalui berbagai fasilitas kesehatan dan pos kesehatan terpadu sejak gempa terjadi pada 15 Agustus 2026 lalu.

Ia melanjutkan, sejak hari pertama pascagempa, BNPB telah mengaktifkan pos dukungan logistik di Labuan Bajo dan Maumere.

Baca juga:

Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk

Bantuan medis, obat-obatan, serta berbagai peralatan yang dibutuhkan juga terus disalurkan kepada para pengungsi, baik yang berada di lokasi pengungsian terpusat maupun pengungsian mandiri.

Selain itu, pemerintah juga terus memastikan fasilitas kesehatan dan pos kesehatan terpadu tetap disiagakan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada para penyintas, meski jumlah pengungsi kini telah menurun.

Jumlah Pengungsi Gempa NTT Mulai Menurun

Berdasarkan data BNPB per 15 September 2026, jumlah pengungsi akibat gempa NTT mencapai 46.461 jiwa, atau turun dari sebelumnya yang sempat menembus lebih dari 150.000 jiwa.

Kami juga ingin memastikan pelayanan dasar dan kesehatan bagi para penyintas tetap terlaksana optimal.

jelas Berton

Ia menjelaskan, informasi mengenai jumlah korban meninggal dunia di pengungsian sempat menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Pemerintah pun terus mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi melalui sumber resmi yang tepercaya dan terverifikasi.

"Kami mohon maaf apabila dinamika informasi sebelumnya sempat menimbulkan kekhawatiran dan spekulasi tertentu di masyarakat. Mari kita bersama memperkuat dukungan dan doa demi percepatan pemulihan saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur," tutupnya. (Asp)

#Gempa NTT #Meninggal Dunia #BNPB #Pengungsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Terapkan 8 Langkah Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan 2026/2027
Mencakup pemetaan wilayah rawan bencana, penyiapan personel dan logistik, pemantauan informasi cuaca, penguatan sistem peringatan dini, hingga edukasi.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Pemerintah Terapkan 8 Langkah Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan 2026/2027
Indonesia
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
BNPB mengingatkan bahaya Gunung Anak Krakatau, Merapi, dan Semeru yang berstatus Level III atau Siaga. Simak radius larangan aktivitasnya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
Indonesia
Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Indonesia, BNPB Petakan Wilayah Siaga dan Waspada
BNPB mengimbau masyarakat waspada banjir, angin kencang, dan longsor. Simak daftar wilayah berstatus siaga dan waspada cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Indonesia, BNPB Petakan Wilayah Siaga dan Waspada
Indonesia
BNPB Peringatkan Hujan Lebat hingga 31 Oktober 2026, 7 Provinsi Diminta Waspada
Hujan lebat mengancam tujuh provinsi di Indonesia. BNPB memperingatkan hujan lebat terjadi hingga 31 Oktober 2026.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
BNPB Peringatkan Hujan Lebat hingga 31 Oktober 2026, 7 Provinsi Diminta Waspada
ShowBiz
Dari 'Star Trek' hingga 'X-Men', Simak Lagi Jejak Karier Patrick Stewart Sebelum Meninggal Dunia
Sir Patrick Stewart, pemeran Professor X di X-Men dan Kapten Picard di Star Trek, meninggal dunia pada usia 86 tahun di Los Angeles.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Oktober 2026
Dari 'Star Trek' hingga 'X-Men', Simak Lagi Jejak Karier Patrick Stewart Sebelum Meninggal Dunia
Indonesia
Bibit Siklon Tropis 91B Ancam Sumatera, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Bibit siklon tropis 91B kini muncul di Laut Andaman, yakni dekat perairan utara Aceh. Fenomena ini berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
Bibit Siklon Tropis 91B Ancam Sumatera, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Indonesia
Bibit Siklon Muncul, Waspadai Cuaca Ekstrem di Beberapa Provinsi Ini
Bibit siklon tropis 91B mulai terbentuk di Laut Andaman, dekat perairan utara Aceh, Kamis (29/10) dini hari.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Bibit Siklon Muncul, Waspadai Cuaca Ekstrem di Beberapa Provinsi Ini
Indonesia
KPK Periksa Sestama BNPB Rustian sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Ia menjalani pemeriksaan selama kurang lebih tujuh jam sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan BNPB.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
KPK Periksa Sestama BNPB Rustian sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Indonesia
Pelaku Pembunuhan Bobotoh di Bogor Ditangkap, Terancam 15 Tahun Penjara
Pelaku pembunuhan Bobotoh di Cibinong kini sudah ditangkap. Tersangka terancam 15 tahun penjara.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
Pelaku Pembunuhan Bobotoh di Bogor Ditangkap, Terancam 15 Tahun Penjara
Indonesia
Dilepas Pasca-OTT, Sestama BNPB Rustian Kembali Diperiksa KPK Lagi Hari Ini
Sestama BNPB Rustian kembali diperiksa KPK terkait dugaan korupsi dana siap pakai penanganan bencana usai sempat dilepas saat OTT. Cek faktanya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Dilepas Pasca-OTT, Sestama BNPB Rustian Kembali Diperiksa KPK Lagi Hari Ini
Bagikan