Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
 Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'

Pemimpin Gereja Katolik sedunia Paus Leo XIV. (Foto: Vaticannews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PAUS Leo XIV menyatakan kekhawatiran tentang akal imitasi (AI) yang lepas kendali bukanlah ‘berita bohong’ (fake news). Oleh karena itu, kekhawatiran itu harus ditanggapi secara serius. Paus mendesak agar isu-isu keselamatan yang diangkat para ahli AI didiskusikan serta ditindaklanjuti.

Paus Leo hadir dalam sebuah konferensi pers yang membahas mengenai langkah yang harus diambil Amerika Serikat dan China untuk mencegah AI menimbulkan risiko katastropik bagi kemanusiaan, Senin (28/9). Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyebut kekhawatiran tentang AI yang lepas kendali sebagai sebuah hoaks

Ini masalah yang menurut saya perlu kita duduk bersama dan bicarakan. Kita tidak bisa hanya berdiam diri dan berpura-pura seolah tidak ada hal buruk yang akan terjadi.

Paus Leo XIV


Trump telah menjadi pendukung utama AI dan sering memperingatkan bahwa Amerika Serikat harus tetap unggul atas China dalam perlombaan senjata teknologi ini. Ia menyatakan upaya untuk membatasi teknologi tersebut merupakan bagian dari konspirasi oleh lawan-lawan politiknya.

Baca juga:

Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan


Sejumlah raksasa AI, termasuk Anthropic, telah menyerukan perlambatan dalam pengembangan guna memberikan waktu bagi langkah-langkah keselamatan untuk mengejar ketertinggalan dari teknologi yang berkembang sangat cepat ini. CEO Anthropic Dario Amodei, misalnya, telah memperingatkan bahwa dalam kurun waktu 6 hingga 12 bulan, AI dapat memiliki kemampuan untuk memimpin kawanan agen (swarm of agents) yang mampu mengambil alih seluruh jaringan internet.

Gedung Putih menyebut Trump bertemu Amodei pada Minggu, Keduanya membahas kekhawatiran masyarakat Amerika tentang teknologi tersebut serta cara menjaga dominasi Amerika.

"Jika ada yang bertanya kepada saya ‘apakah saya dalam mode panik?' Tidak, saya tidak panik. Saya tidur nyenyak di malam hari," kata Paus. Meski demikian, ia menekankan bahwa kekhawatiran yang diangkat banyak ahli dan spesialis AI harus ditanggapi dengan serius.

"Saya tidak berpikir bahwa itu 'berita bohong' seperti yang dikatakan sebagian orang untuk mencoba memperoleh keuntungan finansial atau jenis keuntungan lainnya," tegas Paus Leo.(dwi)

Baca juga:

Peringatan Keras Trump ke Paus Leo XIV: Anda Tidak Bisa Biarkan Iran Punya Senjata Nuklir, Jutaan Orang akan Mati

#Paus Leo XIV #AI #Donald Trump
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Sejumlah raksasa AI, termasuk Anthropic, telah menyerukan perlambatan dalam pengembangan guna memberikan waktu bagi langkah-langkah keselamatan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
 Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Indonesia
Jangan Kalah Sama yang Lain, Kemendagri Wajibkan ASN Kerja Cerdas Belajar Pakai AI
Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir minta 6,7 juta ASN tinggalkan pola kerja rutin dan mulai manfaatkan AI generatif demi pelayanan publik yang cepat dan transparan.
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
Jangan Kalah Sama yang Lain, Kemendagri Wajibkan ASN Kerja Cerdas Belajar Pakai AI
Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Dunia
Australia Serukan Pengendalian AI, China dan AS Diminta Melakukan Kesepakan
Washington dan Beijing untuk bekerja sama membentuk kesepakatan internasional yang serupa dengan perjanjian non-proliferasi nuklir
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Australia Serukan Pengendalian AI, China dan AS Diminta Melakukan Kesepakan
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
ShowBiz
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Video yang memperlihatkan tindakan penggerebekan penegakan hukum imigrasi itu menggunakan lagu Midnight Sun milik Larsson.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Dunia
AS Klaim Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia, Dapat Konsensi 100 Tahun di 17 Ladang Minyak Venezuela
“Sekarang kami adalah yang terbesar di dunia, dan itu belum termasuk Venezuela, yang baru saja kami tambahkan ke dalam cadangan kecil kami,” kata Trump.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
AS Klaim Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia, Dapat Konsensi 100 Tahun di 17 Ladang Minyak Venezuela
Bagikan