Partai Demokrat Menangi Pemilu Sela 2026, Mempercepat Status Donald Trump sebagai 'Lame Duck'

Dwi AstariniDwi Astarini - 1 jam, 19 menit lalu
Partai Demokrat Menangi Pemilu Sela 2026, Mempercepat Status Donald Trump sebagai 'Lame Duck'

Ilustrasi (foto:pexels-edmond-dantes)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PARTAI Demokrat merebut kendali Senat dan DPR AS dalam Pemilu Sela 2026 setelah mencetak kemenangan besar di berbagai basis kuat Partai Republik. Hasil ini menjadi bentuk penolakan tegas dari puluhan juta pemilih terhadap kepemimpinan Presiden Donald Trump.

Pergeseran dukungan secara drastis ini dipicu kekecewaan mendalam publik atas perang dengan Iran yang tidak populer, kecemasan terhadap tingginya biaya hidup, serta kebijakan tarif Trump. Isu ekonomi dan biaya hidupterbukti menjadi perhatian utama pemilih ketimbang isu-isu perang budaya yang diusung Republik.

Kemenangan Demokrat mencetak sejarah di sejumlah wilayah. Di Kansas, Demokrat memenangi kursi Senat untuk pertama kalinya sejak era Great Depression. Di South Carolina, kandidat Senat pilihan Trump dikalahkan. Sementara itu, di Texas, Demokrat mengakhiri kekalahan beruntun selama puluhan tahun dengan merebut kursi Senat dan menggeser Gubernur Greg Abbott. Kemenangan juga diraih di Michigan melalui Abdul El-Sayed, yang menjadi muslim pertama yang terpilih masuk ke Senat AS.

Gelombang kemenangan Demokrat meluas di berbagai kawasan, mulai dari wilayah kaya hingga miskin, serta daerah dengan populasi warga Latin yang signifikan. Demokrat memenangi seluruh 20 kursi DPR yang paling diperebutkan dan berhasil mempertahankan sebagian besar kursi yang coba diubah batas wilayahnya oleh Republik.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Ngegas di Menit Akhir! Efek Pemilu AS Bikin Pasar Saham Bergairah


Meskipun Trump tidak dapat mencalonkan diri kembali pada 2028 sesuai batas konstitusi, hasil pemilu ini mempercepat statusnya sebagai ‘lame-duck’ (pemimpin tanpa pengaruh kuat). Trump sendiri menerima hasil pemilu tersebut dan menyatakan siap bekerja sama dengan Demokrat terkait dengan isu imigrasi, meski mengancam akan memveto rancangan undang-undang yang dinilainya tidak masuk akal.

Hasil ini mengakhiri dominasi penuh Republik dan membuka era baru pemerintahan yang terbagi di Washington. Mulai Januari mendatang, Demokrat dipastikan menggunakan kewenangan mereka untuk mengawasi dan menyelidiki pemerintahan, keluarga, serta sekutu Trump. Senat yang dikuasai Demokrat juga memiliki wewenang untuk memblokir nominasi pejabat tinggi pilihan Trump, termasuk calon hakim Mahkamah Agung AS jika terjadi kekosongan posisi.(dwi)

Baca juga:

IHSG Hari Ini Ngegas di Menit Akhir! Efek Pemilu AS Bikin Pasar Saham Bergairah

#Pemilu Amerika #Donald Trump #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Partai Demokrat Menangi Pemilu Sela 2026, Mempercepat Status Donald Trump sebagai 'Lame Duck'
Hasil ini menjadi bentuk penolakan tegas dari puluhan juta pemilih terhadap kepemimpinan Presiden Donald Trump.
Dwi Astarini - 1 jam, 19 menit lalu
Partai Demokrat Menangi Pemilu Sela 2026, Mempercepat Status Donald Trump sebagai 'Lame Duck'
Dunia
Update Pemilu Amerika: Demokrat Resmi Kunci Mayoritas Kongres, Republik Terseok
Update hasil pemilu AS terbaru hari ini! Partai Demokrat diproyeksikan sukses menyapu bersih mayoritas kursi DPR dan Senat. Simak data lengkap kehancuran benteng Republik di sini.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 November 2026
Update Pemilu Amerika: Demokrat Resmi Kunci Mayoritas Kongres, Republik Terseok
Dunia
Learjet 60 Jatuh di Florida, Satu Keluarga Dinyatakan sebagai Korban Tewas
Seorang pengusaha di bidang teknologi beserta keluarganya dinyatakan sebagai korban tewas pada Minggu tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Learjet 60 Jatuh di Florida, Satu Keluarga Dinyatakan sebagai Korban Tewas
Dunia
Selat Hormuz Belum Dibuka, Ini 7 Syarat Iran kepada Amerika Serikat
Iran mengajukan tujuh syarat kepada AS sebelum bersedia berunding dan membuka Selat Hormuz. Tuntutannya mencakup pencabutan sanksi hingga penghentian blokade.
Yusuf Abdillah - Selasa, 03 November 2026
Selat Hormuz Belum Dibuka, Ini 7 Syarat Iran kepada Amerika Serikat
Dunia
Trump Isyaratkan Serangan, Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Lebih Lama
Iran memperingatkan perang baru dengan Amerika Serikat bisa berlangsung lebih lama. Ancaman muncul setelah Donald Trump mengisyaratkan serangan lanjutan.
Yusuf Abdillah - Senin, 02 November 2026
Trump Isyaratkan Serangan, Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Lebih Lama
Dunia
9 Tewas dalam Insiden Jet Jatuh di Florida, Ciptakan sebuah Kawah Besar di Tengah Jalan Perumahan
Pesawat menukik ke tanah hampir secara vertikal dan meledak menjadi bola api besar.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
  9 Tewas dalam Insiden Jet Jatuh di Florida, Ciptakan sebuah Kawah Besar di Tengah Jalan Perumahan
Dunia
Wapres AS Yakin Donald Trump Tak Akan Biarkan Perang Tanpa Akhir dengan Iran
JD Vance menegaskan Donald Trump tidak akan membiarkan AS terjebak dalam perang berkepanjangan dengan Iran di tengah ketegangan dan mandeknya perundingan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 30 Oktober 2026
Wapres AS Yakin Donald Trump Tak Akan Biarkan Perang Tanpa Akhir dengan Iran
ShowBiz
Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Young menyatakan penggunaan lagu miliknya yang dirilis pada 1989, 'Rockin' in the Free World', tanpa izin.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
 Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Dunia
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Militer Iran menyebut ketiga kapal tersebut telah menonaktifkan sistem radar dan navigasi mereka dan juga mengabaikan peringatan yang dikeluarkan Angkatan Laut IRGC.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Dunia
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Kuba mengadu ke PBB usai 2,6 juta rakyatnya kesulitan air minum akibat krisis listrik dan blokade ekonomi Amerika Serikat. Simak laporan resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Bagikan