Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump

Wisnu CiptoWisnu Cipto - 1 jam, 4 menit lalu
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump

Markas PBB New York Amerika Serikat. Foto: Antara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kuba secara terbuka menyampaikan pengaduan resmi kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Saat ini sekitar 2,6 juta penduduk kuba dilaporkan mengalami krisis air minum akibat pemadaman listrik massal yang dipicu kelangkaan bahan bakar minyak secara berkepanjangan.

Menteri Luar Negeri Kuba, Bruno Rodriguez Parrilla, menegaskan krisis air dipicu pengetatan blokade Amerika Serikat (AS) di bawah Presiden Donald Trump

Sekitar 85 persen sistem pompa air minum di Kuba bergantung pada listrik; 2,6 juta orang menghadapi masalah untuk memperoleh air minum,

Menlu Kuba Bruno Rodriguez Parrilla, di hadapan forum PBB, New York, Rabu (28/10) waktu setempat.

Baca juga:

Kuba Blackout Nasional Ketiga Kali dalam Dua Pekan, Bikin Krisis Ekonomi makin Dalam

Hidup Rakyat Kuba di Ujung Tanduk

Pemerintah Kuba menilai tindakan pengetatan blokade ekonomi AS telah secara langsung melumpuhkan pengoperasian infrastruktur vital negara mereka.

Menurut Parrilla, garis waktu pengetatan sanksi ekonomi dari AS telah menyebabkan pasokan BBM ke fasilitas pembangkit listrik Kuba tersendat parah dalam beberapa waktu terakhir.

Menlu Kuba menjabarkan kondisi itu menghentikan operasional ribuan mesin pompa air serta merusak sistem distribusi logistik darurat ke area pemukiman warga di berbagai provinsi.

Baca juga:

Kirim USS Abraham Lincoln, Trump Ancam Bakal Lenyapkan Kuba dalam Sekejap

Havana secara tegas melabeli tindakan pembatasan pasokan bahan bakar dari AS sebagai bentuk, "Ancaman bagi kehidupan rakyat Kuba."

Seluruh
Seluruh wilayah Kuba mengalami pemadaman listrik total ketiga tahun 2026 ini imbas dari embargo energi minyak yang diberlakukan Amerika Serikat.. (ANTARA/Anadolu/pri.)

Voting Resolusi PBB Desak Pencabutan Blokade AS ke Kuba

Saat ini, Kuba tengah mengajukan rancangan resolusi A/81/L.5 ke Majelis Umum PBB untuk menuntut penghentian blokade ekonomi AS. Mereka mendesak adanya penanganan mendesak dari komunitas internasional.

Dalam waktu dekat, Majelis Umum PBB akan menggelar pemungutan suara atas rancangan resolusi A/81/L.5 yang menuntut Amerika Serikat mencabut blokade ekonomi, komersial, dan keuangan terhadap Kuba. (*)

Baca juga:

Harapan Baru untuk Kuba, PBB Sepakat Kaji Ulang Embargo AS Selama 66 Tahun

#Kuba #Amerika Serikat #PBB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Kuba mengadu ke PBB usai 2,6 juta rakyatnya kesulitan air minum akibat krisis listrik dan blokade ekonomi Amerika Serikat. Simak laporan resminya!
Wisnu Cipto - 1 jam, 4 menit lalu
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Indonesia
Trump Masih Ingin Jadikan Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 Amerika Serikat
Pada 3 Januari, AS melancarkan serangan militer besar-besaran terhadap Caracas, ibu kota Venezuela, yang berujung pada penculikan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Trump Masih Ingin Jadikan Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 Amerika Serikat
Dunia
Trump Mau Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS, Presiden Diganti Gubernur
Donald Trump serukan Venezuela jadi negara bagian ke-51 AS dan ganti presiden dengan gubernur. Cek pernyataan lengkap dan analisis geopolitiknya!
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Oktober 2026
Trump Mau Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS, Presiden Diganti Gubernur
Indonesia
Nicki Minaj Ngekor Kampanye Presiden Donald Trump, Pejabat Istana Usulkan Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Minaj menyebut dirinya sebagai 'penggemar nomor satu' Trump meskipun ia sempat mengkritik kebijakan Trump pada masa jabatan pertamanya.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Nicki Minaj Ngekor Kampanye Presiden Donald Trump, Pejabat Istana Usulkan Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Dunia
Amerika Tambah Kekuatan Dengan Rudal Hipersonik Udara ke Darat, Kontrak Rp 12,5 Triliun
Jumlah pasti unit rudal dan tanggal pengirimannya belum diungkapkan. Kontrak tersebut ditandatangani pada 29 September lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Amerika Tambah Kekuatan Dengan Rudal Hipersonik Udara ke Darat, Kontrak Rp 12,5 Triliun
Dunia
Mobil BYD Dilarang Masuk Pangkalan Militer AS, Ini Alasannya
Kendaraan BYD dilarang memasuki Pangkalan Udara Kadena di Jepang karena kekhawatiran keamanan. Kamera dan sensor mobil modern menjadi sorotan.
Yusuf Abdillah - Senin, 26 Oktober 2026
Mobil BYD Dilarang Masuk Pangkalan Militer AS, Ini Alasannya
Indonesia
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Pendekatan taktis baru tersebut "dapat mengejutkan" dunia dan para pakar militer, sebagaimana Iran sebelumnya mengejutkan dunia dengan kemampuan rudalnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Indonesia
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Trump berulang kali menolak rencana kembali melancarkan operasi tempur besar tahun ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Dunia
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Arahan itu mewajibkan badan-badan di bawah cabang eksekutif sipil untuk segera menghapus perangkat lunak DeepSeek yang ada, perangkat terkait, serta aplikasi pihak ketiga yang dibangun di atas kerangka kerjanya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Indonesia
PBB Ingatkan Janji Negara Maju Bantu Negara Berkembang Rp 300 Miliar Buat Program Transisi Energi
Mineral kritis yang menjadi komoditas kunci dalam transisi energi harus membawa timbal balik yang bermanfaat bagi negara berkembang pemiliknya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
PBB Ingatkan Janji Negara Maju Bantu Negara Berkembang Rp 300 Miliar Buat Program Transisi Energi
Bagikan