Trump Mau Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS, Presiden Diganti Gubernur

Wisnu CiptoWisnu Cipto - 2 jam, 47 menit lalu
Trump Mau Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS, Presiden Diganti Gubernur

Presiden AS Donald Trump (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kontroversi internasional usai menyuarakan gagasan agar Venezuela diubah statusnya menjadi negara bagian ke-51 AS.

Dalam orasi kampanyenya di Texas pada Selasa (27/10) waktu setempat, Trump mengusulkan penghapusan sistem presidensial di Venezuela untuk digantikan kepemimpinan seorang gubernur melalui pemilihan umum.

Mari kita jadikan Venezuela sebagai negara bagian ke-51, daripada presiden kita akan menggelar pemilihan untuk posisi gubernur,

Presiden AS Donald Trump

Baca juga:

Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego

Negara Bagian ke-51 AS yang Tak Terwujud

Gagasan terbaru Trump ini menambah panjang daftar wilayah yang pernah disinggungnya untuk dicaplok atau digabungkan ke dalam teritorial AS. Meski begitu, hingga saat ini tidak ada yang terwujud.

Saat ini, AS memiliki 50 negara bagian dan Trump berulang kali mengusulkan agar Kanada bergabung dengan AS menjadi negara bagian ke-51. Dilansir Antara, Trump juga pernah mengajukan Greenland menjadi negara bagian ke-51 AS.

Pernyataan provokatif Trump ini mengemuka di tengah memanasnya peta geopolitik usai operasi militer besar-besaran AS yang mengguncang kota Caracas pada awal Januari lalu.

Baca juga:

Venezuela Umumkan Masa Berkabung 7 Hari Hormati Korban Serangan Amerika Serikat

Motif Minyak di Balik Operasi Militer AS di Caracas

Operasi penyerbuan itu berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro bersama istrinya untuk dibawa ke New York guna menghadapi tuduhan hukum narkoterorisme.

Pasca-insiden tersebut, Mahkamah Agung Venezuela menunjuk Delcy Rodriguez sebagai presiden sementara guna menjaga stabilitas pemerintahan nasional.

Di sisi lain, AS di bawah Trump terus secara agresif memperketat kendali atas industri minyak Venezuela demi mengalihkan alur energi serta melibatkan perusahaan domestik AS untuk membatasi pengaruh rival global. (*)

#Donald Trump #Venezuela #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Trump Mau Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS, Presiden Diganti Gubernur
Donald Trump serukan Venezuela jadi negara bagian ke-51 AS dan ganti presiden dengan gubernur. Cek pernyataan lengkap dan analisis geopolitiknya!
Wisnu Cipto - 2 jam, 47 menit lalu
Trump Mau Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS, Presiden Diganti Gubernur
Indonesia
Nicki Minaj Ngekor Kampanye Presiden Donald Trump, Pejabat Istana Usulkan Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Minaj menyebut dirinya sebagai 'penggemar nomor satu' Trump meskipun ia sempat mengkritik kebijakan Trump pada masa jabatan pertamanya.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Nicki Minaj Ngekor Kampanye Presiden Donald Trump, Pejabat Istana Usulkan Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Dunia
Amerika Tambah Kekuatan Dengan Rudal Hipersonik Udara ke Darat, Kontrak Rp 12,5 Triliun
Jumlah pasti unit rudal dan tanggal pengirimannya belum diungkapkan. Kontrak tersebut ditandatangani pada 29 September lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Amerika Tambah Kekuatan Dengan Rudal Hipersonik Udara ke Darat, Kontrak Rp 12,5 Triliun
Dunia
Mobil BYD Dilarang Masuk Pangkalan Militer AS, Ini Alasannya
Kendaraan BYD dilarang memasuki Pangkalan Udara Kadena di Jepang karena kekhawatiran keamanan. Kamera dan sensor mobil modern menjadi sorotan.
Yusuf Abdillah - Senin, 26 Oktober 2026
Mobil BYD Dilarang Masuk Pangkalan Militer AS, Ini Alasannya
Indonesia
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Pendekatan taktis baru tersebut "dapat mengejutkan" dunia dan para pakar militer, sebagaimana Iran sebelumnya mengejutkan dunia dengan kemampuan rudalnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Indonesia
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Trump berulang kali menolak rencana kembali melancarkan operasi tempur besar tahun ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Dunia
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Arahan itu mewajibkan badan-badan di bawah cabang eksekutif sipil untuk segera menghapus perangkat lunak DeepSeek yang ada, perangkat terkait, serta aplikasi pihak ketiga yang dibangun di atas kerangka kerjanya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Dunia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Penampilan perdananya di hadapan media dan publik disorot tidak meyakinkan, menimbulkan kontroversi seputar keabsahan status advokatnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Bagikan