MerahPutih.com - Kondisi selat Hormuz yang menjadi jalur logistic terutama minyak dan gas, masih belum kondusif.
Kali ini, tiga kapal tanker menghantam ranjau di Selat Hormuz meski Amerika Serikat mengeklaim bahwa jalur tersebut telah dibersihkan dari ranjau, kata Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Kamis.
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengatakan AS telah membersihkan ranjau-ranjau dari jalur pelayaran utama di Selat Hormuz, dan ribuan kapal telah melintasi perairan tersebut.
Baca juga:
Iran Rencana Kenalkan Senjata Baru, Beri Sinyal Putuskan Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz
"Selama 24 jam terakhir, tiga kapal tanker yang melanggar batas menabrak ranjau dan terbakar selagi melintasi rute selatan Selat Hormuz, rute yang dilarang [oleh Iran]," demikian pernyataan kantor pers IRGC.
Militer Iran menyebut ketiga kapal tersebut telah menonaktifkan sistem radar dan navigasi mereka dan juga mengabaikan peringatan yang dikeluarkan Angkatan Laut IRGC.