Indonesia Tolak Bantuan Asing untuk Korban Gempa NTT, Fokus Maksimalkan Sumber Daya Nasional

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Agustus 2026
Indonesia Tolak Bantuan Asing untuk Korban Gempa NTT, Fokus Maksimalkan Sumber Daya Nasional

Direktorat Polisi Udara (Ditpolairud) Korpolairud Baharkam Polri menyalurkan bantuan logistik lewat udara bagi para korban terdampak gempa bumi di Pacuan Kuda Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Rabu (19/8

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah mengirimkan bantuan dengan memanfaatkan sumber daya nasional dan kapasitas yang dimiliki Indonesia untuk membantu korban terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Atas dasar itu, hingga saat ini Indonesia menolak pengiriman bantuan dari negara-negara lain untuk penanganan bencana di NTT.

Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan, Kamis (20/8), pemerintah masih memprioritaskan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak melalui kemampuan yang tersedia di dalam negeri.

Saat ini fokus penanganan adalah untuk memastikan kebutuhan masyarakat yang terdampak dapat dipenuhi melalui kapasitas dan sumber daya nasional yang dimiliki,

Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang.

Sejumlah Negara Tawarkan Bantuan

Yvonne mengungkapkan sejumlah negara telah menawarkan bantuan untuk membantu korban sekaligus mendukung upaya pemulihan setelah gempa NTT.

Meski demikian, pemerintah Indonesia masih mengandalkan kapasitas dan sumber daya nasional dalam menangani dampak bencana tersebut.

Yvonne mengatakan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono telah menyampaikan ucapan terima kasih kepada sejumlah duta besar negara sahabat atas kepedulian dan tawaran bantuan yang diberikan.

"Kami menilai hal tersebut amat bermakna bagi kami pada masa yang sulit ini," ucap dia.

Baca juga:

Indonesia Masih Sanggup, Kemenlu Tegaskan Belum Perlu Bantuan Asing untuk Gempa NTT

China Siap Bantu Sesuai Kebutuhan Indonesia

Sementara itu, Juru Bicara Kemlu China Lin Jian mengatakan pemerintah China terus memantau perkembangan bencana gempa di NTT.

China juga menyatakan kesiapannya memberikan bantuan apabila dibutuhkan Indonesia.

"China bersedia memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan Indonesia," ucap Lin Jian.

Adapun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal akibat gempa M 7 di NTT per hari Kamis (20/8) mencapai 75 orang. (Asp)

#Gempa NTT #Kementerian Luar Negeri #Bantuan Kemanusiaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Indonesia
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
BNPB menetapkan bantuan rumah korban gempa NTT sebesar Rp 15 juta untuk rusak ringan, Rp 30 juta rusak sedang, dan Rp 70 juta rusak berat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
Indonesia
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
BNPB mengungkap penyebab 94 orang meninggal dunia di pengungsian gempa NTT. Mayoritas merupakan kelompok rentan.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
ShowBiz
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Bukan pengalaman pertamanya dalam membantu penyediaan fasilitas pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Indonesia
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya anak-anak dan perempuan yang berada di lokasi pengungsian, perlu menjadi perhatian dalam penanganan pascabencana.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Indonesia
Gempa Flores Hari Ini Magnitudo 5,1 Guncang Manggarai NTT, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa Flores hari ini berkekuatan M 5,1 mengguncang kawasan Manggarai, NTT pada 8 September 2026. Cek info gempa BMKG terbaru, lokasi pusat gempa, dan peringatan lengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 08 September 2026
Gempa Flores Hari Ini Magnitudo 5,1 Guncang Manggarai NTT, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Merah Putih Kasih
Bantuan Tahap II JHL Foundation untuk Gempa Flores: Fokus Material Renovasi dan Alat Sekolah
Untuk tahap II fokus bantuan bukan lagi sekadar kebutuhan harian, melainkan material bangunan untuk sekolah dan rumah ibadah, serta perlengkapan belajar bagi anak-anak.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Bantuan Tahap II JHL Foundation untuk Gempa Flores: Fokus Material Renovasi dan Alat Sekolah
Indonesia
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Relawan JHL Foundation menyalurkan bantuan berupa satu buah terpal kepada masyarakat Desa Kotabaru, Kabupaten Ende, Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Indonesia
8 WNI Gabung Militer Rusia, DPR Soroti Konsekuensi Status Kewarganegaraan
Sebanyak 8 WNI bergabung dengan militer Rusia. DPR meminta pemerintah untuk tidak kecolongan lagi.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
8 WNI Gabung Militer Rusia, DPR Soroti Konsekuensi Status Kewarganegaraan
Indonesia
Raja Harald V Wafat, Menlu Sugiono Tulis Pesan Duka di Kedubes Norwegia
Raja Norwegia Harald V wafat pada usia 89 tahun. Menlu Sugiono menyampaikan belasungkawa atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Raja Harald V Wafat, Menlu Sugiono Tulis Pesan Duka di Kedubes Norwegia
Bagikan