MERAHPUTIH.COM - WAKIL Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang remaja perempuan berusia 15 tahun yang menjadi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meminta pengelola dan pihak yang bertanggung jawab di lokasi pengungsian melakukan langkah antisipasi agar kasus serupa tidak kembali terjadi.
"Itu kan harus dicari jalan ya terhadap yang mengelola di sana, yang mengurus di sana harus dilakukan antisipasi jangan sampai terjadi lagi," kata Cucun di komplek parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/9).
Menurut Cucun, perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya anak-anak dan perempuan yang berada di lokasi pengungsian, perlu menjadi perhatian dalam penanganan pascabencana.
Sebelumnya, seorang anak berusia 15 tahun yang mengungsi akibat gempa di NTT diduga menjadi korban pemerkosaan. Kasus tersebut telah ditangani aparat penegak hukum.
Baca juga:
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan pelaku dugaan pemerkosaan tersebut telah diproses secara hukum.
"Pelakunya sudah diproses hukum," kata Melki kepada wartawan, Minggu (6/9).
Selain proses hukum terhadap terduga pelaku, korban juga telah memperoleh pendampingan. Pemerintah Kabupaten Sikka disebut memberikan pendampingan kepada korban bersama aktivis perempuan.
"Korban sudah didampingi Pemkab Sikka dan aktivis perempuan," ujar Melki.(Pon)
Baca juga:
9.668 Kasus ISPA Muncul Usai Gempa NTT, Kemenkes Ungkap Kondisi Warga di Pengungsian