Merahputih.com - BMKG melaporkan adanya gempa Flores hari ini bermagnitudo 5,1 yang berpusat di wilayah Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (8/9) pukul 11:40 WIB.
Berdasarkan info gempa BMKG terbaru, masyarakat bisa sedikit bernapas lega karena lindu ini dipastikan aman dan tidak berpotensi tsunami.
Baca juga:
Gunung Anak Krakatau 23 Kali Gempa Hybrid, Catat Rekor Tertinggi
Buat kamu yang sedang mencari detail pusat gempa Manggarai ini, titik koordinatnya berada di laut pada jarak 57 km arah timur laut Ruteng.
Kejadian gempa NTT 8 September 2026 ini sebenarnya masih merupakan rentetan gempa susulan Flores dari gempa besar M 7,7 pertengahan Agustus lalu.
Fakta dan Analisis Penyebab Gempa Dangkal di Flores
Menurut data teknis yang dirilis BMKG, guncangan siang ini tergolong gempa bumi dangkal dengan kedalaman hanya 10 kilometer saja.
Kalau dilihat dari kacamata geologi, guncangan ini dipicu oleh aktivitas sesar naik atau yang sering disebut dengan istilah Flores Back-Arc Thrust (thrust fault).
Wilayah Terdampak & Skala Intensitas
Berdasarkan peta tingkat guncangan (shakemap), getaran dirasakan cukup nyata di dalam rumah, layaknya ada truk besar yang sedang lewat.
Berikut adalah daftar wilayah yang merasakan gempa dengan skala intensitas IV MMI:
-
Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur
-
Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai
-
Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai
Belum Usai, Belasan Ribu Gempa Susulan Masih Menghantui
Catatan BMKG menunjukkan angka yang cukup mencengangkan terkait aktivitas seismik di wilayah ini. Sejak gempa utama (M 7,7) mengguncang pada 15 Agustus 2026 lalu hingga 8 September 2026 pukul 11:00 WIB, wilayah Flores sudah dihajar oleh 13.591 kali gempa susulan (aftershock), dengan kekuatan guncangan terbesar mencapai magnitudo 6,2.
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA] : Gunung Lewotobi Langsung Erupsi setelah Gempa Flores
Untuk itu, BMKG menegaskan akan terus memantau situasi selama 24 jam penuh dan siap membagikan pembaruan data secara real-time.
Di tengah kondisi yang bikin was-was ini, otoritas terkait memberikan pesan penting kepada seluruh warga terdampak.
Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu atau hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan juga untuk selalu menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat guncangan gempa bumi ini demi keselamatan bersama,
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto.