Kekeringan akibat El Nino, Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi dan Selamatkan Puluhan Ribu Hektare Sawah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Kekeringan akibat El Nino, Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi dan Selamatkan Puluhan Ribu Hektare Sawah

Kekeringan (foto: unsplash/redccharlie)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menangani dampak kekeringan di 1.229 lokasi yang mencakup sektor pertanian, permukiman, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga Jumat (21/8).

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat penanganan dampak kekeringan akibat El Nino kuat di berbagai wilayah Indonesia.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan penguatan upaya tersebut perlu terus dilakukan mengingat ketersediaan air merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan, terutama di sektor pertanian yang sangat bergantung pada kepastian pasokan air.

"Layanan air yang berkualitas merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan, terutama bagi wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber daya air dan dampak perubahan iklim," kata Dody di dalam pernyataan resminya, dikutip Minggu (23/8).

1.072 Lokasi Sudah Selesai Ditangani

Berdasarkan data Kementerian PU, sebanyak 1.072 lokasi telah selesai ditangani, sementara 157 lokasi lainnya masih dalam proses penanganan.

Dengan demikian, total lokasi yang telah dan sedang ditangani mencapai 1.229 lokasi.

Dari jumlah tersebut, 157 merupakan lokasi sawah, 931 lokasi permukiman, dan 141 titik karhutla.

"Hasil penanganan telah membantu menyelamatkan sekitar 41.252 hektare area sawah serta melayani kebutuhan air bersih bagi 616.033 jiwa," jelasnya.

Baca juga:

BMKG Sebut El Nino Makin Meluas, Cek Daftar Wilayah Terdampak Kekeringan Parah

Penanganan Kekeringan di Sektor Pertanian

Di sektor pertanian, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga lahan sawah tetap produktif di tengah ancaman kekeringan.

Langkah tersebut meliputi pemompaan air dari sungai ke areal persawahan, normalisasi saluran irigasi, pembuatan saluran darurat, hingga optimalisasi jaringan air.

Dari 157 lokasi penanganan sawah, sebanyak 124 lokasi telah selesai ditangani.

Salah satu metode utama yang diterapkan adalah pemompaan air dari sungai ke sawah. Metode ini telah dilakukan di 69 lokasi atau sekitar 43,9 persen dari total penanganan di sektor pertanian.

Distribusi Air Bersih untuk Permukiman

Sementara itu, di wilayah permukiman, Kementerian PU memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui distribusi air bersih.

Dari 931 lokasi penanganan di kawasan permukiman, sebanyak 811 lokasi telah selesai ditangani.

Distribusi air bersih menjadi metode utama yang telah dan sedang dilakukan di 902 lokasi, atau sekitar 96,9 persen dari total penanganan kekeringan di kawasan tersebut.

Upaya ini diarahkan untuk memastikan masyarakat di wilayah yang terdampak tetap mendapatkan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

137 Titik Karhutla Berhasil Dipadamkan

Untuk penanganan ancaman karhutla, pemerintah telah dan sedang menangani 141 lokasi.

Dari jumlah tersebut, 137 lokasi di antaranya telah berhasil dipadamkan.

Penanganan karhutla menjadi bagian dari upaya Kementerian PU dalam menghadapi dampak kekeringan, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan air dan peningkatan risiko kebakaran.

Baca juga:

Ilmuwan Iklim Ingatkan Bahaya El Nino, Suhu Global Naik Sebabkan Kekeringan

Dari sisi persebaran, Pulau Jawa menjadi wilayah dengan cakupan penanganan terbesar, yakni 728 lokasi.

Penanganan di Pulau Jawa juga telah membantu menyelamatkan 26.346 hektare lahan sawah serta memenuhi kebutuhan air bersih bagi 533.604 jiwa.

Besarnya cakupan penanganan tersebut menunjukkan fokus pemerintah dalam menjaga pasokan air bagi masyarakat sekaligus mempertahankan produktivitas lahan pertanian di tengah ancaman kekeringan.

Kementerian PU terus mengerahkan sumber daya dan infrastruktur yang tersedia untuk menghadapi dampak kekeringan, menjaga ketersediaan air bagi masyarakat, serta melindungi lahan pertanian agar produktivitas pangan tetap terjaga,

Menteri PU, Dody Hanggodo.

(Asp)

#Kementerian PU #Menteri PU Dody Hanggodo #Kekeringan #Fenomena El Nino #Kemarau
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Sebanyak 75,4 juta liter air bersih telah disalurkan ke 33 kabupaten/kota di Jawa Tengah akibat kekeringan. Distribusi menjangkau 2,34 juta jiwa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Indonesia
Tanggap Darurat Kemarau, Kementerian PU Salurkan 48,9 Juta Liter Air
Langkah penanganan darurat ini diambil sebagai bentuk respons cepat dalam menghadapi gelombang musim kemarau yang melanda dalam beberapa tahun terakhir.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Tanggap Darurat Kemarau, Kementerian PU Salurkan 48,9 Juta Liter Air
Indonesia
Politisi AS dan Uni Eropa Siapkan Teknologi Rekayasa Iklim
Para aktivis lingkungan menentang keras penggunaan teknologi tersebut karena berisiko merusak lapisan ozon pelindung bumi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Politisi AS dan Uni Eropa Siapkan Teknologi Rekayasa Iklim
Berita Foto
Kemarau Panjang, Danau Cinere Berubah Menjadi Hamparan Tanah Kering
Anak-anak berjalan di antara tanah yang retak akibat mengeringnya Danau Cinere di Depok, Jawa Barat, Selasa (23/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 23 September 2026
Kemarau Panjang, Danau Cinere Berubah Menjadi Hamparan Tanah Kering
Indonesia
2 Daerah di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan, Tiap Hari Dikirim 5.000 Liter Air
Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih bisa melakukan pengajuan melalui kanal LAKSA di aplikasi Tangerang LIVE, telepon 112 maupun hotline BPBD Kota Tangerang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
2 Daerah di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan, Tiap Hari Dikirim 5.000 Liter Air
Indonesia
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Data analisis BMKG menunjukan sebanayk 25 wilayah akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Indonesia
25 Provinsi Alami Hari Tanpa Hujan, 61,91 Persen Daratan Indonesia Dalam Cengkeraman Kemarau
Saat ini sebanyak 556 ZOM atau 61,91 persen dari total luas daratan Indonesia masih berada dalam cengkeraman musim kemarau panjang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
25 Provinsi Alami Hari Tanpa Hujan, 61,91 Persen Daratan Indonesia Dalam Cengkeraman Kemarau
Indonesia
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Ubah Air Laut Jadi Tawar Buat Atasi Kekeringan
Langkah antisipasi mulai disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta, termasuk memanfaatkan sumber air yang tersedia di sekitar Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Ubah Air Laut Jadi Tawar Buat Atasi Kekeringan
Indonesia
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Di Kepulauan Seribu sudah ada desalinasi, mengubah air laut jadi air bersih, air tawar.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Indonesia
Tak Ada Warga Mengeluh Kekeringan, Pemkot Jaktim Beruntung Punya Waduk Hingga Embung
Keberadaan waduk dan embung di Jakarta Timur dangat membantu menjaga ketersediaan air saat musim kemarau.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Tak Ada Warga Mengeluh Kekeringan, Pemkot Jaktim Beruntung Punya Waduk Hingga Embung
Bagikan