Langkah Pengiriman Logistik ke Daerah Bencana NTT dan Karhutla, Pemerintah Pastikan Warga Terdampak Tidak Berjalan Sendiri

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Langkah Pengiriman Logistik ke Daerah Bencana NTT dan Karhutla, Pemerintah Pastikan Warga Terdampak Tidak Berjalan Sendiri

Kabut asap akibat karhutla. (BNPB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Pemerintah kembali mengirim berton-ton bantuan logistik penanganan dampak bencana gempa ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain itu mengirim pompa air untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ke wilayah Kalimantan.

Kembali diberangkatkan 6 pesawat TNI AU untuk membawa bantuan ke wilayah terdampak bencana 3 pesawat menuju Nusa Tenggara Timur (NTT), masing-masing dengan tujuan Labuan Bajo dan Maumere, membawa 31 ton logistik siap makan, berupa biskuit, wafer, protein bar, roti, berbagai kebutuhan pangan lainnya, serta mainan untuk anak-anak,

demikian keterangan Seskab Teddy Indra Wijaya di akun Instagram-nya, Senin (24/8).

Untuk penanganan karhutla di Kalimantan, pemerintah mengirim pompa air. Pengiriman bertahap sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Sementara itu, 3 pesawat menuju Kalimantan, masing-masing ke Pontianak, Palangkaraya, dan Banjarmasin, membawa 500 unit mesin pompa air yang merupakan bagian dari 2.000 unit mesin pompa yang akan dikirimkan secara bertahap sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto dan permintaan para Gubernur di Kalimantan,

ujarnya.

Baca juga:

Prabowo Suruh Kapolda Riau Bawa Tersangka Karhutla ke Jakarta, Biar Diurus BIN

Setiap mesin dilengkapi selang/pipa sepanjang 1 kilometer untuk mendukung upaya pemadaman kebakaran, khususnya di kawasan lahan gambut.

Teddy menyampaikan arahan Prabowo bahwa penanganan harus dilakukan secara cepat dan terpadu, serta setiap unsur harus pastikan bantuan logistik benar-benar sampai dan diterima masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah memastikan masyarakat terdampak tidak berjalan sendiri.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengumumkan hingga Minggu (23/8) total jumlah korban jiwa akibat gempa bumi yang menimpa Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 91 jiwa.

Berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terdapat 2.894 titik panas atau hotspot di 10 provinsi di Sumatera, dengan konsentrasi tertinggi di Sumatera Selatan sebanyak 1.410 titik, Riau 480 titik, dan Jambi 425 titik. Adapun, luas lahan terbakar di 10 provinsi Sumatera pada 2026 tercatat mencapai 36.047,64 hektare. (Knu)

#Bencana Alam #Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Gempa NTT
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Konsentrasi Partikulat dalam Indeks Standar Pencemaran Udara sejak Kamis dini hari masuk kategori sangat tidak sehat di atas 200 mikrogram per meter kubik.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Indonesia
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Sampel dari lokasi perusahaan yang telah disegel kini telah dikirim ke laboratorium untuk diperiksa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Indonesia
Titik Panas Karhutla di Sumatera Melonjak, Ada 2.259 Titik
BMKG menyampaikan dengan kondisi asap yang masih tebal di Riau, pihaknya mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap dampaknya pada kesehatan, terutama sistem pernapasan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Titik Panas Karhutla di Sumatera Melonjak, Ada 2.259 Titik
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Oknum ASN hingga Sejumlah Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
Pengungkapan perkara tersebut dilakukan melalui berbagai sumber informasi.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Oknum ASN hingga Sejumlah Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
Indonesia
113.336 Kasus ISPA akibat Karhutla, DPR Minta Pemerintah Perkuat Respons Kesehatan
Kemenkes mencatat 113.336 kasus ISPA akibat karhutla hingga 9 September 2026. DPR meminta pemerintah memperkuat layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
113.336 Kasus ISPA akibat Karhutla, DPR Minta Pemerintah Perkuat Respons Kesehatan
Bagikan