BNPB Ungkap Aktivitas Gempa Susulan di Flores Mulai Menurun, Masih Bisa Terjadi 3-4 Minggu

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
BNPB Ungkap Aktivitas Gempa Susulan di Flores Mulai Menurun, Masih Bisa Terjadi 3-4 Minggu

Penampakan rumah rusak berat akibat gempa NTT. (Foto: tim dok media BNPB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Aktivitas gempa Bumi susulan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai menunjukkan kecenderungan menurun.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto mengatakan, perkembangan aktivitas kegempaan terus dipantau berdasarkan laporan dan data BMKG.

Baca juga:

Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat

7.029 Gempa Susulan Terjadi di NTT

Menurut Suharyanto, Berdasarkan data BMKG sejak gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026, tercatat sekitar 7.029 aktivitas gempa.

Dari ratusan aktivitas gempa yang tercatat, hanya sebagian yang dirasakan oleh masyarakat.

ujar Suharyanto, Rabu (26/8)

Berdasarkan jumlah tersebut, gempa susulan terbesar tercatat berkekuatan magnitudo 6,2. Sementara itu, gempa dengan kekuatan di atas magnitudo 5 tercatat sebanyak 32 kali.

Adapun, gempa yang dirasakan masyarakat di wilayah Flores sejak 15 Agustus 2026 hingga saat ini tercatat sebanyak 141 kali.

Baca juga:

Masih Trauma Gempa Susulan, Warga Flores NTT Pilih Tidur di Bedeng Darurat

Meski aktivitas kegempaan masih berlangsung, Suharyanto menyebut perkembangan dari hari ke hari menunjukkan kecenderungan menurun.

Ia menjelaskan, proses penurunan aktivitas gempa susulan membutuhkan waktu. Berdasarkan perkembangan yang ada, gempa susulan masih mungkin terjadi dalam beberapa pekan ke depan.

Diperkirakan masih membutuhkan waktu sekitar tiga sampai empat minggu ke depan.

kaya Suharyanto

BNPB Minta Warga NTT Tetap Waspada Gempa Susulan

Suharyanto pun meminta kepada masyarakat tidak terus-menerus berada dalam ketakutan, tetapi tetap menjaga kewaspadaan dan mengikuti informasi dari sumber resmi.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi rumah masing-masing. Warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat atau memiliki retakan, yang membahayakan diminta tetap berada di lokasi pengungsian yang aman.

Sementara warga yang rumahnya masih dalam kondisi baik dan aman dapat mulai melakukan aktivitas ringan atau kembali menjalankan usaha dengan tetap memperhatikan keselamatan.

Baca juga:

110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai

“Kita akan terus memantau perkembangan gempa dan menyampaikan informasi berdasarkan data resmi dari BMKG,” tegas Suharyanto.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu mengikuti pembaruan resmi terkait aktivitas gempa serta langkah-langkah keselamatan. (knu)

#Gempa NTT #BNPB #Bencana Alam #Gempa Bumi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Indonesia
Karhutla belum Beres, 639 Hektare Lahan masih Terbakar
Berdasarkan laporan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, upaya pemadaman masih berlangsung di enam provinsi terdampak.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Karhutla belum Beres, 639 Hektare Lahan masih Terbakar
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Cari tahu info gempa terkini! Guncangan gempa Banten hari ini bermagnitudo 4,6 berpusat di laut Muarabinuangeun dan terasa hingga Palabuhan Ratu. Cek detailnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Indonesia
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa terjadi pada Selasa pukul 04.40 WIB atau 05.40 WITA.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Indonesia
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Simak kronologi lengkap bencana gempa M 6,1 yang merenggut nyawa warga lansia di Kodi Utara Sumba.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Bagikan