Kemenhut Bentuk Tim Percepatan Pembersihan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatra

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Kemenhut Bentuk Tim Percepatan Pembersihan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatra

Gelondongan Kayu yang terbawa arus saat banjir di Sumut. (Foto: dok. media sosial)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MENTERI Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan sejumlah langkah yang dilakukan Kementerian Kehutanan dalam menangani kayu hanyut akibat bencana banjir. Hal tersebut disampaikan saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPR RI, Rabu (14/1).
?
Raja Juli menjelaskan Kementerian Kehutanan telah membentuk Tim Percepatan Pembersihan Kayu Terbawa Banjir melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 8563 Tahun 2025. Tim ini bertugas membersihkan fasilitas umum dan sosial dengan mengerahkan sumber daya internal kementerian, seperti Manggala Agni, polisi hutan, serta pegawai unit pelaksana teknis (UPT).
?
“Pelaksanaan di lapangan dilakukan secara kolaboratif dengan TNI, Polri, BNPB, dan Kementerian Pekerjaan Umum,” kata Raja Juli.
?
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyebut pembersihan dilakukan di sepanjang garis pantai sekitar 8 kilometer dengan melibatkan sembilan alat berat, 10 unit dump truck, serta sekitar 250 personel gabungan dari Kementerian Kehutanan, TNI, Polri, pemerintah daerah, BUMN, dan masyarakat.
?
Selain itu, Kementerian Kehutanan juga melakukan pembersihan di Pondok Pesantren Darul Mursyidin, Kabupaten Aceh Tamiang. Pembersihan area seluas 3 hektare tersebut telah rampung pada 31 Desember 2025. Tim juga terlibat dalam pembersihan tumpukan kayu di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru, tepatnya di tiga desa sepanjang Sungai Groga dan Sungai Batang Toru.

Baca juga:

Kemenhut Beri 'Lampu Hijau' Warga Aceh Hingga Sumbar Manfaatkan Kayu yang Hanyut Terbawa Banjir


?
Di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, pembersihan dilakukan di area seluas 32 hektare dengan melibatkan 87 personel Kementerian Kehutanan dan 38 unit alat berat. Tim juga membersihkan sejumlah fasilitas sosial dan umum di wilayah tersebut. Selain pembersihan, Kementerian Kehutanan membangun hunian sementara (huntara) dari papan kayu hanyut. Pembangunan dilakukan bekerja sama dengan Yayasan Rumah Zakat sebanyak 100 unit rumah dan BNPB sebanyak 330 unit rumah di Kecamatan Langkahan.
?
Untuk menindaklanjuti pemanfaatan kayu hanyut, Kementerian Kehutanan menerbitkan Surat Edaran Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) pada 8 Desember 2025, yang mengatur pemanfaatan kayu hanyut hanya untuk penanganan darurat, rehabilitasi, dan pemulihan pascabencana serta tidak untuk kegiatan komersial.
?
Aturan tersebut diperkuat melalui SK Menteri Kehutanan Nomor 863 Tahun 2025 dan kebijakan moratorium penebangan guna mencegah pencucian kayu dan menjaga fungsi lindung hutan.(Pon)

Baca juga:

Polisi dan Tim Kemenhut Baku Tembak Dengan Pemburu Liar Rusa Timor TN Komodo

#Kementerian Kehutanan #Raja Juli Antoni #Bencana Alam
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
pusat gempa itu berada di laut pada kedalaman 91 kilometer sebelah timur laut Pulau Puah.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo 5,1 mengguncang Timor Tengah Selatan, NTT, Kamis (27/5) pagi.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Indonesia
BPBD DKI Minta Warga Jakarta Waspadai Cuaca Ekstrem
Kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana, khususnya banjir dan genangan.
Dwi Astarini - Sabtu, 16 Mei 2026
BPBD DKI Minta Warga Jakarta Waspadai Cuaca Ekstrem
Indonesia
Indonesia Turunkan Karhutla 86 Persen, Menhut RI Dorong Pengakuan Hutan Adat di Forum PBB
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkap Indonesia berhasil menekan karhutla hingga 86 persen dalam satu dekade terakhir saat forum PBB di New York.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Indonesia Turunkan Karhutla 86 Persen, Menhut RI Dorong Pengakuan Hutan Adat di Forum PBB
Indonesia
2 Gajah Bengkulu Mati, Menhut Kejar PT API dan BAT Sampai Pidana
Kematian dua ekor gajah di kawasan Seblat, Bengkulu, memicu langkah tegas dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut).
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
2 Gajah Bengkulu Mati, Menhut Kejar PT API dan BAT Sampai Pidana
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Lontaran material vulkanis tersebut diidentifikasi sebagai arus piroklastik (pyroclastic density current/PDC) yang dipicu runtuhan aliran lava.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Lembaga vulkanologi setempat menetapkan Status Siaga Level 3 dalam skala lima tingkat.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
   Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Indonesia
Perayaan Seba 2026, Warga Badui Jaga 47 Gunung di Banten
Masyarakat Badui patut diapresiasi dengan menjaga keseimbangan alam, sehingga dapat mencegah potensi bencana alam.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Perayaan Seba 2026, Warga Badui Jaga 47 Gunung di Banten
Indonesia
16 Kecamatan di Kota Bandarlampung Dilanda Banjir
Personel gabungan dikerahkan melakukan pendataan dan membantu membersihkan rumah warga yang terdampak banjir.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 April 2026
16 Kecamatan di Kota Bandarlampung Dilanda Banjir
Indonesia
Provinsi Aceh Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Hingga 20 April 2026
Seluruh wilayah Aceh berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat memicu banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 April 2026
Provinsi Aceh Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Hingga 20 April 2026
Bagikan