Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta

Ilustrasi flu.(Foto: pexel/cdc)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mentayakan belum menerima adanya laporan terkait dengan virus Super Flu di Ibu Kota sampai Selasa (6/1). Kendati demikian, Pramono mengatakan pihaknya harus bersiap menghadapi dan mengatasi virus Super Flu jika nantinya masuk ke Jakarta.

"Memang sampai hari ini dari laporan yang ada di Jakarta belum ada, toh kalau ada pun kita juga harus bersiap," kata Pramono di Jakarta, Selasa (6/1).

Ia telah menginstruksikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Ani Ruspitawati untuk melakukan antisipasi agar penyakit tersebut tak menyebar ke Ibu Kota. "Jadi yang pertama ya berkaitan dengan Super Flu, saya secara khusus sudah meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan Ani untuk mempersiapkan itu," urainya.

Eks Anggota DPR empat periode ini mengaku Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini. Dengan komunikasi ini, Pramono mengklaim Jakarta mempunyai bekal untuk mengatasinya. "Dengan demikian, Jakarta untuk mengantisipasi itu sudah kami lakukan, karena memang secara khusus saya sudah memanggil Dinas Kesehatan untuk hal yang berkaitan dengan Super Flu itu," tutupnya.

Baca juga:

DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah


Berdasarkan hasil whole genome sequencing (WGS) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), virus Super Flu telah beredar di Indonesia sejak Agustus 2025 dan terdeteksi di delapan provinsi dengan total 62 kasus.

Seiring dengan perkembangan tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI telah menginformasikan kepada sejumlah fasilitas kesehatan di Ibu Kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Super Flu.

Langkah itu mencakup pengenalan gejala dan tanda penyakit, serta penguatan upaya promotif dan preventif, terutama untuk kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pneumonia. Upaya pencegahan yang ditekankan antara lain sering mencuci tangan menggunakan sabun, menggunakan masker jika sedang sakit, menerapkan etika batuk, menghindari menyentuh wajah, menjaga asupan nutrisi seimbang, minum air minimal 2 liter per hari, istirahat cukup, dan berolahraga teratur.

Selain itu, segera kunjungi fasilitas kesehatan jika keluhan berlanjut, mewaspadai tanda pneumonia dan pneumonia berat, seperti napas cepat, tarikan dinding dada ke dalam, serta saturasi oksigen di bawah 92 persen.(Asp)

Baca juga:

Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur

#Super Flu #Kesehatan #DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Serapan Belanja APBD DKI 2026 Baru 54,39 Persen, Perangkat Daerah Diminta Gercep Selesaikan Kegiatan
Perangkat daerah diminta mempercepat penyelesaian kegiatan agar realisasi anggaran tidak menumpuk pada November dan Desember.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Serapan Belanja APBD DKI 2026 Baru 54,39 Persen, Perangkat Daerah Diminta Gercep Selesaikan Kegiatan
Indonesia
Jakarta Krisis Lahan Makam, Pemprov DKI Segera Cek Aset
Pemprov DKI mengidentifikasi aset milik daerah yang berpotensi dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan lahan makam di Ibu Kota.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Jakarta Krisis Lahan Makam, Pemprov DKI Segera Cek Aset
Indonesiaku
Ternyata Sosok Pahlawan, ini Sejarah Tugu Tani yang kini Jadi Lokasi Langganan Demo Mahasiswa
Nama tugu ini sebenarnya ialah Tugu Pahlawan
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Ternyata Sosok Pahlawan, ini Sejarah Tugu Tani yang kini Jadi Lokasi Langganan Demo Mahasiswa
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Arah angin di Kalimantan belum tentu sama dengan di Laut Jawa maupun Jakarta.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Indonesia
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Petugas menyisir kawasan tersebut dan menangkap tiga pemuda berikut dua bilah celurit, dua telepon genggam, serta dua sepeda motor.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Indonesia
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Penyesuaian itu membuat sejumlah sekolah terpaksa menunggu giliran untuk direvitalisasi, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Bagikan