Musim Hujan, Wagub Rano Ingatkan Anak Buahnya Tingkatkan Kewaspadaan terhadap DBD
Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno (ANTARA/Lia Wanadriani Santosa)
MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk mempercepat program penanganan tuberkulosis (Tb) dan demam berdarah dengue (DBD) agar kasusnya dapat ditekan secara signifikan. Oleh karena itu, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno mengajak seluruh lapisan masyarakat meningkatkan kewaspadaan agar upaya penanganan berjalan efektif.
"Jadi Tb harus kita tangani bersama. Hal ini juga menjadi perhatian Presiden untuk percepatan pemberantasannya. Alhamdulillah, beberapa langkah sudah dilakukan dan penanganannya terus berjalan,” kata Wagub Rano di Jakarta Barat, yang dikutip Selasa (6/12).
Menurutnya, upaya penanganan Tb harus dilaksanakan secara kolaboratif lintas sektor. Selain itu, dibutuhkan juga dukungan fasilitas kesehatan, tenaga medis, serta partisipasi aktif masyarakat, terutama dalam upaya deteksi dini. "Kami telah melakukan sejumlah langkah penanganan di beberapa wilayah. Diharapkan, upaya ini dapat berjalan optimal sehingga dampak penanganannya dirasakan langsung oleh warga," tegasnya.
Baca juga:
Lebih jauh Rano mengingatkan jajarannya untuk mewaspadai potensi peningkatan kasus DBD seiring memasuki musim hujan. Ia menilai periode pergantian musim kerap menjadi momen rawan munculnya kasus DBD di sejumlah wilayah. "Karena Jakarta masih berada di posisi yang cukup tinggi, ini harus kita tangani bersama," ujarnya.
Wagub Rano menekankan pentingnya penguatan langkah pencegahan melalui gerakan 3M di tingkat masyarakat, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang atau memusnahkan barang bekas yang berpotensi menampung air. Ia juga mengingatkan jajaran pemerintah dan warga agar tidak lengah karena kelalaian kecil dapat menjadi penyebab munculnya sarang nyamuk.
"Oleh karena itu, peran petugas juru pemantau jentik (jumantik) di lingkungan warga terus dioptimalkan. Tim jumantik menjadi garda terdepan dalam pengawasan dan pencegahan penyebaran DBD di permukiman," pungkasnya.(Asp)
Baca juga:
Puncak Kasus DBD Terjadi April, Dinkes DKI Siapkan Strategi ini
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Bongkar Monorel Mangkrak di Rasuna Said, Pemprov DKI Siapkan Anggaran Rp 100 Miliar
Pimpinan DPRD DKI Minta Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Dilakukan Malam Hari
Wagub Rano Pastikan Pemulihan Siswa Korban Tertabrak Mobil MBG di SDN Kalibaru 01
Pemprov DKI Klaim Modifikasi Cuaca Berhasil Redam Hujan Ekstrem Malam Pergantian Tahun 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Musim Hujan, Wagub Rano Ingatkan Anak Buahnya Tingkatkan Kewaspadaan terhadap DBD
Sisa Sampah Tahun Baru di Pulau Seribu Capai 2,9 Ton
Hari Pertama 2026, Naik Bus TransJakarta, MRT, dan LRT Gratis
3.845 Petugas Kebersihan disiagakan di Jakarta Angkut Sampah Malam Tahun Baru 2026
Malam Tahun Baru, 300 Pasukan Hujau Disiapkan di Jakarta Siaga Pohon Tumbang