MerahPutih.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mendapatkan penghargaan antikorupsi dari Perdana International Anti-Corruption Champion Foundation (PIACCF). Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, keberanian, dedikasi, dan komitmen Novel dalam memberantas korupsi.
Selain Novel, PIACCF juga memberikan penghargaan kepada mendiang Kevin Anthony Morais, penuntut pada Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia. Penghargaan ini diberikan di Putrajaya Marriot Hotel, Kuala Lumpur, Selasa (11/2) malam.
Baca Juga
"Penghargaan ini adalah bentuk dukungan dan penghormatan terhadap semua pihak yang memilih jalan untuk berjuang memberantas korupsi, baik di Malaysia, Indonesia dan di seluruh dunia," kata Novel dalam keterangan tertulis yang diterima MerahPutih.com, Rabu (12/2).
Penyidik KPK, Novel,menerima penghargaan Perdana International Anti-Corruption Champion Foundation (PIACCF) di Putrajaya– Malaysia (11/02). Penghargaan ini jg diberikan kpd Alm. Kevin Anthony Morais, penuntut pada Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia, yg terbunuh pd tahun 2015. pic.twitter.com/FJ2OYVK0Su
— KPK (@KPK_RI) February 12, 2020
Menurut Novel penghargaan yang ia terima merupakan inisiatif yang menegaskan bahwa isu pemberantasan korupsi bukan hanya permasalahan masing-masing negara.
"Tetapi juga merupakan masalah bersama masyarakat dunia," imbuhnya.
Baca Juga
Berkas Perkara Lengkap, Pelaku Penyerangan Novel Baswedan tak Bertambah
Dalam kesempatan ini, Novel menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Malaysia atas pencapaian peningkatan Indeks Persepsi Korupsi (CPI) sebesar 6 (enam) point pada tahun 2019.
"Hal ini merupakan pencapaian yg luar biasa, yang hanya bisa tercapai atas kerja keras dan konsistensi dalam menindak dan mencegah korupsi," ujarnya.
Selain itu, Novel juga mengapresiasi upaya Pemerintah Malaysia dalam memberikan perlindungan kepada para petugasnya dalam melaksanakan tugas untuk memberantas korupsi.
Baca Juga
KPK Sebut Mata Kiri Novel Baswedan Tak Dapat Diperbaiki Lagi
"Saya juga berharap semoga pegawai KPK, dan para aktifis anti-korupsi di Indonesia terus bersemangat untuk berjuang melawan korupsi, di tengah pelemahan terhadap KPK yang sekarang sedang terjadi," kata Novel. (Pon)