Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Dolar AS Akhirnya Tumbang, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Langsung Melesat Tajam Jelang Rapat Dewan Gubernur BI

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 2 jam, 20 menit lalu
Dolar AS Akhirnya Tumbang, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Langsung Melesat Tajam Jelang Rapat Dewan Gubernur BI

Pecahan seratus ribu rupiah di atas uang dolar AS, pada pusat uang tunai sebuah bank di Jakarta. (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan Kamis sore menguat 82 poin atau 0,45 persen menjadi Rp17.986 per dolar AS dari sebelumnya Rp18.068 per dolar AS.

Baca juga:

IHSG Sukses Melaju di Zona Hijau Bersama Bursa Saham Asia Sore Ini

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menilai rencana aksi pembuat kebijakan dalam memitigasi dampak cuaca ekstrem menjadi motor utama apresiasi mata uang lokal. Penguatan fundamental ekonomi dalam negeri berhasil menarik minat investasi portofolio.

Rencana pemerintah menjaga inflasi dan langkah pelaksanaan mitigasi dampak el-nino mendapat apresiasi positif pelaku pasar,

ungkap Rully dikutip Antara, Kamis (16/7).

Ketahanan Pangan Perkuat Otot Rupiah

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, memastikan kesiapan cadangan komoditas pokok strategis selain beras demi memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat menghadapi musim kemarau.

Langkah intervensi melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) turut menjaga ekspektasi inflasi tetap berada dalam koridor target Bank Indonesia sebesar 1,5 hingga 3,5 persen.

Keberhasilan pengendalian harga barang pokok ini tecermin dari data inventaris logistik nasional terkini:

  • Cadangan Beras Bulog: Mencapai angka 5,2 juta ton per data operasional tanggal 8 Juli 2026.

  • Stok Jagung Pakan: Tersedia sebanyak 188 ribu ton guna penyaluran subsidi bagi peternak unggas.

  • Cadangan Minyak Goreng: Tersebar di gudang Bulog dan ID Food sebanyak 1,1 ribu kiloliter.

  • Stok Gula Konsumsi: Amankan volume sekitar 2,79 ribu ton pada lembaga pengelola pangan BUMN.

  • Persediaan Daging Ayam: Tersimpan stok sebesar 38 ton melalui jaringan distribusi ID Food.

  • Pangan Daerah Provinsi: Tercatat akumulasi total 7,34 ribu ton sampai akhir bulan Juni lalu.

  • Pangan Kabupaten/Kota: Tersebar total 13,15 ribu ton pada 323 wilayah administratif.

Dukungan Rating S&P dan Sentimen Global

Rully Nova menambahkan, pengelolaan stabilitas harga komoditas menjadi krusial di tengah ketidakpastian geopolitik global memicu lonjakan harga minyak dunia.

Pelaku pasar saat ini memilih sikap wait and see menjelang pelaksanaan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pekan depan.

“BI kemungkinan tetap menahan suku bunga acuan 5,75 persen dan menjalankan bauran kebijakan bukan bunga melalui lelang SRBI (Sekuritas Rupiah Bank Indonesia), intervensi valas, serta SUN (Surat Utang Negara) secara efektif,” ucap Rully.

Baca juga:

Menkeu Purbaya Minta Investor Borong Saham dan Lepas Dolar AS Usai Rating S&P Stabil

Kepercayaan investor internasional terhadap Indonesia semakin tebal setelah lembaga pemeringkat S&P Global Ratings mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level layak investasi (BBB) dengan prospek stabil.

Faktor eksternal berupa penurunan laju inflasi Amerika Serikat turut menekan indeks dolar AS, sehingga memberikan ruang penguatan bagi mata uang regional.

Kondisi tersebut membawa Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia ikut bergerak naik menuju level Rp18.041 per dolar AS dibandingkan catatan hari sebelumnya sebesar Rp18.064 per dolar AS.

#Bank Indonesia #Dolar AS #Rupiah #Kurs Rupiah #Harga Rupiah #Rupiah Menguat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Dolar AS Akhirnya Tumbang, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Langsung Melesat Tajam Jelang Rapat Dewan Gubernur BI
Langkah intervensi melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) turut menjaga ekspektasi inflasi tetap berada dalam koridor target Bank Indonesia
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 20 menit lalu
Dolar AS Akhirnya Tumbang, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Langsung Melesat Tajam Jelang Rapat Dewan Gubernur BI
Indonesia
Rasio Utang Pemerintah Terus Meningkat, Tercatat Telah Capai 40,54 Persen PDB
Menkeu dalam merespons kekhawatiran sejumlah fraksi DPR RI soal rasio utang yang kian meningkat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Rasio Utang Pemerintah Terus Meningkat, Tercatat Telah Capai 40,54 Persen PDB
Indonesia
Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran
Pembatalan pembukaan Selat Hormuz memicu kekhawatiran datangnya guncangan inflasi jilid baru akibat kenaikan biaya logistik dunia
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran
Indonesia
Rupiah Kembali Tunjukan Pelemahan, Berbagai Sentimen Terus Menekan Nilai Tukar
Tukar rupiah diperkirakan bergerak pada kisaran Rp 18.000 - Rp 18.128 per dolar AS dalam sepekan ke depan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Rupiah Kembali Tunjukan Pelemahan, Berbagai Sentimen Terus Menekan Nilai Tukar
Indonesia
IHSG Hari Ini Tembus 5.936, Indeks LQ45 Meroket Ikuti Tren
Kenaikan harga saham sektor perbankan dan komoditas menjadi motor penggerak utama indeks harga saham gabungan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Juli 2026
IHSG Hari Ini Tembus 5.936, Indeks LQ45 Meroket Ikuti Tren
Indonesia
Cadangan Devisa Indonesia Cuma Naik Tipis, Cukup Buat 5,5 Bulan Impor
Pada RDG Bulanan 18 Juni 2026, BI juga melanjutkan pengetatan kebijakan moneter dengan kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Cadangan Devisa Indonesia Cuma Naik Tipis, Cukup Buat  5,5 Bulan Impor
Indonesia
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Kelompok saham berkapitalisasi besar ikut mendorong laju indeks sektoral berada pada zona hijau
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Indonesia
Dana Asing Makin Keluar dari Indonesia, Rupiah Makin Tertekan
Dari data juga menunjukan, sentimen global, ketidakpastian masih tinggi mengenai potensi kesepakatan damai di Timur Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Dana Asing Makin Keluar dari Indonesia, Rupiah Makin Tertekan
Indonesia
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS, Investor Asing Kuras Pasar Saham Domestik
Dari pasar internasional, pelaku ekonomi terus memantau dinamika politik Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS, Investor Asing Kuras Pasar Saham Domestik
Indonesia
Rupiah dan IHSG Kompak Melemah, Stabilitas Makroekonomi Jangka Pendek Jadi Kunci
Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menegaskan pentingnya menjaga stabilitas makroekonomi dalam merespons dinamika global yang penuh ketidakpastian.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Rupiah dan IHSG Kompak Melemah, Stabilitas Makroekonomi Jangka Pendek Jadi Kunci
Bagikan