Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran

Ilustrasi (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Senin (13/7) sore mengalami pelemahan hingga 44 poin atau 0,24 persen menjadi Rp18.109 per dolar AS dari sebelumnya Rp18.065 per dolar AS.

Baca juga:

Sentimen Kecerdasan Buatan Selamatkan Wajah IHSG Pagi Ini, Saham Unggulan LQ45 Ikut Merangkak Naik

Sentimen negatif akibat eskalasi militer di Timur Tengah memaksa nilai tukar rupiah bertekuk lutut menghadapi gempuran dolar Amerika Serikat. Investor berbondong-bondong mengamankan aset safe haven, meninggalkan mata uang negara berkembang dalam posisi tertekan.

Teheran menargetkan fasilitas AS di negara-negara di seluruh Teluk pada hari Minggu (12/7) dan mengatakan telah kembali menutup Selat Hormuz,

ujar Analis Pasar Uang Ibrahim Assuaibi.

Rincian Kejatuhan Kurs Rupiah dan Indikator Pasar

Kondisi saling serang menggunakan rudal serta drone antara Amerika Serikat dan Iran memicu kepanikan luar biasa di sektor perdagangan valuta asing.

Hambatan logistik jalur laut global kini berada di depan mata akibat ketegangan militer tersebut.

Data lengkap pergerakan nilai tukar rupiah beserta indikator pasar uang sore ini:

  • Penutupan Kurs Rupiah: Melemah sebesar 44 poin atau setara 0,24 persen.

  • Nilai Kurs Sore Ini: Berada pada level Rp18.109 per dolar AS.

  • Posisi Kurs Sebelumnya: Bertengger pada angka Rp18.065 per dolar AS.

  • Kurs Jisdor Bank Indonesia: Melorot ke level Rp18.131 per dolar AS.

  • Posisi Kurs Jisdor Sebelumnya: Berada pada level Rp18.069 per dolar AS.

  • Pemicu Utama Geopolitik: Serangan rudal dan drone Iran ke fasilitas Amerika Serikat pada hari Minggu (12/7/2026).

  • Dampak Jalur Logistik: Pemblokiran kembali Selat Hormuz oleh pihak militer Teheran.

Ancaman Inflasi Global dan Kebijakan Federal Reserve

Konflik bersenjata ini merusak rencana masa depan perjanjian sementara AS-Iran hasil negosiasi intensif selama 60 hari pada bulan lalu.

Pembatalan pembukaan Selat Hormuz memicu kekhawatiran datangnya guncangan inflasi jilid baru akibat kenaikan biaya logistik dunia.

Spekulasi pasar kini mengarah pada potensi kebijakan ketat bank sentral Amerika Serikat terkait pengelolaan suku bunga acuan.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Tembus 5.936, Indeks LQ45 Meroket Ikuti Tren

Risalah pertemuan Federal Reserve bulan Juni menunjukkan kekhawatiran mendalam para pembuat kebijakan terhadap tekanan inflasi tinggi.

Sinyal mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama kini semakin menguat di kalangan pejabat bank sentral.

“Beberapa pembuat kebijakan percaya ada alasan untuk menaikkan suku bunga, sementara para pejabat secara umum menyatakan kekhawatiran lebih besar atas tekanan inflasi bahkan ketika kekhawatiran tentang pasar tenaga kerja mereda,” tutur Ibrahim Assuaibi.

#Dolar AS #Rupiah #Kurs Rupiah #Rupiah Anjlok #Rupiah Melemah #Pelemahan Rupiah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Pergerakan IHSG anjlok parah ke level 6.031 dan nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp17.915 per USD. Simak rincian pergerakan pasar selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Indonesia
Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?
Cari tahu penyebab nilai tukar rupiah hari ini menguat tajam terhadap dolar AS. Cek update terbaru pergerakan kurs JISDOR dan imbas inflasi Amerika Serikat di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?
Indonesia
Ketegangan AS-Iran Makin Menjadi, Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terancam Tembus Rp18.000
Prediksi nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp18.000 akibat naiknya harga minyak global imbas konflik AS-Iran dan perombakan kabinet Prabowo. Cek analisis lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Ketegangan AS-Iran Makin Menjadi, Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terancam Tembus Rp18.000
Indonesia
Rupiah Kembali Dekati Rp 18.000 Per Dolar, Pengumuman Inflasi Mempengaruhi
Pelemahan rupiah dipengaruhi pengumuman inflasi Indonesia yang mencapai 3,28 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Rupiah Kembali Dekati Rp 18.000 Per Dolar, Pengumuman Inflasi Mempengaruhi
Indonesia
Akhirnya Dolar AS Keok ke Rp17.894, Simak Jurus Intervensi BI dan Efek Jatuhnya Harga Minyak Dunia
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sukses menguat tajam ke level Rp17.894! Simak faktor utamanya, mulai dari manuver berani Bank Indonesia hingga anjloknya harga minyak dunia.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Akhirnya Dolar AS Keok ke Rp17.894, Simak Jurus Intervensi BI dan Efek Jatuhnya Harga Minyak Dunia
Indonesia
Dolar AS Keok! Cek Prediksi Kurs Rupiah Hari Ini Usai Arab Saudi Buka Kran Ekspor Minyak
Nilai tukar rupiah hari ini terpantau menguat terhadap dolar AS berkat anjloknya harga minyak dunia dan intervensi sigap Bank Indonesia. Cek prediksi kurs selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Dolar AS Keok! Cek Prediksi Kurs Rupiah Hari Ini Usai Arab Saudi Buka Kran Ekspor Minyak
Indonesia
Rupiah Hari Ini Loyo ke Rp17.981, Ancaman The Fed & Harga Minyak Jadi Biang Keroknya
Nilai tukar rupiah hari ini ditutup melemah ke level Rp17.981 per dolar AS gara-gara ancaman pengetatan kebijakan The Fed dan naiknya harga minyak. Cek analisis kurs selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Rupiah Hari Ini Loyo ke Rp17.981, Ancaman The Fed & Harga Minyak Jadi Biang Keroknya
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Tertekan Inflasi Global dan Risiko Fiska
Tekanan nilai tukar juga didorong oleh kebutuhan valas importir menjelang akhir triwulan III, serta arus keluar dana dari portofolio aset negara emerging markets di tengah kenaikan imbal hasil (yield) obligasi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Nilai Tukar Rupiah Tertekan Inflasi Global dan Risiko Fiska
Indonesia
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS, Skenario Intervensi BI dan Pemicu Utamanya
Nilai tukar Rupiah hari ini tembus Rp18.000 per dolar AS. Simak penjelasan lengkap Bank Indonesia (BI) soal penyebab dolar naik tajam dan strategi intervensi pasarnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS, Skenario Intervensi BI dan Pemicu Utamanya
Indonesia
Stabilkan Rupiah, BI Tahan BI Rate di 5,75 Persen
Selain mempertimbangkan dampak ke pertumbuhan, BI memilih menggunakan instrumen lain untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan mendorong aliran modal masuk.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Stabilkan Rupiah, BI Tahan BI Rate di 5,75 Persen
Bagikan