Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 1 jam, 34 menit lalu
Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran

Ilustrasi (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Senin (13/7) sore mengalami pelemahan hingga 44 poin atau 0,24 persen menjadi Rp18.109 per dolar AS dari sebelumnya Rp18.065 per dolar AS.

Baca juga:

Sentimen Kecerdasan Buatan Selamatkan Wajah IHSG Pagi Ini, Saham Unggulan LQ45 Ikut Merangkak Naik

Sentimen negatif akibat eskalasi militer di Timur Tengah memaksa nilai tukar rupiah bertekuk lutut menghadapi gempuran dolar Amerika Serikat. Investor berbondong-bondong mengamankan aset safe haven, meninggalkan mata uang negara berkembang dalam posisi tertekan.

Teheran menargetkan fasilitas AS di negara-negara di seluruh Teluk pada hari Minggu (12/7) dan mengatakan telah kembali menutup Selat Hormuz,

ujar Analis Pasar Uang Ibrahim Assuaibi.

Rincian Kejatuhan Kurs Rupiah dan Indikator Pasar

Kondisi saling serang menggunakan rudal serta drone antara Amerika Serikat dan Iran memicu kepanikan luar biasa di sektor perdagangan valuta asing.

Hambatan logistik jalur laut global kini berada di depan mata akibat ketegangan militer tersebut.

Data lengkap pergerakan nilai tukar rupiah beserta indikator pasar uang sore ini:

  • Penutupan Kurs Rupiah: Melemah sebesar 44 poin atau setara 0,24 persen.

  • Nilai Kurs Sore Ini: Berada pada level Rp18.109 per dolar AS.

  • Posisi Kurs Sebelumnya: Bertengger pada angka Rp18.065 per dolar AS.

  • Kurs Jisdor Bank Indonesia: Melorot ke level Rp18.131 per dolar AS.

  • Posisi Kurs Jisdor Sebelumnya: Berada pada level Rp18.069 per dolar AS.

  • Pemicu Utama Geopolitik: Serangan rudal dan drone Iran ke fasilitas Amerika Serikat pada hari Minggu (12/7/2026).

  • Dampak Jalur Logistik: Pemblokiran kembali Selat Hormuz oleh pihak militer Teheran.

Ancaman Inflasi Global dan Kebijakan Federal Reserve

Konflik bersenjata ini merusak rencana masa depan perjanjian sementara AS-Iran hasil negosiasi intensif selama 60 hari pada bulan lalu.

Pembatalan pembukaan Selat Hormuz memicu kekhawatiran datangnya guncangan inflasi jilid baru akibat kenaikan biaya logistik dunia.

Spekulasi pasar kini mengarah pada potensi kebijakan ketat bank sentral Amerika Serikat terkait pengelolaan suku bunga acuan.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Tembus 5.936, Indeks LQ45 Meroket Ikuti Tren

Risalah pertemuan Federal Reserve bulan Juni menunjukkan kekhawatiran mendalam para pembuat kebijakan terhadap tekanan inflasi tinggi.

Sinyal mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama kini semakin menguat di kalangan pejabat bank sentral.

“Beberapa pembuat kebijakan percaya ada alasan untuk menaikkan suku bunga, sementara para pejabat secara umum menyatakan kekhawatiran lebih besar atas tekanan inflasi bahkan ketika kekhawatiran tentang pasar tenaga kerja mereda,” tutur Ibrahim Assuaibi.

#Dolar AS #Rupiah #Kurs Rupiah #Rupiah Anjlok #Rupiah Melemah #Pelemahan Rupiah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran
Pembatalan pembukaan Selat Hormuz memicu kekhawatiran datangnya guncangan inflasi jilid baru akibat kenaikan biaya logistik dunia
Angga Yudha Pratama - 1 jam, 34 menit lalu
Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran
Indonesia
Rupiah Kembali Tunjukan Pelemahan, Berbagai Sentimen Terus Menekan Nilai Tukar
Tukar rupiah diperkirakan bergerak pada kisaran Rp 18.000 - Rp 18.128 per dolar AS dalam sepekan ke depan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Rupiah Kembali Tunjukan Pelemahan, Berbagai Sentimen Terus Menekan Nilai Tukar
Indonesia
IHSG Hari Ini Tembus 5.936, Indeks LQ45 Meroket Ikuti Tren
Kenaikan harga saham sektor perbankan dan komoditas menjadi motor penggerak utama indeks harga saham gabungan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Juli 2026
IHSG Hari Ini Tembus 5.936, Indeks LQ45 Meroket Ikuti Tren
Indonesia
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Kelompok saham berkapitalisasi besar ikut mendorong laju indeks sektoral berada pada zona hijau
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Indonesia
Dana Asing Makin Keluar dari Indonesia, Rupiah Makin Tertekan
Dari data juga menunjukan, sentimen global, ketidakpastian masih tinggi mengenai potensi kesepakatan damai di Timur Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Dana Asing Makin Keluar dari Indonesia, Rupiah Makin Tertekan
Indonesia
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS, Investor Asing Kuras Pasar Saham Domestik
Dari pasar internasional, pelaku ekonomi terus memantau dinamika politik Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS, Investor Asing Kuras Pasar Saham Domestik
Indonesia
Rupiah dan IHSG Kompak Melemah, Stabilitas Makroekonomi Jangka Pendek Jadi Kunci
Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menegaskan pentingnya menjaga stabilitas makroekonomi dalam merespons dinamika global yang penuh ketidakpastian.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Rupiah dan IHSG Kompak Melemah, Stabilitas Makroekonomi Jangka Pendek Jadi Kunci
Indonesia
IHSG Hari Ini Longsor ke Level 5.801 Bareng Indeks Saham LQ45, Rupiah Keok Dekati Rp18.000 Per Dolar AS
Tekanan eksternal membuat posisi mata uang Garuda sulit keluar dari zona merah pada perdagangan jangka pendek
Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 Juni 2026
IHSG Hari Ini Longsor ke Level 5.801 Bareng Indeks Saham LQ45, Rupiah Keok Dekati Rp18.000 Per Dolar AS
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp 17.978 per Dolar AS pada Perdagangan 26 Juni 2026
Rupiah kembali melemah pada Jumat (26/6). Kini, nilai tukar Rupiah menembus Rp 17.978 per dolar AS.
Soffi Amira - Jumat, 26 Juni 2026
Rupiah Melemah ke Rp 17.978 per Dolar AS pada Perdagangan 26 Juni 2026
Indonesia
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Nyaris Tembus Rp 18.000 pada Perdagangan Kamis (25/6)
Dolar AS kini kembali menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (25/6). Rupiah menembus Rp 17.936.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Nyaris Tembus Rp 18.000 pada Perdagangan Kamis (25/6)
Bagikan