Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS, Investor Asing Kuras Pasar Saham Domestik

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 1 jam, 25 menit lalu
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS, Investor Asing Kuras Pasar Saham Domestik

Ilustrasi. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah pada perdagangan Rabu pagi.

Mata uang Garuda merosot 37 poin atau 0,21 persen ke posisi Rp17.944 per dolar AS, bergeser dari penutupan sebelumnya pada level Rp17.907 per dolar AS. Pergerakan hari ini terbebani oleh sentimen internal dan ketidakpastian pasar global.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Longsor ke Level 5.801 Bareng Indeks Saham LQ45, Rupiah Keok Dekati Rp18.000 Per Dolar AS

Investor Asing Kabur dari Pasar Saham

Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede menyebut aksi jual pelaku pasar modal memicu pelemahan mata uang lokal. Modal asing terus keluar dari pasar saham domestik dalam jumlah besar.

Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp1.044.340.800.000 (58,20 juta dolar AS), memicu penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 3,05 persen ke level 5.643,

ujar Josua.

Josua memproyeksikan kurs rupiah hari ini bergerak fluktuatif pada kisaran Rp17.825 hingga Rp17.950 per dolar AS. Tekanan terhadap mata uang domestik ini bertepatan dengan rencana Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data inflasi Juni 2026 dan neraca perdagangan Mei 2026.

Analis memperkirakan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) naik menjadi 0,50 persen month on month (mom) atau 3,41 persen year on year (yoy). Kenaikan harga energi non-subsidi dan ongkos transportasi memicu lonjakan biaya input ke harga konsumen.

Sebaliknya, surplus neraca perdagangan Indonesia berpotensi melebar menjadi 1,13 miliar dolar AS dari capaian bulan sebelumnya senilai 0,09 miliar dolar AS. Pemulihan perdagangan luar negeri terjadi seiring normalisasi aktivitas impor pasca-Lebaran, walau tren tahunan menunjukkan penyempitan surplus secara berkala.

Sentimen Global dan Kebijakan Suku Bunga The Fed

Dari pasar internasional, pelaku ekonomi terus memantau dinamika politik Timur Tengah. Pasar menantikan hasil perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran di Doha, Qatar, guna meredakan konflik di Selat Hormuz.

Kelancaran lalu lintas kapal tanker minyak mulai memulihkan pasokan energi global sekaligus meredam spekulasi kenaikan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed).

Baca juga:

Rupiah Melemah ke Rp 17.978 per Dolar AS pada Perdagangan 26 Juni 2026

Namun, seabgaimana dikutip Antara, bank sentral AS masih menunjukkan sikap hati-hati terhadap penurunan suku bunga acuan dalam waktu dekat. Ketatnya pasar tenaga kerja AS memicu kekhawatiran inflasi bertahan lama.

"Proyeksi hawkish dari FOMC (Federal Open Market Committee), ditopang ketahanan pasar tenaga kerja AS serta inflasi inti persisten, memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga tetap berada pada level tinggi untuk jangka waktu lebih lama," kata Josua

#Dolar AS #Rupiah #Kurs Rupiah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS, Investor Asing Kuras Pasar Saham Domestik
Dari pasar internasional, pelaku ekonomi terus memantau dinamika politik Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - 1 jam, 25 menit lalu
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS, Investor Asing Kuras Pasar Saham Domestik
Indonesia
Rupiah dan IHSG Kompak Melemah, Stabilitas Makroekonomi Jangka Pendek Jadi Kunci
Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menegaskan pentingnya menjaga stabilitas makroekonomi dalam merespons dinamika global yang penuh ketidakpastian.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Rupiah dan IHSG Kompak Melemah, Stabilitas Makroekonomi Jangka Pendek Jadi Kunci
Indonesia
IHSG Hari Ini Longsor ke Level 5.801 Bareng Indeks Saham LQ45, Rupiah Keok Dekati Rp18.000 Per Dolar AS
Tekanan eksternal membuat posisi mata uang Garuda sulit keluar dari zona merah pada perdagangan jangka pendek
Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 Juni 2026
IHSG Hari Ini Longsor ke Level 5.801 Bareng Indeks Saham LQ45, Rupiah Keok Dekati Rp18.000 Per Dolar AS
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp 17.978 per Dolar AS pada Perdagangan 26 Juni 2026
Rupiah kembali melemah pada Jumat (26/6). Kini, nilai tukar Rupiah menembus Rp 17.978 per dolar AS.
Soffi Amira - Jumat, 26 Juni 2026
Rupiah Melemah ke Rp 17.978 per Dolar AS pada Perdagangan 26 Juni 2026
Indonesia
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Nyaris Tembus Rp 18.000 pada Perdagangan Kamis (25/6)
Dolar AS kini kembali menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (25/6). Rupiah menembus Rp 17.936.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Nyaris Tembus Rp 18.000 pada Perdagangan Kamis (25/6)
Indonesia
Rupiah Hampir Jebol ke Rp 18.000, IHSG Langsung Kejang-Kejang Masuk Zona Merah pada Penutupan Perdagangan Rabu (24/6)
Status Indonesia pada ulasan Morgan Stanley Capital International (MSCI) belum mengalami perubahan positif, sehingga bursa domestik kehilangan daya dongkrak jangka pendek
Angga Yudha Pratama - Rabu, 24 Juni 2026
Rupiah Hampir Jebol ke Rp 18.000, IHSG Langsung Kejang-Kejang Masuk Zona Merah pada Penutupan Perdagangan Rabu (24/6)
Indonesia
Presiden Prabowo Akui Rupiah Melemah Akibat Aliran Modal Lari ke Luar Negeri, Janji Ubah Sistem Ekonomi
Presiden menyayangkan keuntungan perdagangan senilai USD 436 miliar tersebut, sebagian besar, yaitu senilai USD 343 miliar, langsung dialirkan kembali ke luar negeri oleh para pemilik modal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Presiden Prabowo Akui Rupiah Melemah Akibat Aliran Modal Lari ke Luar Negeri, Janji Ubah Sistem Ekonomi
Indonesia
Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Senin (22/6), Mulut Pedas Donald Trump Guncang Pasar
Kementerian Luar Negeri Iran mengklaim adanya kemajuan positif, sementara mediator Qatar dan Pakistan mengonfirmasi tercapainya peta jalan kesepakatan lebih luas
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Senin (22/6), Mulut Pedas Donald Trump Guncang Pasar
Indonesia
Rupiah Bakal Terus Tertekan Jika Harga Minyak Dunia Naik
pelemahan rupiah, masih dipengaruhi oleh faktor global kembali meningkatnya harga minyak dunia seiring ancaman Presiden Trump untuk menyerang Lebanon.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Rupiah Bakal Terus Tertekan Jika Harga Minyak Dunia Naik
Indonesia
Perdamaian Iran dan AS, Diyakini Kuatkan Rupiah
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran diyakini berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Perdamaian Iran dan AS, Diyakini Kuatkan Rupiah
Bagikan