Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS, Investor Asing Kuras Pasar Saham Domestik

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS, Investor Asing Kuras Pasar Saham Domestik

Ilustrasi. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah pada perdagangan Rabu pagi.

Mata uang Garuda merosot 37 poin atau 0,21 persen ke posisi Rp17.944 per dolar AS, bergeser dari penutupan sebelumnya pada level Rp17.907 per dolar AS. Pergerakan hari ini terbebani oleh sentimen internal dan ketidakpastian pasar global.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Longsor ke Level 5.801 Bareng Indeks Saham LQ45, Rupiah Keok Dekati Rp18.000 Per Dolar AS

Investor Asing Kabur dari Pasar Saham

Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede menyebut aksi jual pelaku pasar modal memicu pelemahan mata uang lokal. Modal asing terus keluar dari pasar saham domestik dalam jumlah besar.

Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp1.044.340.800.000 (58,20 juta dolar AS), memicu penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 3,05 persen ke level 5.643,

ujar Josua.

Josua memproyeksikan kurs rupiah hari ini bergerak fluktuatif pada kisaran Rp17.825 hingga Rp17.950 per dolar AS. Tekanan terhadap mata uang domestik ini bertepatan dengan rencana Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data inflasi Juni 2026 dan neraca perdagangan Mei 2026.

Analis memperkirakan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) naik menjadi 0,50 persen month on month (mom) atau 3,41 persen year on year (yoy). Kenaikan harga energi non-subsidi dan ongkos transportasi memicu lonjakan biaya input ke harga konsumen.

Sebaliknya, surplus neraca perdagangan Indonesia berpotensi melebar menjadi 1,13 miliar dolar AS dari capaian bulan sebelumnya senilai 0,09 miliar dolar AS. Pemulihan perdagangan luar negeri terjadi seiring normalisasi aktivitas impor pasca-Lebaran, walau tren tahunan menunjukkan penyempitan surplus secara berkala.

Sentimen Global dan Kebijakan Suku Bunga The Fed

Dari pasar internasional, pelaku ekonomi terus memantau dinamika politik Timur Tengah. Pasar menantikan hasil perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran di Doha, Qatar, guna meredakan konflik di Selat Hormuz.

Kelancaran lalu lintas kapal tanker minyak mulai memulihkan pasokan energi global sekaligus meredam spekulasi kenaikan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed).

Baca juga:

Rupiah Melemah ke Rp 17.978 per Dolar AS pada Perdagangan 26 Juni 2026

Namun, seabgaimana dikutip Antara, bank sentral AS masih menunjukkan sikap hati-hati terhadap penurunan suku bunga acuan dalam waktu dekat. Ketatnya pasar tenaga kerja AS memicu kekhawatiran inflasi bertahan lama.

"Proyeksi hawkish dari FOMC (Federal Open Market Committee), ditopang ketahanan pasar tenaga kerja AS serta inflasi inti persisten, memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga tetap berada pada level tinggi untuk jangka waktu lebih lama," kata Josua

#Dolar AS #Rupiah #Kurs Rupiah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Akhirnya Dolar AS Keok ke Rp17.894, Simak Jurus Intervensi BI dan Efek Jatuhnya Harga Minyak Dunia
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sukses menguat tajam ke level Rp17.894! Simak faktor utamanya, mulai dari manuver berani Bank Indonesia hingga anjloknya harga minyak dunia.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Akhirnya Dolar AS Keok ke Rp17.894, Simak Jurus Intervensi BI dan Efek Jatuhnya Harga Minyak Dunia
Indonesia
Dolar AS Keok! Cek Prediksi Kurs Rupiah Hari Ini Usai Arab Saudi Buka Kran Ekspor Minyak
Nilai tukar rupiah hari ini terpantau menguat terhadap dolar AS berkat anjloknya harga minyak dunia dan intervensi sigap Bank Indonesia. Cek prediksi kurs selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Dolar AS Keok! Cek Prediksi Kurs Rupiah Hari Ini Usai Arab Saudi Buka Kran Ekspor Minyak
Indonesia
Rupiah Hari Ini Loyo ke Rp17.981, Ancaman The Fed & Harga Minyak Jadi Biang Keroknya
Nilai tukar rupiah hari ini ditutup melemah ke level Rp17.981 per dolar AS gara-gara ancaman pengetatan kebijakan The Fed dan naiknya harga minyak. Cek analisis kurs selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Rupiah Hari Ini Loyo ke Rp17.981, Ancaman The Fed & Harga Minyak Jadi Biang Keroknya
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Tertekan Inflasi Global dan Risiko Fiska
Tekanan nilai tukar juga didorong oleh kebutuhan valas importir menjelang akhir triwulan III, serta arus keluar dana dari portofolio aset negara emerging markets di tengah kenaikan imbal hasil (yield) obligasi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Nilai Tukar Rupiah Tertekan Inflasi Global dan Risiko Fiska
Indonesia
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS, Skenario Intervensi BI dan Pemicu Utamanya
Nilai tukar Rupiah hari ini tembus Rp18.000 per dolar AS. Simak penjelasan lengkap Bank Indonesia (BI) soal penyebab dolar naik tajam dan strategi intervensi pasarnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS, Skenario Intervensi BI dan Pemicu Utamanya
Indonesia
Stabilkan Rupiah, BI Tahan BI Rate di 5,75 Persen
Selain mempertimbangkan dampak ke pertumbuhan, BI memilih menggunakan instrumen lain untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan mendorong aliran modal masuk.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Stabilkan Rupiah, BI Tahan BI Rate di 5,75 Persen
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp17.879, IHSG Justru Dibuka Menguat
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (22/9).
Yusuf Abdillah - Selasa, 22 September 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.879, IHSG Justru Dibuka Menguat
Indonesia
Kendalikan Rupiah, BI Beli Surat Berharga Negara di Pasar Sekunder
BI menyatakan akan terus hadir di pasar untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik dan stabilitas nilai tukar rupiah terjaga sesuai fundamentalnya
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Kendalikan Rupiah, BI Beli Surat Berharga Negara di Pasar Sekunder
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tersengat Harga Minyak dan Agresivitas The Fed
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini ditutup melemah imbas tingginya harga minyak dunia dan sikap hawkish The Fed. Cek analisis lengkap dan proyeksinya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tersengat Harga Minyak dan Agresivitas The Fed
Indonesia
Kabar Cuan Akhir Pekan: IHSG Hari Ini Meroket, Rupiah Ikut Libas Dolar AS
Penasaran dengan pergerakan IHSG hari ini dan nilai tukar Rupiah? Kabar baik, bursa saham dan mata uang kita kompak menguat pada Jumat pagi! Cek rincian datanya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Kabar Cuan Akhir Pekan: IHSG Hari Ini Meroket, Rupiah Ikut Libas Dolar AS
Bagikan