Rupiah Loyo Dihantam Konflik AS-Iran, Merosot Tembus Rp17.888 Per Dolar AS

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 22 Juli 2026
Rupiah Loyo Dihantam Konflik AS-Iran, Merosot Tembus Rp17.888 Per Dolar AS

Pecahan seratus ribu rupiah di atas uang dolar AS, pada pusat uang tunai sebuah bank di Jakarta. (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MErahputih.com - Tekanan geopolitik global dan lonjakan harga minyak dunia kembali menekan pergerakan nilai tukar uang domestik. Nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan Rabu sore terkikis 29 poin atau merosot 0,16 persen menuju level Rp17.888 per dolar AS.

Pergerakan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia turut mengindikasikan dinamika serupa, bergerak datar berada pada posisi Rp17.909 per dolar AS.

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah berakar dari tingginya ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Bank Sentral Amerika Serikat.

Ekspektasi bahwa The Fed mungkin akan meningkatkan laju kenaikan suku bunga pada tahun 2026 meningkat tajam, didorong oleh harga minyak tinggi karena gangguan pasokan di Teluk memicu kekhawatiran inflasi dan memicu spekulasi tentang suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu lebih lama,

ujar Ibrahim Assuaibi menjelaskan situasi pasar keuangan.

Ekskalasi Geopolitik Teluk Tekan Pasar Keuangan

Konflik militer melibatkan AS dan Iran kini resmi memasuki hari ke-11, memicu ketidakpastian tinggi pada pasar komoditas. Situasi kian memburuk akibat ancaman blokade angkatan laut oleh kelompok Houthi Yaman terhadap Arab Saudi di wilayah perairan Laut Merah. Kondisi tersebut memaksa sejumlah kapal tanker mengubah rute pelayaran, sehingga memicu potensi kenaikan biaya pengiriman serta asuransi kapal.

Berikut adalah rincian data poin indikator ekonomi serta sentimen pasar uang global:

  • Posisi Penutupan Rupiah: Melemah 29 poin (0,16 persen) menjadi Rp17.888 per dolar AS.

  • Kurs JISDOR BI: Berada stabil pada level Rp17.909 per dolar AS.

  • Probabilitas Suku Bunga The Fed Pekan Depan: Data Prime Terminal mencatat angka 78 persen untuk opsi mempertahankan suku bunga.

  • Probabilitas Kenaikan Suku Bunga September: Berada pada kisaran angka 68 persen.

  • Durasi Konflik Militer: Pertikaian bersenjata AS dan Iran memasuki hari ke-11.

Respon Kebijakan Moneter Bank Indonesia

Ibrahim Assuaibi menambahkan, ancaman gangguan pada perairan penting Teluk berdampak langsung terhadap rantai pasok minyak dunia.

"Ancaman blokade ini muncul ketika lalu lintas maritim telah terganggu oleh permusuhan di sekitar Selat Hormuz, jalur penting bagi pengiriman minyak global, menambah kekhawatiran bahwa gangguan berkepanjangan dapat semakin mengurangi pasokan tersedia dan meningkatkan biaya pengiriman dan asuransi," kata Ibrahim menyoroti risiko inflasi.

Menanggapi tekanan eksternal ini, Bank Indonesia mengambil langkah antisipatif melalui penetapan kebijakan moneter terbaru. Rapat Dewan Gubernur BI memutuskan menahan suku bunga acuan (BI-Rate) pada level 5,75 persen. BI sekaligus menyesuaikan suku bunga Deposit Facility menjadi 4,75 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,5 persen.

Otoritas moneter turut memperluas instrumen insentif guna menarik aliran modal asing (capital inflow) masuk ke pasar valuta asing domestik. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat cadangan devisa, mempercepat pendalaman pasar uang, serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah gejolak pasar global.

#Dolar AS #Rupiah #Kurs Rupiah #Harga Rupiah #Rupiah Anjlok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pergerakan Rupiah Terdampak Pidato Kepala The Fed, Inflasi Melebihi Prediksi
para pembuat kebijakan harus yakin bahwa inflasi inti benar-benar bergerak menuju target mereka dengan kecepatan yang memadai.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Pergerakan Rupiah Terdampak Pidato Kepala The Fed, Inflasi Melebihi Prediksi
Indonesia
Alasan Kurs Rupiah Jalan di Tempat Pagi Ini Versi Ekonom
Geliat rupiah sepanjang hari ini bakal sangat dipengaruhi oleh rilis Neraca Pembayaran Indonesia
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 Agustus 2026
Alasan Kurs Rupiah Jalan di Tempat Pagi Ini Versi Ekonom
Indonesia
Rupiah Tahan Napas di Rp17.748 per Dolar AS, IHSG Malah Asyik Unjuk Gigi Pagi Ini
Di lantai bursa uang, nilai tukar rupiah terpantau adem ayem tanpa pergeseran angka signifikan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 Agustus 2026
Rupiah Tahan Napas di Rp17.748 per Dolar AS, IHSG Malah Asyik Unjuk Gigi Pagi Ini
Indonesia
Rupiah Ngamuk Pagi Ini Berbarengan dengan Meroketnya IHSG, Dolar AS Kehilangan Taji
Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak seirama menuju tren positif
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Agustus 2026
Rupiah Ngamuk Pagi Ini Berbarengan dengan Meroketnya IHSG, Dolar AS Kehilangan Taji
Indonesia
Ingat! Uang Digital Tidak Gantikan Uang Kartal
Digitalisasi dan penggunaan rupiah secara fisik akan terus dikembangkan secara bersamaan guna memberikan pilihan kepada masyarakat dalam melakukan transaksi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Ingat! Uang Digital Tidak Gantikan Uang Kartal
Indonesia
Rupiah Ngamuk Cuma Sehari, Selasa Ditutup Loyo Anjlok 106 Poin Tembus Rp 17.861 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp17.861 per dolar AS setelah harapan pembukaan Selat Hormuz pupus akibat konflik Iran-AS.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Rupiah Ngamuk Cuma Sehari, Selasa Ditutup Loyo Anjlok 106 Poin Tembus Rp 17.861 per Dolar AS
Indonesia
Rupiah Mengamuk Tembus Rp17.755 Per Dolar AS, Isu Selat Hormuz dan Surpres Prabowo Jadi Pemicu Utama
Laporan resmi Bank Indonesia mencatat angka IKK periode Juli 2026 berada pada posisi 116,8, menurun dari capaian 117,8 pada Juni 2026
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Rupiah Mengamuk Tembus Rp17.755 Per Dolar AS, Isu Selat Hormuz dan Surpres Prabowo Jadi Pemicu Utama
Indonesia
IHSG Jumat Pagi Dibuka Menguat Tipis, Nilai Tukar Rupiah Meringsek Lemah
Pergerakan cerah ini juga diikuti oleh deretan saham unggulan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 Agustus 2026
IHSG Jumat Pagi Dibuka Menguat Tipis, Nilai Tukar Rupiah Meringsek Lemah
Indonesia
BI Ganti Bos, Rupiah Loyo Gagal Bangkit Sejak Pagi. Ditutup Tembus Rp18.083!
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp18.083 per dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa. Pelemahan dipengaruhi transisi kepemimpinan BI dan ekspektasi kebijakan The Fed.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
BI Ganti Bos, Rupiah Loyo Gagal Bangkit Sejak Pagi. Ditutup Tembus Rp18.083!
Indonesia
Pasar Waspada Sehari Setelah Bos BI Mundur, Rupiah Jeblok di Atas Rp18.070
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp18.070 per dolar AS sehari setelah Perry Warjiyo mundur sebagai Gubernur BI. Pasar bersikap hati-hati menunggu arah kebijakan moneter di bawah kepemimpinan baru.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Pasar Waspada Sehari Setelah Bos BI Mundur, Rupiah Jeblok di Atas Rp18.070
Bagikan