Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Rupiah Loyo Dihantam Konflik AS-Iran, Merosot Tembus Rp17.888 Per Dolar AS

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 1 jam, 20 menit lalu
Rupiah Loyo Dihantam Konflik AS-Iran, Merosot Tembus Rp17.888 Per Dolar AS

Pecahan seratus ribu rupiah di atas uang dolar AS, pada pusat uang tunai sebuah bank di Jakarta. (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MErahputih.com - Tekanan geopolitik global dan lonjakan harga minyak dunia kembali menekan pergerakan nilai tukar uang domestik. Nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan Rabu sore terkikis 29 poin atau merosot 0,16 persen menuju level Rp17.888 per dolar AS.

Pergerakan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia turut mengindikasikan dinamika serupa, bergerak datar berada pada posisi Rp17.909 per dolar AS.

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah berakar dari tingginya ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Bank Sentral Amerika Serikat.

Ekspektasi bahwa The Fed mungkin akan meningkatkan laju kenaikan suku bunga pada tahun 2026 meningkat tajam, didorong oleh harga minyak tinggi karena gangguan pasokan di Teluk memicu kekhawatiran inflasi dan memicu spekulasi tentang suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu lebih lama,

ujar Ibrahim Assuaibi menjelaskan situasi pasar keuangan.

Ekskalasi Geopolitik Teluk Tekan Pasar Keuangan

Konflik militer melibatkan AS dan Iran kini resmi memasuki hari ke-11, memicu ketidakpastian tinggi pada pasar komoditas. Situasi kian memburuk akibat ancaman blokade angkatan laut oleh kelompok Houthi Yaman terhadap Arab Saudi di wilayah perairan Laut Merah. Kondisi tersebut memaksa sejumlah kapal tanker mengubah rute pelayaran, sehingga memicu potensi kenaikan biaya pengiriman serta asuransi kapal.

Berikut adalah rincian data poin indikator ekonomi serta sentimen pasar uang global:

  • Posisi Penutupan Rupiah: Melemah 29 poin (0,16 persen) menjadi Rp17.888 per dolar AS.

  • Kurs JISDOR BI: Berada stabil pada level Rp17.909 per dolar AS.

  • Probabilitas Suku Bunga The Fed Pekan Depan: Data Prime Terminal mencatat angka 78 persen untuk opsi mempertahankan suku bunga.

  • Probabilitas Kenaikan Suku Bunga September: Berada pada kisaran angka 68 persen.

  • Durasi Konflik Militer: Pertikaian bersenjata AS dan Iran memasuki hari ke-11.

Respon Kebijakan Moneter Bank Indonesia

Ibrahim Assuaibi menambahkan, ancaman gangguan pada perairan penting Teluk berdampak langsung terhadap rantai pasok minyak dunia.

"Ancaman blokade ini muncul ketika lalu lintas maritim telah terganggu oleh permusuhan di sekitar Selat Hormuz, jalur penting bagi pengiriman minyak global, menambah kekhawatiran bahwa gangguan berkepanjangan dapat semakin mengurangi pasokan tersedia dan meningkatkan biaya pengiriman dan asuransi," kata Ibrahim menyoroti risiko inflasi.

Menanggapi tekanan eksternal ini, Bank Indonesia mengambil langkah antisipatif melalui penetapan kebijakan moneter terbaru. Rapat Dewan Gubernur BI memutuskan menahan suku bunga acuan (BI-Rate) pada level 5,75 persen. BI sekaligus menyesuaikan suku bunga Deposit Facility menjadi 4,75 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,5 persen.

Otoritas moneter turut memperluas instrumen insentif guna menarik aliran modal asing (capital inflow) masuk ke pasar valuta asing domestik. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat cadangan devisa, mempercepat pendalaman pasar uang, serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah gejolak pasar global.

#Dolar AS #Rupiah #Kurs Rupiah #Harga Rupiah #Rupiah Anjlok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Loyo Dihantam Konflik AS-Iran, Merosot Tembus Rp17.888 Per Dolar AS
Ibrahim Assuaibi menambahkan, ancaman gangguan pada perairan penting Teluk berdampak langsung terhadap rantai pasok minyak dunia
Angga Yudha Pratama - 1 jam, 20 menit lalu
Rupiah Loyo Dihantam Konflik AS-Iran, Merosot Tembus Rp17.888 Per Dolar AS
Indonesia
BI Putusan Suku Bunga Acuan Tetap di Level 5,75, Perkuat Stabilitas Rupiah
Keputusan terkait BI-Rate dan sejumlah kebijakan lain dimaksud merupakan bagian terintegrasi dari bauran kebijakan Bank Indonesia yang tetap konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 21 menit lalu
BI Putusan Suku Bunga Acuan Tetap di Level 5,75, Perkuat Stabilitas Rupiah
Indonesia
IHSG Hari Ini Menguat 41 Poin, Rupiah Naik Ke Rp17.937 Per Dolar
Penguatan tajam pergerakan indeks melengkapi gairah pasar uang setelah mata uang Garuda turut bergerak menguat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
IHSG Hari Ini Menguat 41 Poin, Rupiah Naik Ke Rp17.937 Per Dolar
Indonesia
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS,Sentimen Perang Global Hantam Pasar Keuangan Domestik
Konflik militer terbuka antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran jadi penyebab lonjakan harga minyak mentah dan memperkuat indeks dolar AS
Angga Yudha Pratama - Senin, 20 Juli 2026
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS,Sentimen Perang Global Hantam Pasar Keuangan Domestik
Indonesia
Dolar AS Akhirnya Tumbang, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Langsung Melesat Tajam Jelang Rapat Dewan Gubernur BI
Langkah intervensi melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) turut menjaga ekspektasi inflasi tetap berada dalam koridor target Bank Indonesia
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Juli 2026
Dolar AS Akhirnya Tumbang, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Langsung Melesat Tajam Jelang Rapat Dewan Gubernur BI
Indonesia
Rasio Utang Pemerintah Terus Meningkat, Tercatat Telah Capai 40,54 Persen PDB
Menkeu dalam merespons kekhawatiran sejumlah fraksi DPR RI soal rasio utang yang kian meningkat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Rasio Utang Pemerintah Terus Meningkat, Tercatat Telah Capai 40,54 Persen PDB
Indonesia
Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran
Pembatalan pembukaan Selat Hormuz memicu kekhawatiran datangnya guncangan inflasi jilid baru akibat kenaikan biaya logistik dunia
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran
Indonesia
Rupiah Kembali Tunjukan Pelemahan, Berbagai Sentimen Terus Menekan Nilai Tukar
Tukar rupiah diperkirakan bergerak pada kisaran Rp 18.000 - Rp 18.128 per dolar AS dalam sepekan ke depan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Rupiah Kembali Tunjukan Pelemahan, Berbagai Sentimen Terus Menekan Nilai Tukar
Indonesia
IHSG Hari Ini Tembus 5.936, Indeks LQ45 Meroket Ikuti Tren
Kenaikan harga saham sektor perbankan dan komoditas menjadi motor penggerak utama indeks harga saham gabungan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Juli 2026
IHSG Hari Ini Tembus 5.936, Indeks LQ45 Meroket Ikuti Tren
Indonesia
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Kelompok saham berkapitalisasi besar ikut mendorong laju indeks sektoral berada pada zona hijau
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Bagikan