Rupiah Mengamuk Tembus Rp17.755 Per Dolar AS, Isu Selat Hormuz dan Surpres Prabowo Jadi Pemicu Utama

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Rupiah Mengamuk Tembus Rp17.755 Per Dolar AS, Isu Selat Hormuz dan Surpres Prabowo Jadi Pemicu Utama

Ilustrasi (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pergerakan nilai tukar Rupiah mencatatkan tren positif pada akhir sesi perdagangan Senin (10/8). Rupiah menguat signifikan 142 poin atau 0,79 persen menuju level Rp17.755 per dolar AS dari posisi penutupan sebelumnya pada Rp17.897 per dolar AS.

Pergerakan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia turut mengonfirmasi penguatan menuju Rp17.795 per dolar AS dari level awal Rp17.913 per dolar AS.

Baca juga:

Sentimen Global Meledak! IHSG dan Indeks LQ45 Dibuka Menguat pada Perdagangan Awal Pekan Ini

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pendorong utama penguatan rupiah berasal dari kondisi Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) nasional. Kategori IKK masih berada dalam zona optimis meskipun mengalami dinamika penurunan secara berkala.

Konsumen secara umum masih optimistis terhadap kondisi ekonomi, meski tingkat keyakinannya terus menurun dalam tiga bulan terakhir,

ujar Ibrahim Assuaibi dikutip Antara.

Faktor Domestik dan Pencalonan Pimpinan Bank Sentral

Laporan resmi Bank Indonesia mencatat angka IKK periode Juli 2026 berada pada posisi 116,8, menurun dari capaian 117,8 pada Juni 2026. Penurunan angka ini menjadi sinyal kehati-hatian masyarakat dalam mengalokasikan pengeluaran rumah tangga.

Kendati demikian, posisi indeks di atas angka 100 menegaskan persepsi positif masyarakat terhadap stabilitas finansial nasional.

"Dengan demikian, perkembangan IKK pada bulan-bulan berikutnya menjadi penting untuk melihat seberapa kuat daya tahan konsumsi domestik di tengah berbagai tantangan ekonomi,” tutur Ibrahim Assuaibi.

Ilustrasi.

Pendorong kestilaban pasar modal juga bersumber dari langkah politik anggaran Presiden RI Prabowo Subianto. Kepala Negara mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI definitif melalui Surat Presiden (Surpres) menuju DPR RI. Penunjukan figur berpengalaman ini memberikan kepastian arah kebijakan moneter nasional bagi para pelaku pasar.

Berikut deretan data dan indikator utama penggerak rupiah:

  • Nilai Penutupan Kurs Transaksi: Rp17.755 per dolar AS (menguat 0,79 persen).

  • Posisi Kurs JISDOR BI: Rp17.795 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.913 per dolar AS.

  • Capaian Indeks Keyakinan Konsumen: Level 116,8 pada Juli 2026 (turun dari 117,8 pada Juni 2026).

  • Peluang Kenaikan Bunga The Fed: Menurun jadi 42 persen berdasarkan CME FedWatch Tool dari sebelumnya 67 persen.

  • Proyeksi Inflasi CPI AS: Diperkirakan melandai dari 3,5 persen menuju 3,4 persen secara tahunan (year-on-year).

Dinamika Geopolitik Global dan Proyeksi Inflasi AS

Sentimen positif eksternal ikut melengkapi penguatan nilai tukar domestik lewat kabar diplomasat internasional. Isu penyelesaian ketegangan di Selat Hormuz antara Iran dan Oman memberi harapan baru pembukaan kembali jalur pelayaran logistik dunia.

Persyaratan kompensasi dari pihak Washington kepada Tehran menjadi titik krusial penuntasan kesepakatan damai.

Baca juga:

Danantara Indonesia Matangkan Rencana IPO Deretan Raksasa BUMN, Pegadaian Hingga Pelindo Bakal Melantai di Bursa

Di sisi lain, potensi tekanan inflasi Amerika Serikat terpantau mereda sehingga memicu koreksi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.

Pelaku pasar keuangan kini memantau rilis Indeks Harga Konsumen (CPI) AS guna mengukur kebijakan moneter global selanjutnya. Kondisi pasar tenaga kerja AS melemah makin memperkuat keyakinan investor akan penahanan suku bunga acuan dunia.

#Dolar AS #Rupiah #Kurs Rupiah #Harga Rupiah #Rupiah Menguat #Perkuat Rupiah #Gejolak Rupiah #Mata Uang Rupiah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Mengamuk Tembus Rp17.755 Per Dolar AS, Isu Selat Hormuz dan Surpres Prabowo Jadi Pemicu Utama
Laporan resmi Bank Indonesia mencatat angka IKK periode Juli 2026 berada pada posisi 116,8, menurun dari capaian 117,8 pada Juni 2026
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Rupiah Mengamuk Tembus Rp17.755 Per Dolar AS, Isu Selat Hormuz dan Surpres Prabowo Jadi Pemicu Utama
Indonesia
IHSG Jumat Pagi Dibuka Menguat Tipis, Nilai Tukar Rupiah Meringsek Lemah
Pergerakan cerah ini juga diikuti oleh deretan saham unggulan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 Agustus 2026
IHSG Jumat Pagi Dibuka Menguat Tipis, Nilai Tukar Rupiah Meringsek Lemah
Indonesia
BI Ganti Bos, Rupiah Loyo Gagal Bangkit Sejak Pagi. Ditutup Tembus Rp18.083!
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp18.083 per dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa. Pelemahan dipengaruhi transisi kepemimpinan BI dan ekspektasi kebijakan The Fed.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
BI Ganti Bos, Rupiah Loyo Gagal Bangkit Sejak Pagi. Ditutup Tembus Rp18.083!
Indonesia
IHSG dan Rupiah Kompak Anjlok Berjamaah Akibat Sentimen Ekonomi pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini
Perbandingan menunjukkan posisi sebelumnya berada di level Rp17.936 per dolar AS
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Juli 2026
IHSG dan Rupiah Kompak Anjlok Berjamaah Akibat Sentimen Ekonomi pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini
Indonesia
Sinyal Hijau Sektor Keuangan, IHSG Melesat Bersama Penguatan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS
Penguatan IHSG berjalan selaras dengan pergerakan kelompok saham unggulan pada papan utama perdagangan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
Sinyal Hijau Sektor Keuangan, IHSG Melesat Bersama Penguatan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS
Indonesia
Rupiah Loyo Dihantam Konflik AS-Iran, Merosot Tembus Rp17.888 Per Dolar AS
Ibrahim Assuaibi menambahkan, ancaman gangguan pada perairan penting Teluk berdampak langsung terhadap rantai pasok minyak dunia
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Juli 2026
Rupiah Loyo Dihantam Konflik AS-Iran, Merosot Tembus Rp17.888 Per Dolar AS
Indonesia
BI Putusan Suku Bunga Acuan Tetap di Level 5,75, Perkuat Stabilitas Rupiah
Keputusan terkait BI-Rate dan sejumlah kebijakan lain dimaksud merupakan bagian terintegrasi dari bauran kebijakan Bank Indonesia yang tetap konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
BI Putusan Suku Bunga Acuan Tetap di Level 5,75, Perkuat Stabilitas Rupiah
Indonesia
IHSG Hari Ini Menguat 41 Poin, Rupiah Naik Ke Rp17.937 Per Dolar
Penguatan tajam pergerakan indeks melengkapi gairah pasar uang setelah mata uang Garuda turut bergerak menguat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
IHSG Hari Ini Menguat 41 Poin, Rupiah Naik Ke Rp17.937 Per Dolar
Indonesia
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS,Sentimen Perang Global Hantam Pasar Keuangan Domestik
Konflik militer terbuka antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran jadi penyebab lonjakan harga minyak mentah dan memperkuat indeks dolar AS
Angga Yudha Pratama - Senin, 20 Juli 2026
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS,Sentimen Perang Global Hantam Pasar Keuangan Domestik
Indonesia
Dolar AS Akhirnya Tumbang, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Langsung Melesat Tajam Jelang Rapat Dewan Gubernur BI
Langkah intervensi melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) turut menjaga ekspektasi inflasi tetap berada dalam koridor target Bank Indonesia
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Juli 2026
Dolar AS Akhirnya Tumbang, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Langsung Melesat Tajam Jelang Rapat Dewan Gubernur BI
Bagikan