Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tersengat Harga Minyak dan Agresivitas The Fed

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tersengat Harga Minyak dan Agresivitas The Fed

Ilustrasi (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan akhir pekan ini terpaksa ditutup melemah tipis di level Rp17.758, terimbas oleh masih tingginya harga minyak dunia dan ancaman naiknya suku bunga The Fed.

Sentimen negatif yang membayangi rupiah vs dolar AS tersebut membuat pelaku pasar cenderung wait and see sambil memantau eskalasi geopolitik di Timur Tengah.

Menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pekan depan, pelemahan pergerakan kurs rupiah hari ini langsung menjadi fokus utama investor yang tengah mengatur ulang strategi aset mereka.

Baca juga:

Kabar Cuan Akhir Pekan: IHSG Hari Ini Meroket, Rupiah Ikut Libas Dolar AS

Kalau kamu terus memantau nilai tukar rupiah belakangan ini, wajar saja grafiknya sedikit lesu dengan penurunan sekitar 5 poin (0,03 persen) dibandingkan hari sebelumnya yang berada di Rp17.753 per dolar AS.

Menurut analisis pasar, tekanan yang dialami mata uang Garuda sangat berkaitan erat dengan bandelnya harga minyak dunia yang masih nangkring di level tinggi dan jauh melampaui asumsi APBN kita.

Walaupun begitu, ada sedikit kabar baik dari kurs JISDOR (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate) Bank Indonesia yang justru memperlihatkan penguatan ke angka Rp17.745 per dolar AS, memberi sedikit bantalan di tengah kuatnya tarikan greenback.

Mengapa Harga Minyak dan Konflik Geopolitik Bikin Rupiah Tertekan?

Pecahan

Analis dari Bank Woori Saudara, Rully Nova, menyebutkan bahwa pelemahan tipis rupiah ini adalah respons logis dari ketidakpastian komoditas energi global.

Penguatan obligasi pemerintah masih dibayangi risiko harga minyak yang masih di level tinggi di atas asumsi APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara),

ucap Rully dinukil Antara.

Meskipun laporan dari Anadolu mencatat harga minyak mentah Brent untuk pengiriman November sempat turun 1,3 persen ke posisi 103,40 dolar AS per barel, berkat harapan adanya rute distribusi alternatif dari Asia Barat, pasar ternyata masih was-was.

Ketegangan yang berpusat di Selat Hormuz serta memanasnya konflik antara Arab Saudi dan Ansarullah di Yaman sukses menahan harga minyak agar tidak turun dari level tiga digit. Buntutnya, sejumlah pengiriman minyak tujuan Eropa pada pertengahan bulan ini terpaksa dibatalkan, yang otomatis bikin rantai pasok kembali goyah.

Terjepit Efek "Hawkish" The Fed dan Menanti Gebrakan Bank Indonesia

Bukan cuma urusan minyak yang bikin pusing, mata uang kita juga harus berhadapan dengan sikap hawkish Federal Reserve (The Fed).

Keputusan bank sentral AS yang super agresif ini sukses mendorong indeks dolar AS meroket tembus di atas level 100, mengabaikan tren penurunan harga minyak.

Stance kebijakan pengetatan The Fed dengan akselerasi yang tinggi sampai dengan akhir tahun ini. Saat ini, proyeksi kenaikan suku bunga The Fed untuk Oktober oleh pelaku pasar sudah di atas 50 persen,

ungkap Rully.

Kini, bola panas ada di tangan Bank Indonesia. Para investor domestik maupun asing tengah memantau ketat langkah apa yang akan diambil BI buat meredam efek ganda ini.

Baca juga:

Efek Domino The Fed Meluas, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Makin Loyo

Publik tengah menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan BI yang dijadwalkan berlangsung pada 22-23 September 2026 pekan depan, untuk melihat apakah bakal ada penyesuaian suku bunga acuan demi menjaga stabilitas rupiah.

#Rupiah #Kurs Rupiah #Harga Rupiah #Rupiah Anjlok #Rupiah Melemah #Dolar AS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tipis: Tersandung Drama AS-Iran Meski Neraca RI Surplus Besar
Cek update nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar AS. Temukan analisis pergerakan kurs rupiah di tengah surplus neraca perdagangan dan panasnya diplomasi geopolitik global.
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tipis: Tersandung Drama AS-Iran Meski Neraca RI Surplus Besar
Indonesia
Hashim Sebut MSCI Masalah Amat Sangat Serius, Jangan Rupiah Jadi Rp 22.000
Hashim mengimbau pelaku usaha, termasuk anggota Kadin, agar mendukung terciptanya perdagangan saham yang sehat dan transparan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Hashim Sebut MSCI Masalah Amat Sangat Serius, Jangan Rupiah Jadi Rp 22.000
Indonesia
Rupiah Hari Ini Tumbang ke Rp18.046, Ancaman Suku Bunga The Fed Bikin Dolar AS Makin Beringas
Update pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini. Kurs rupiah ditutup anjlok ke Rp18.046 imbas ancaman suku bunga The Fed dan tensi geopolitik global!
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Tumbang ke Rp18.046, Ancaman Suku Bunga The Fed Bikin Dolar AS Makin Beringas
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp 18.000, Arus Keluar Dana Masih Akan Berlanjut
MSCI mengumumkan untuk membuka konsultasi dengan pelaku pasar mengenai usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market (pasar berkembang) ke Standalone Market (pasar mandiri).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rupiah Melemah ke Rp 18.000, Arus Keluar Dana Masih Akan Berlanjut
Indonesia
3 Badai Ekonomi Hari Ini: Rupiah Tembus Rp 18 Ribu, IHSG Anjlok 8%, Panic Selling Picu Trading Halt BEI!
Pasar keuangan Indonesia geger! Rupiah tembus Rp 18.021/USD dan IHSG anjlok 8% memicu trading halt BEI usai MSCI rilis rencana reklasifikasi pasar!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
3 Badai Ekonomi Hari Ini: Rupiah Tembus Rp 18 Ribu, IHSG Anjlok 8%, Panic Selling Picu Trading Halt BEI!
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Tertekan Hebat, Imbas Ngerinya Kenaikan Inflasi AS di Luar Prediksi
Pantau pergerakan nilai tukar rupiah hari ini! Kurs rupiah anjlok ke Rp17.948 per dolar AS imbas melonjaknya data inflasi CPI Amerika dan ancaman suku bunga The Fed.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Oktober 2026
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Tertekan Hebat, Imbas Ngerinya Kenaikan Inflasi AS di Luar Prediksi
Indonesia
Rupiah Hari Ini Lesu ke Rp17.903, Investor Tahan Napas Tunggu Data Inflasi AS!
Cek update nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini. Kurs rupiah ditutup melemah tipis di Rp17.903 imbas penantian pasar atas data inflasi AS dan The Fed.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Lesu ke Rp17.903, Investor Tahan Napas Tunggu Data Inflasi AS!
Olahraga
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Pergerakan IHSG anjlok parah ke level 6.031 dan nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp17.915 per USD. Simak rincian pergerakan pasar selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Indonesia
Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?
Cari tahu penyebab nilai tukar rupiah hari ini menguat tajam terhadap dolar AS. Cek update terbaru pergerakan kurs JISDOR dan imbas inflasi Amerika Serikat di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?
Indonesia
Ketegangan AS-Iran Makin Menjadi, Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terancam Tembus Rp18.000
Prediksi nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp18.000 akibat naiknya harga minyak global imbas konflik AS-Iran dan perombakan kabinet Prabowo. Cek analisis lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Ketegangan AS-Iran Makin Menjadi, Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terancam Tembus Rp18.000
Bagikan