Campakkan Dedi Mulyadi, Pengamat Anggap Langkah Golkar Kurang Pas

Rabu, 08 November 2017 - Zaimul Haq Elfan Habib

MerahPutih.com - Pengamat Politik Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti menyayangkan langkah politik Golkar yang lebih memilih mengusung Ridwan Kamil ketimbang mengangkat kader sendiri (Dedi Mulyadi) di Pilgub Jabar.

Dia mengatakan, keputusan Golkar kurang pas karena mensia-siakan kader yang memiliki berprestasi di daerah.

"Saya bilang kurang pas, sebetulnya partai mendorong kandidat lain itu tidak masalah, bahkan pada tingkat tertentu kita dorong. Selama partai itu tidak memiliki kader mumpuni," kata Ray saat mengisi diskusi publik di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Rabu (8/11).

Namun tragisnya, kata dia, partai tersebut mempunyai kader bagus tetapi tidak didukung dengan alasan elektabilitas tidak cukup.

Menurut Ray, elektabilitas kandidat tentu penting, namun perlu disadari bahwa ada yang lebih penting dari sekedar itu. Apalagi, menurut beberapa lembaga survei elektabilitas Dedi semakin meningkat.

"Harus ada hal yang lebih penting untuk dipikirkan yaitu mentradisikan parpol mencalonkan kader sendiri yang dianggap baik bukan hanya menurut mereka saja tapi secara nasional, kemudian tentunya ini akan mensolidkan dukungan mesin parpol," terangnya.

Selain itu, menghindari kekecewaan kader terhadap parpol dan yang lebih penting adalah memicu kader untuk terus berkreasi, berbuat baik untuk daerah yang dipimpin.

"Pentingnya lagi dalam rangka memicu semangat untuk berbuat terbaik, sehingga ada jaminan jika baik di kabupaten/kota akan naik ke Gubernur atau yang lebih tinggi. Ada semacam balas budi bagi mereka yang bentul-betul bekerja," kata dia. (Fdi)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan