Dedi Mulyadi Kunjungi Gedung KPK, Bahas Penyelamatan Aset Negara di Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (ANTARA/Ricky Prayoga)
MerahPutih.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meyambangi gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta.
Dedi akan melakukan audensi dengan pimpinan lembaga antirasuah terkait pencegahan dan penyelamatan aset negara.
"Saya bertemu ke bidang pencegahan normalisasi sungai, penyelematan aset negara dan upaya kita melakukan penghijauan di areal-areal tanah-tanah negara," kata Dedi di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/12).
Sosok yang akrab disapa KDM ini menyampaikan, sejak pertama menjabat sebagai orang nomor satu di Jabar, urusan soal penataan lingkungan selalu diperhatikan.
Baca juga:
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Terjaring OTT KPK, Golkar Hormati Proses Hukum
"Sejak saya memimpin concern dengan konsevasi, penataan lingkungan. Dalam hal ini kita pasti bersinggungan dengan tanah negara, baik yang dikuasai oleh kelembagaan negara maupun oleh BUMN," sambungnya.
Saat audensi dengan KPK, Dedi membawa jajaran BUMN seperti Perum Jasa Tirta, PT Perkebunan Nasional, hingga Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Ia menegaskan, koordinasi dengan KPK agar ase-aset di Jabar terjaga.
"Saya dengan teman-teman perkebunan, Perhutani, juga bupati kebetulan menemani saya. Saya meminta jajaran BUMN seperti PJT, PTPN, kemudian BBWS untuk bersama-sama ke sini agar seluruh aset-aset yang ada di Jawa Barat terjaga," sebut dia.
"Dan fungsi sungai hutan dan perkebunan bisa berfungsi kembali, sehingga bencana terhindar," pungkasnya. (Pon)
Baca juga:
Bantah APBD Jabar Parkir di Bank, Dedi Mulyadi Pegang Bukti Menkeu Pakai Data Lama dari BI
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Longsor Bandung Barat: 82 Orang Masih Dicari, Gubernur Jabar Putuskan Relokasi Warga
KPK: Keterangan Eks Menpora Dito Perkuat Dugaan Korupsi Kuota Haji
Diperiksa KPK soal Kuota Haji, Eks Menpora Dito Ungkap Isi Pertemuan di Arab Saudi saat Dampingi Jokowi
Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK, Akui Ikut Rombongan Jokowi ke Arab Saudi
KPK Restui Tanah Koruptor untuk Perumahan Rakyat, DPR Sebut Lebih Bermanfaat bagi Masyarakat
Mantan Menpora Dito Dipanggil KPK di Kasus Kuota Haji
KPK Ungkap Sudewo sudah Dibidik Sejak 2025, sebelum OTT di Pati
KPK Telusuri Keterlibatan Anggota Komisi V DPR Lain dalam Kasus Suap Proyek DJKA Kemenhub
KPK Geledah Rumah Orang Kepercayaan Wali Kota Madiun, Bawa Duit dan Bukti Elektronik
Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka KPK, Gerindra Proses Status Keanggotaan