Campakkan Dedi Mulyadi, Pengamat Anggap Langkah Golkar Kurang Pas

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Rabu, 08 November 2017
Campakkan Dedi Mulyadi, Pengamat Anggap Langkah Golkar Kurang Pas

Dedi Mulyadi Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat di Bandung, Jawa Barat, Selasa (26/9). (Antara/Agus Bebeng)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat Politik Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti menyayangkan langkah politik Golkar yang lebih memilih mengusung Ridwan Kamil ketimbang mengangkat kader sendiri (Dedi Mulyadi) di Pilgub Jabar.

Dia mengatakan, keputusan Golkar kurang pas karena mensia-siakan kader yang memiliki berprestasi di daerah.

"Saya bilang kurang pas, sebetulnya partai mendorong kandidat lain itu tidak masalah, bahkan pada tingkat tertentu kita dorong. Selama partai itu tidak memiliki kader mumpuni," kata Ray saat mengisi diskusi publik di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Rabu (8/11).

Namun tragisnya, kata dia, partai tersebut mempunyai kader bagus tetapi tidak didukung dengan alasan elektabilitas tidak cukup.

Menurut Ray, elektabilitas kandidat tentu penting, namun perlu disadari bahwa ada yang lebih penting dari sekedar itu. Apalagi, menurut beberapa lembaga survei elektabilitas Dedi semakin meningkat.

"Harus ada hal yang lebih penting untuk dipikirkan yaitu mentradisikan parpol mencalonkan kader sendiri yang dianggap baik bukan hanya menurut mereka saja tapi secara nasional, kemudian tentunya ini akan mensolidkan dukungan mesin parpol," terangnya.

Selain itu, menghindari kekecewaan kader terhadap parpol dan yang lebih penting adalah memicu kader untuk terus berkreasi, berbuat baik untuk daerah yang dipimpin.

"Pentingnya lagi dalam rangka memicu semangat untuk berbuat terbaik, sehingga ada jaminan jika baik di kabupaten/kota akan naik ke Gubernur atau yang lebih tinggi. Ada semacam balas budi bagi mereka yang bentul-betul bekerja," kata dia. (Fdi)

#Ridwan Kamil #Dedi Mulyadi #Partai Golkar #Pilgub Jabar
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Longsor Bandung Barat: 82 Orang Masih Dicari, Gubernur Jabar Putuskan Relokasi Warga
Tim gabungan masih mencari 82 korban longsor di Cisarua, Bandung Barat. Gubernur Jawa Barat memutuskan relokasi warga dan bantuan Rp 10 juta per KK.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Longsor Bandung Barat: 82 Orang Masih Dicari, Gubernur Jabar Putuskan Relokasi Warga
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Tiba di Lokasi Bencana Sumatra
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, disambut ribuan orang saat tiba di lokasi bencana Sumatra. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Senin, 12 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Tiba di Lokasi Bencana Sumatra
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Kunjungan Dedi Mulyadi ke Sumatra Hanya Cuma Pencitraan
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, menyebut kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ke Sumatra hanya untuk pencitraan. Apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Kunjungan Dedi Mulyadi ke Sumatra Hanya Cuma Pencitraan
Indonesia
Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, PKB: Ide Lama Cak Imin
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan menanggapi usulan Partai Golkar soal pemilihan kepala daerah dipilih oleh DPRD.
Frengky Aruan - Senin, 22 Desember 2025
Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, PKB: Ide Lama Cak Imin
Indonesia
[HOAKS ATAU FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Kunjungi Korban Banjir Aceh dan Padang
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, disambut ribuan orang saat mengunjungi korban banjir di Aceh dan Padang.
Soffi Amira - Kamis, 11 Desember 2025
[HOAKS ATAU FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Kunjungi Korban Banjir Aceh dan Padang
Indonesia
Dedi Mulyadi Kunjungi Gedung KPK, Bahas Penyelamatan Aset Negara di Jawa Barat
Dedi Mulyadi mengunjungi Gedung KPK, Kamis (11/12). Kunjungan itu membahas penyelamatan aset negara di Jawa Barat.
Soffi Amira - Kamis, 11 Desember 2025
Dedi Mulyadi Kunjungi Gedung KPK, Bahas Penyelamatan Aset Negara di Jawa Barat
Indonesia
Wakil Wali Kota Bandung Jadi Tersangka Kasus Korupsi, KDM: Ikuti Prosedur Hukum!
Gubernur Jabar KDM merespons penetapan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, sebagai tersangka korupsi oleh Kejari Bandung. Tegaskan proses hukum harus dihormati.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Desember 2025
Wakil Wali Kota Bandung Jadi Tersangka Kasus Korupsi, KDM: Ikuti Prosedur Hukum!
Indonesia
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Terjaring OTT KPK, Golkar Hormati Proses Hukum
Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, terjaring OTT KPK pada Rabu (10/12). Golkar pun menghormati proses hukum yang berlaku.
Soffi Amira - Kamis, 11 Desember 2025
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Terjaring OTT KPK, Golkar Hormati Proses Hukum
Indonesia
KPK Kuliti Aset Ridwan Kamil, Selaras tidak dengan LHKPN dan Sumber Pendapatan
Fokus utama penyidik KPK pada akurasi dan keselarasannya dengan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang dilaporkan RK ke lembaga antirasuah
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Desember 2025
KPK Kuliti Aset Ridwan Kamil, Selaras tidak dengan LHKPN dan Sumber Pendapatan
Berita Foto
Momen Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Bank BJB
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri pemeriksaan penyidik KPK di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Didik Setiawan - Selasa, 02 Desember 2025
Momen Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Bank BJB
Bagikan