Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 2 jam lalu
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas

Es gabus yang belakangan ini viral di media sosial (Polres Metro Jakpus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Renold Hutagalung, memperketat pembinaan terhadap seluruh anggota Bhabinkamtibmas guna meningkatkan kecermatan saat bertugas di lapangan pada Rabu (28/1).

Langkah ini diambil merespons dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk insiden kesalahpahaman penanganan pedagang es gabus yang belakangan menyita perhatian publik.

Evaluasi Koordinasi dan Penguatan Peran Lapangan

Renold menegaskan pentingnya sinergi antar-fungsi sebelum mengambil tindakan hukum atau edukasi di tengah warga. Pihaknya tidak ingin tindakan preventif justru menimbulkan polemik akibat kurangnya akurasi informasi.

Baca juga:

Komisi III DPR Kecam Dugaan Penganiayaan Pedagang Es Gabus oleh Oknum TNI-Polri

"Tentunya, setiap temuan di kewilayahan agar dapat berkoordinasi dengan fungsi yang berkompeten terlebih dahulu, sehingga dapat memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat yang tepat dan benar," ujar Renold saat memberikan keterangan di Jakarta.

Menurutnya, insiden yang melibatkan pedagang es gabus bernama Suderajat terjadi karena anggota di lapangan terlalu terburu-buru dalam bertindak. Meskipun motif awalnya adalah perlindungan konsumen, minimnya koordinasi memicu persepsi negatif.

"Sesungguhnya, niat Bhabinkamtibmas dan Babinsa itu untuk menjaga masyarakat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, bahkan terkesan overprotective," tambahnya.

Baca juga:

Viral Dituduh Jual Es Gabus dari Spons, Polisi Pastikan Dagangan Suderajat Aman

Pendalaman Dugaan Penganiayaan Pedagang

Di sisi lain, Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat kini tengah menelusuri pengakuan Suderajat yang mengeklaim telah mengalami kekerasan fisik. Polisi berkomitmen melakukan klarifikasi menyeluruh untuk memastikan fakta di balik video atau narasi yang beredar di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menjelaskan bahwa selama pemeriksaan awal di Polsek Kemayoran, pedagang tersebut tidak melaporkan adanya tindakan kekerasan.

"Kami pun baru dapat informasi karena kemarin kita belum dapat info selama pemeriksaan di Polsek Kemayoran, Pak Suderajat tidak menyampaikan adanya informasi mendapat penganiayaan," jelas Roby.

Pihak kepolisian memastikan akan menindaklanjuti setiap temuan baru guna menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

#Es Gabus #Viral #Viral Di Medsos #Polres Jakarta Pusat
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
anggota Komisi III DPR RI Rikwanto juga meminta agar kasus ini dihentikan karena menurutnya, tidak ada kasus lalu lintas.
Alwan Ridha Ramdani - 51 menit lalu
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
Indonesia
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Kapolres Jakpus mengakui kasus es gabus terjadi karena aparat Bhabinkamtibmas dan Babinsa terlalu terburu-buru tanpa berkoordinasi dengan pihak berkompeten.
Wisnu Cipto - 1 jam, 41 menit lalu
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Indonesia
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Pihak kepolisian memastikan akan menindaklanjuti setiap temuan baru guna menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat
Angga Yudha Pratama - 2 jam lalu
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Indonesia
Viral Dituduh Jual Es Gabus dari Spons, Polisi Pastikan Dagangan Suderajat Aman
Penjual es gabus di Kemayoran, Suderajat, viral setelah dituduh menjual es berbahan spons. Ia pun diberi bantuan berupa motor dan modal usaha.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Viral Dituduh Jual Es Gabus dari Spons, Polisi Pastikan Dagangan Suderajat Aman
Indonesia
Abu Rokok Kena Orang, Disiram Air Malah Ngamuk: Pasutri di Palmerah Lupa Pakai Helm Tapi Ingat Cara Memaki dan Memukul
Ketegangan bermula saat seorang pengguna jalan lain merekam aksi pasutri tersebut dan mencoba mengingatkan agar tidak merokok saat berkendara
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Abu Rokok Kena Orang, Disiram Air Malah Ngamuk: Pasutri di Palmerah Lupa Pakai Helm Tapi Ingat Cara Memaki dan Memukul
ShowBiz
Lagu “Tega” Rita Sugiarto Viral Lagi, Bagian Liriknya Dijadikan Tantangan Kreator TikTok
Bagian lirik “Semakin Menyala” ramai dijadikan tantangan oleh para kreator TikTok, dipicu oleh penampilan seorang biduan panggung yang membawakannya.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
Lagu “Tega” Rita Sugiarto Viral Lagi, Bagian Liriknya Dijadikan Tantangan Kreator TikTok
Lifestyle
Lirik Lengkap "LOVE YOU LESS" dari Joji, Lagu Wajib Buat Korban Ghosting dan PHP
Lewat lagu ini, Joji mempertahankan reputasinya sebagai "raja lagu galau" dengan menyuguhkan aransemen melankolis
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Januari 2026
Lirik Lengkap
Lifestyle
Viral di TikTok! Lagu ‘Die On This Hill’ Sienna Spiro, Ini Dia Liriknya
Lagu ini dengan cepat mencuri perhatian pendengar karena keberaniannya mengangkat tema kesetiaan
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Januari 2026
Viral di TikTok! Lagu ‘Die On This Hill’ Sienna Spiro, Ini Dia Liriknya
Indonesia
Viral Guru Dikeroyok Murid, DPR Soroti Etika dan Karakter Pendidikan
Anggota Komisi X DPR RI menyesalkan insiden guru dan murid saling serang yang viral. DPR menilai peristiwa ini mencerminkan kegagalan pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Viral Guru Dikeroyok Murid, DPR Soroti Etika dan Karakter Pendidikan
Indonesia
Kemhan Buka Suara soal BMW Berpelat Dinas yang Viral di Media Sosial
Viral BMW 430i putih diduga memakai pelat dinas Kemhan. Kementerian Pertahanan menegaskan pelat tersebut palsu dan tidak sah. Simak penjelasan lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Januari 2026
Kemhan Buka Suara soal BMW Berpelat Dinas yang Viral di Media Sosial
Bagikan