Profl Delapan Anggota DEN dari Unsur Pemangku Kepentingan, Mulai dari Pakar Geofisika Legendaris Hingga Pendiri INDEF

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 1 jam, 49 menit lalu
Profl Delapan Anggota DEN dari Unsur Pemangku Kepentingan, Mulai dari Pakar Geofisika Legendaris Hingga Pendiri INDEF

Presiden Prabowo Subianto (kanan) melantik delapan anggota Dewan Energi Nasional dari unsur pemangku kepentingan periode 2026-2030 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2026). ANTARA/Genta Tenri Mawangi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik delapan anggota Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026–2030 dari unsur pemangku kepentingan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1). Pelantikan ini menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui kolaborasi antara pakar, industri, dan pemerintah.

Berdasarkan struktur organisasi, Presiden Prabowo menjabat langsung sebagai Ketua DEN dengan didampingi Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Ketua. Langkah ini mempertegas komitmen pemerintah untuk mengintegrasikan kebijakan energi dari berbagai lini.

Baca juga:

Lantik Noe Vokalis Letto Jadi Tenaga Ahli Urusan Geopolitik, Kemhan: Faktor Kompetensi dan Rekam Jejak

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengemban tanggung jawab sebagai Ketua Harian DEN, didukung oleh jajaran menteri lainnya seperti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa hingga Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq sebagai anggota dari unsur pemerintah.

Sinergi Akademisi dan Raksasa Industri

Dalam komposisi pemangku kepentingan, kalangan akademisi diwakili oleh dua sosok berpengalaman, yakni Dr. Ir. Johni Jonatan Numberi dan Dr. Mohamad Fadhil Hasan. Johni, yang merupakan tokoh asal Sorong, membawa perspektif krusial mengenai pembangunan energi di kawasan Indonesia Timur. Sementara itu, Fadhil Hasan yang juga pendiri INDEF, memperkuat sisi kebijakan ekonomi dan tata kelola industri berbasis sumber daya alam.

Dari sektor industri, Presiden mempercayakan posisi tersebut kepada Dr. Ir. Satya Widya Yudha dan Dr. Ir. Sripeni Inten Cahyani. Satya memiliki rekam jejak panjang sebagai global eksekutif migas dan mantan pimpinan Komisi VII DPR RI. Di sisi lain, Sripeni Inten Cahyani menjadi satu-satunya perempuan dalam jajaran tersebut, membawa pengalaman luas dari sektor ketenagalistrikan dan posisi strategis di PT PLN (Persero).

Sentuhan Teknologi dan Perlindungan Konsumen

Sektor teknologi dan lingkungan masing-masing diwakili oleh Dr. Ir. Unggul Priyanto dan Dr. Ir. Saleh Abdurrahman. Unggul, yang pernah menjabat Kepala BPPT, memiliki kepakaran mendalam dalam inovasi teknologi energi hasil pendidikan di Inggris dan Jepang. Sedangkan Saleh Abdurrahman memfokuskan perannya pada pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan melalui latar belakang di Masyarakat Energi Biomassa Indonesia.

Baca juga:

Masuk Dewan Perdamaian Ala Trump, Indonesia Klaim Tak Perlu Bayar Rp 17 Triliun

Menutup formasi, kalangan konsumen diwakili oleh Dr. Muhammad Kholid Syeirazi dan Dr. Ir. Surono. Kholid dikenal sebagai praktisi kebijakan publik yang vokal mengenai ketahanan energi. Sementara Surono, atau yang akrab disapa "Mbah Rono", merupakan pakar geofisika lulusan Perancis yang membawa dimensi keselamatan dan mitigasi bencana ke dalam kebijakan energi nasional.

PROFIL ANGGOTA DEN (Pemangku Kepentingan)

  1. Dr. Ir. Johni Jonatan Numberi (Akademisi): Kelahiran Sorong, Papua Barat Daya (1976). Pakar Energi Baru Terbarukan (EBT) dan Koordinator Wilayah Papua Persatuan Insinyur Indonesia.

  2. Dr. Mohamad Fadhil Hasan (Akademisi): Pakar ekonomi senior asal Bogor (1959). Pendiri INDEF dan mantan tim ahli Wakil Presiden RI (2019–2021).

  3. Dr. Ir. Satya Widya Yudha (Industri): Politisi senior dan pakar energi kelahiran Kediri (1961). Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dan eksekutif global sektor migas.

  4. Dr. Ir. Sripeni Inten Cahyani (Industri): Eksekutif senior kelahiran Pati (1968). Mantan Direktur Pengadaan Strategis PLN dan Tenaga Ahli Menteri ESDM.

  5. Dr. Ir. Unggul Priyanto (Teknologi): Mantan Kepala BPPT (2014–2019) kelahiran Malang (1958). Lulusan ITB, University of Leeds, dan Kyushu University.

  6. Dr. Ir. Saleh Abdurrahman (Lingkungan Hidup): Ahli pengelolaan SDA asal Lombok (1963). Anggota Komite BPH Migas dan Wakil Ketua Umum Masyarakat Energi Biomassa Indonesia.

  7. Dr. Muhammad Kholid Syeirazi (Konsumen): Akademisi UI dan praktisi kebijakan energi asal Pekalongan (1979). Fokus pada tata kelola migas dan ketahanan energi.

  8. Dr. Ir. Surono (Konsumen): Pakar geofisika legendaris kelahiran Sidareja (1955). Meraih gelar Doktor di Perancis dan aktif dalam forum vulkanologi internasional.

#Dewan Ekonomi Nasional #Dewan Energi Nasional (DEN) #Prabowo Subianto #Presiden Prabowo Subianto #Energi Terbarukan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jadi Ketua Harian Dewan Energi Nasional, Bahlil Mau Fokus Tenaga Nuklir
Ketua Harian Dewan Energi Nasional Bahlil Lahadalia memaparkan arah kebijakan energi Presiden Prabowo terbagi dalam empat fokus utama
Wisnu Cipto - 3 menit lalu
Jadi Ketua Harian Dewan Energi Nasional, Bahlil Mau Fokus Tenaga Nuklir
Indonesia
Prabowo Lantik Bahlil Ketua Dewan Energi Nasional, Purbaya Jadi Bawahan
Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan target swasembada energi menjadi prioritas pemerintah tahun ini.
Dwi Astarini - 36 menit lalu
Prabowo Lantik Bahlil Ketua Dewan Energi Nasional, Purbaya Jadi Bawahan
Indonesia
Profl Delapan Anggota DEN dari Unsur Pemangku Kepentingan, Mulai dari Pakar Geofisika Legendaris Hingga Pendiri INDEF
Pelantikan ini menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional
Angga Yudha Pratama - 1 jam, 49 menit lalu
Profl Delapan Anggota DEN dari Unsur Pemangku Kepentingan, Mulai dari Pakar Geofisika Legendaris Hingga Pendiri INDEF
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Stop Gaji Anggota DPR selama 3 Bulan, Uangnya Dipakai untuk Bantu Korban Bencana Alam
Presiden RI, Prabowo Subianto, kabarnya menghentikan gaji anggota DPR selama tiga bulan. Uangnya akan digunakan untuk korban bencana alam.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Stop Gaji Anggota DPR selama 3 Bulan, Uangnya Dipakai untuk Bantu Korban Bencana Alam
Indonesia
Dinilai Berisiko, Indonesia Harus Siap Mundur dari Board of Peace jika Abaikan Palestina
Eks Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, meminta Indonesia harus mundur dari Board of Peace jika mengabaikan Palestina.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Dinilai Berisiko, Indonesia Harus Siap Mundur dari Board of Peace jika Abaikan Palestina
Indonesia
Indonesia Gabung Board of Peace, Eks Wamenlu Ingatkan Risiko Dominasi AS
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, mengingatkan agar Indonesia tak menjadi pengikut di Board of Peace bentukan Presiden AS, Donald Trump.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Indonesia Gabung Board of Peace, Eks Wamenlu Ingatkan Risiko Dominasi AS
Indonesia
Izinnya Dicabut Prabowo, 28 Perusahaan Perusak Hutan Diminta Bertanggung Jawab
28 perusahaan perusak hutan diminta bertanggung jawab. Pencabutan izin yang dilakukan Presiden RI, Prabowo Subianto, dinilai belum cukup.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Izinnya Dicabut Prabowo, 28 Perusahaan Perusak Hutan Diminta Bertanggung Jawab
Indonesia
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
BNPB menggelar operasi modifikasi cuaca di Jabodetabek. Hal ini mendapat arahan langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Indonesia
Prabowo Pulang ke Indonesia, Bawa Komitmen Investasi dan Peran Perdamaian Dunia
Presiden Prabowo kembali ke Indonesia usai kunjungan ke Inggris dan WEF Davos 2026, bawa komitmen investasi Rp90 triliun serta capaian diplomatik global.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Prabowo Pulang ke Indonesia, Bawa Komitmen Investasi dan Peran Perdamaian Dunia
Indonesia
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Indonesia harus mendorong langkah-langkah konkret yang terukur, seperti gencatan senjata berkelanjutan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Bagikan