Program CKG Sudah Jangkau 108 Juta Orang, Prabowo Ungkap Upaya Perkuat Layanan Kesehatan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Program CKG Sudah Jangkau 108 Juta Orang, Prabowo Ungkap Upaya Perkuat Layanan Kesehatan

Presiden RI, Prabowo Subianto, saat Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jumat (14/8). Foto: MerahPutih/Didik Setiawan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengklaim program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau 108 juta orang sejak diluncurkan pada Februari 2025 hingga Juni 2026.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

Menurut Prabowo, program CKG kini dapat diakses masyarakat di 10.255 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di 38 provinsi di seluruh Indonesia.

Meski cakupan program terus meluas, Prabowo berharap lebih banyak masyarakat mendaftarkan diri untuk mengikuti CKG. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan penting untuk mendeteksi masalah kesehatan sejak dini.

Kita menghendaki ini harus lebih baik lagi. Sementara ada rakyat kita yang takut cek kesehatan, takut ketahuan sakitnya apa,

Presiden RI, Prabowo Subianto.

Pemerintah Tingkatkan Kualitas Rumah Sakit Daerah

Selain memperluas akses kesehatan, Prabowo mengatakan pemerintah terus berkomitmen memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia.

Sebagai salah satu bentuknya, pemerintah telah membangun dan meningkatkan kualitas 66 RSUD di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Bahkan, saat ini sebanyak 20 RSUD baru yang telah dibangun pemerintah sudah beroperasi.

Pemerintah, sebut Prabowo, juga telah menanggung penuh iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi 96,8 juta warga Indonesia yang tidak mampu.

"Mungkin JKN kita ini salah satu sistem jaminan kesehatan terbesar di dunia." kata Prabowo.

Baca juga:

Prabowo Siapkan Ambulans Udara, Helikopter hingga Pesawat Kecil untuk Evakuasi Pasien

Prabowo Soroti Kekurangan Dokter

Demi memperkuat pelayanan kesehatan Indonesia, Prabowo mengatakan pemerintah akan menyelesaikan masalah kekurangan dokter umum dan dokter spesialis di Indonesia.

Masalah tersebut, sebut dia, harus segera diatasi. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, sebanyak 474 kabupaten/kota membutuhkan tambahan 84.781 dokter umum.

Sementara itu, sebanyak 505 kabupaten/kota membutuhkan tambahan 127.580 dokter gigi, dan sebanyak 481 kabupaten/kota membutuhkan tambahan dokter spesialis.

Kebutuhan tenaga medis tersebut menjadi salah satu tantangan pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan sekaligus meningkatkan pemerataan tenaga kesehatan di berbagai daerah.

Baca juga:

Prabowo Bongkar Masalah Dokter di Indonesia: Puluhan Ribu Tenaga Medis Masih Dibutuhkan

Buka 9 Fakultas Kedokteran dan 170 Program Studi

Untuk mengejar kebutuhan dokter, selama 21 bulan terakhir pemerintah telah membuka sembilan fakultas kedokteran baru.

Selain itu, pemerintah juga telah membuka 170 program studi spesialis dan subspesialis, baik yang berbasis perguruan tinggi maupun rumah sakit.

Pemerintah juga telah menghadirkan program studi spesialis untuk pertama kalinya di sejumlah daerah.

"Kita menghadirkan program studi spesialis untuk pertama kalinya di 11 provinsi untuk mengejar kebutuhan dokter umum, dokter gigi, dan dokter spesialis kita," katanya. (Asp)

#Presiden Prabowo Subianto #Layanan Kesehatan #Cek Kesehatan Gratis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Setujui Dana Rp 20 Triliun untuk BPJS, Layanan Rumah Sakit Disorot
Prabowo meminta layanan BPJS ditingkatkan, termasuk memangkas antrean dan memastikan rumah sakit tidak membedakan pasien BPJS dengan pasien umum.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Prabowo Setujui Dana Rp 20 Triliun untuk BPJS, Layanan Rumah Sakit Disorot
Indonesia
Prabowo Minta Biaya Haji Tak Membebani Jemaah, Antrean Dipangkas Jadi 14 Tahun
Prabowo mengusulkan komposisi Bipih dan nilai manfaat 52:48 agar biaya haji tidak memberatkan jemaah. Antrean faktual disebut 14 tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Prabowo Minta Biaya Haji Tak Membebani Jemaah, Antrean Dipangkas Jadi 14 Tahun
Indonesia
Prabowo Minta Keuangan Haji Diaudit Forensik, 400 Ribu Data Jemaah Dinyatakan Invalid
Prabowo mendorong audit forensik keuangan haji. Kemenhaj juga memvalidasi 5,7 juta data dan menemukan 400 ribu data invalid.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Prabowo Minta Keuangan Haji Diaudit Forensik, 400 Ribu Data Jemaah Dinyatakan Invalid
Indonesia
Ambulans Udara Mulai Diuji, Warga Daerah Terisolasi Bakal Lebih Mudah Akses Layanan Kesehatan
Program ambulans udara Prabowo mulai diuji melalui latihan evakuasi medis di Pesisir Barat, Lampung, untuk memperluas akses kesehatan daerah terisolasi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Ambulans Udara Mulai Diuji, Warga Daerah Terisolasi Bakal Lebih Mudah Akses Layanan Kesehatan
Indonesia
Prabowo Hadir di 100 Tahun Gontor, Hasan Abdullah Sahal Ungkap Makna di Balik Nama 'Gontor'
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Gontor di Ponorogo. Hasan Abdullah Sahal mengungkap makna satu abad pengabdian Gontor.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Hadir di 100 Tahun Gontor, Hasan Abdullah Sahal Ungkap Makna di Balik Nama 'Gontor'
Indonesia
Prabowo Soroti Sekolah Rusak hingga Gaji Guru, Ada Rencana Pendidikan Gratis
Prabowo menegaskan biaya pendidikan negeri dari SD, SMP, SMA hingga universitas harus gratis dan menyebut akan segera membahasnya melalui rapat terbatas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Soroti Sekolah Rusak hingga Gaji Guru, Ada Rencana Pendidikan Gratis
Indonesia
Prabowo Tegaskan Indonesia-Malaysia Saudara: Jangan Ada Masalah yang Dibesar-besarkan
Prabowo Subianto menegaskan Indonesia dan Malaysia adalah saudara. Ia meminta hal yang mengganggu hubungan kedua negara tidak dibesar-besarkan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Tegaskan Indonesia-Malaysia Saudara: Jangan Ada Masalah yang Dibesar-besarkan
Indonesia
Malaysia Kirim Pesawat, 3 Helikopter, dan 52 Personel Bantu Atasi Karhutla
Malaysia akan mengirim satu pesawat, tiga helikopter, dan 52 personel untuk membantu Indonesia menangani karhutla di Kalimantan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Malaysia Kirim Pesawat, 3 Helikopter, dan 52 Personel Bantu Atasi Karhutla
Indonesia
Istana Tegaskan Prabowo Tak Intervensi Kasus Suap HGB yang Kaitkan Nusron Wahid
Istana menegaskan Prabowo Subianto tidak akan mengintervensi kasus dugaan suap HGB di Bogor yang turut mengaitkan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Istana Tegaskan Prabowo Tak Intervensi Kasus Suap HGB yang Kaitkan Nusron Wahid
Indonesia
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Prabowo menyebut investasi Indonesia mencapai Rp 1.010 triliun hingga Juni 2026 dan berkontribusi membuka sekitar 1,4 juta lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Bagikan