Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih

Presiden Prabowo Subianto/ Setpres

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto menyebut realisasi investasi hingga Juni 2026 telah mencapai Rp 1.010 triliun.

Menurut Prabowo, realisasi investasi tersebut turut memberikan kontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja di Indonesia.

Pada 2025, realisasi investasi disebut mencapai Rp 1.931 triliun. Dari investasi tersebut, terdapat sekitar 2,7 juta lapangan kerja baru.

Sementara pada 2026 berjalan, pemerintah telah mencatat pembukaan sekitar 1,4 juta lapangan kerja dari investasi.

Baca juga:

Pidato Prabowo Sebut Investasi Telah Buka Lebih Dari 2,7 Juta Lapangan Kerja

Prabowo Tegaskan Bukan dari Program Pemerintah

Prabowo menegaskan dalam acara Presiden Prabowo Menjawab, Kamis (17/9), lapangan kerja yang tercipta dari investasi tersebut bukan berasal dari sejumlah program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.

Ini investasi bukan dari program pemerintah, bukan MBG (Makan Bergizi Gratis), bukan Koperasi Merah Putih, bukan,

Presiden RI, Prabowo Subianto.

Inflasi dan Defisit Jadi Sorotan

Prabowo mengatakan beberapa indikator makro ekonomi Indonesia menjadi pemicu kepercayaan investor untuk menanamkan modal di dalam negeri.

Dia menyoroti tingkat inflasi yang menurutnya berada pada level rendah, rasio utang yang relatif rendah, serta defisit yang masih berada di bawah batas 3 persen.

"Ekonomi kita bagus. Inflasi kita salah satu terendah di dunia, 2,92 persen, Anda bayangkan," kata Prabowo.

Baca juga:

Prabowo Soroti Inflasi 2,92 Persen dan Investasi Rp1.010 Triliun, Optimistis Ekonomi Indonesia

Dia kemudian membandingkan posisi defisit Indonesia dengan sejumlah negara lain.

Menurut Prabowo, defisit Indonesia berada di bawah 3 persen. Sementara Filipina mencapai sekitar 6 persen, India 4,6 persen, dan Prancis 5,4 persen.

"Jadi, semua orang percaya sama Indonesia. Makanya mereka mau datang ke Indonesia. Saya sangat optimis," ujar Prabowo. (Knu)

#Presiden Prabowo Subianto #Investasi #Lapangan Pekerjaan #Ekonomi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games 2026 Cair: Emas Tunggal Dapat Rp 3 Miliar
Prabowo menyerahkan bonus kepada atlet Asian Games dan Asian Para Games 2026. Peraih emas tunggal mendapat Rp 3 miliar, sedangkan ganda Rp 2,4 miliar dan beregu Rp 1,5 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games 2026 Cair: Emas Tunggal Dapat Rp 3 Miliar
Indonesia
Lula da Silva Menang Pilpres Brasil, Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat
Prabowo Subianto mengucapkan selamat kepada Lula da Silva atas kemenangan di pilpres Brasil dan mendorong penguatan kemitraan strategis Indonesia-Brasil.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Lula da Silva Menang Pilpres Brasil, Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat
Indonesia
Pemerintah Dorong Pembanguna Pusat Data Nasional 11 Gigawatt Demi Ekonomi Digital
Rencana tersebut turut didukung program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 gigawatt-peak (GWp).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Pemerintah Dorong Pembanguna Pusat Data Nasional 11 Gigawatt Demi Ekonomi Digital
Indonesia
Danantara Siapkan Opsi Beli Pabrik Tekstil Buat Serap Tenaga Kerja
Pengembangan industri tekstil nantinya tidak hanya berfokus pada produksi barang jadi, tetapi juga mencakup penguatan kegiatan industri di sektor hulu dan antara.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Danantara Siapkan Opsi Beli Pabrik Tekstil Buat Serap Tenaga Kerja
Indonesia
Pilih Tenang Indonesia Diejek Negara Lain soal Karhutla, Prabowo: Kita Cool Saja
Prabowo menanggapi ejekan soal karhutla, menyinggung dugaan keterlibatan perusahaan asing, dan meminta catatan pelanggaran konsesi hingga 19 kali diperiksa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Pilih Tenang Indonesia Diejek Negara Lain soal Karhutla, Prabowo: Kita Cool Saja
Indonesia
Investasi di Era Prabowo Tembus Rp 3.923 Triliun, Bamsoet Ingatkan agar Rakyat Ikut Sejahtera
Besarnya nilai investasi tidak serta-merta menjamin masyarakat memperoleh pekerjaan layak dan pendapatan yang memadai.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Investasi di Era Prabowo Tembus Rp 3.923 Triliun, Bamsoet Ingatkan agar Rakyat Ikut Sejahtera
Indonesia
Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelanggar Karhutla, Satu Korporasi Diduga Terlibat 19 Kali
Prabowo mengancam mencabut izin perusahaan yang melanggar aturan karhutla. Satu korporasi diduga terlibat dalam kasus serupa sebanyak 19 kali.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelanggar Karhutla, Satu Korporasi Diduga Terlibat 19 Kali
Indonesia
Canda Prabowo Bikin Pecah JIExpo: Letkol Ngatur Presiden Ini Gimana, Gue Ini Presiden, Ted!
Presiden Prabowo berseloroh saat diberi isyarat mengakhiri pidato oleh Seskab Teddy Indra Wijaya pada Rakornas TPAKD 2026 di JIExpo Kemayoran, Kamis 22 Oktober 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
Canda Prabowo Bikin Pecah JIExpo: Letkol Ngatur Presiden Ini Gimana, Gue Ini Presiden, Ted!
Indonesia
Prabowo Beri Arahan ke Bakom RI, Syahganda Ungkap Pentingnya Serap Aspirasi Daerah
Syahganda Nainggolan menyebut Prabowo meminta Bakom RI mendengarkan aspirasi masyarakat hingga daerah dan membuka komunikasi dengan media lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Prabowo Beri Arahan ke Bakom RI, Syahganda Ungkap Pentingnya Serap Aspirasi Daerah
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Diskusi warga Palmerah menyoroti tekanan ekonomi rumah tangga, efektivitas program pemerintah, dan pentingnya mendengar aspirasi masyarakat menjelang Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Bagikan