Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan, Prabowo: Harus Siap Sebelum Kejadian

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan, Prabowo: Harus Siap Sebelum Kejadian

Ratas Kabinet Merah Putih.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesiapan pemerintah dalam menghadapi berbagai bencana. Menurut Prabowo, alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus ditambah secara signifikan.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat melalui konferensi video di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9).

Rapat tersebut digelar untuk memantau perkembangan situasi bencana gempa di Flores, aktivitas Gunung Anak Krakatau, serta kebakaran hutan dan lahan di sejumlah provinsi.

Baca juga:

Termasuk Indonesia, Ini 5 Negara Paling Rawan Bencana di Dunia

Indonesia Berada di Lingkaran Api

Prabowo mengatakan Indonesia merupakan negara yang berada di lingkaran api atau The Ring of Fire. Kondisi geografis tersebut membuat pemerintah harus selalu siap menghadapi berbagai kondisi bencana.

Ini adalah takdir kita, negara yang berada di lingkaran api, The Ring of Fire. Jadi ini membawa kita untuk harus siap menghadapi keadaan seperti ini setiap saat,

Presiden RI, Prabowo Subianto.

Menurut Prabowo, kondisi tersebut sekaligus menjadi pelajaran bagi pemerintah untuk memperkuat upaya mitigasi bencana.

“Pelajaran juga bagi kita, bagi pemerintah yang saya pimpin, alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus kita tambah secara signifikan,” tegasnya.

Nilai Respons Pemerintah Semakin Cepat

Prabowo juga menilai respons pemerintah dalam menangani sejumlah bencana saat ini sudah cukup cepat dan masif.

“Saya kira dalam menghadapi keadaan ke depan kita akan lebih mampu. Sekarang pun dibandingkan dengan tahun-tahun yang dulu respons kita sangat cepat,” ujar Prabowo.

Baca juga:

Prabowo Klaim Penanganan Bencana Lebih Cepat dan Masif, Pakai Kekuatan Nasional

Meski demikian, Prabowo meminta penguatan kesiapan dilakukan sejak sebelum bencana terjadi. Menurutnya, perencanaan harus memperhitungkan kebutuhan secara lebih baik agar pemerintah tidak kekurangan ketika menghadapi kondisi darurat.

Saya minta pemikiran kita dalam perencanaan kita gunakan prinsip: lebih baik lebih daripada kurang, jadi kita siap sebelum kejadian,

Presiden RI, Prabowo Subianto.

Mitigasi Jangan Menunggu Bencana

Prabowo menekankan pentingnya pemerintah menyiapkan langkah-langkah mitigasi secara lebih awal agar mampu merespons bencana dengan lebih baik.

Ia meminta upaya persiapan tidak baru dilakukan setelah bencana terjadi, melainkan jauh sebelumnya.

Jadi, kita persiapan mengatasi mitigasi, jangan menunggu kejadian. Jauh sebelumnya harus kita siapkan,

Presiden RI, Prabowo Subianto.

(Pon)

#Mitigasi Bencana #Presiden Prabowo Subianto #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
16 Orang Tewas dan 54 Terluka Akibat Gempa di Tibet China
pemerintah telah meningkatkan respons darurat gempa nasional dari Level IV menjadi Level III pada Jumat (23/10).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
16 Orang Tewas dan 54 Terluka Akibat Gempa di Tibet China
Indonesia
Pilih Tenang Indonesia Diejek Negara Lain soal Karhutla, Prabowo: Kita Cool Saja
Prabowo menanggapi ejekan soal karhutla, menyinggung dugaan keterlibatan perusahaan asing, dan meminta catatan pelanggaran konsesi hingga 19 kali diperiksa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Pilih Tenang Indonesia Diejek Negara Lain soal Karhutla, Prabowo: Kita Cool Saja
Indonesia
Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelanggar Karhutla, Satu Korporasi Diduga Terlibat 19 Kali
Prabowo mengancam mencabut izin perusahaan yang melanggar aturan karhutla. Satu korporasi diduga terlibat dalam kasus serupa sebanyak 19 kali.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelanggar Karhutla, Satu Korporasi Diduga Terlibat 19 Kali
Indonesia
Canda Prabowo Bikin Pecah JIExpo: Letkol Ngatur Presiden Ini Gimana, Gue Ini Presiden, Ted!
Presiden Prabowo berseloroh saat diberi isyarat mengakhiri pidato oleh Seskab Teddy Indra Wijaya pada Rakornas TPAKD 2026 di JIExpo Kemayoran, Kamis 22 Oktober 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
Canda Prabowo Bikin Pecah JIExpo: Letkol Ngatur Presiden Ini Gimana, Gue Ini Presiden, Ted!
Indonesia
Prabowo Beri Arahan ke Bakom RI, Syahganda Ungkap Pentingnya Serap Aspirasi Daerah
Syahganda Nainggolan menyebut Prabowo meminta Bakom RI mendengarkan aspirasi masyarakat hingga daerah dan membuka komunikasi dengan media lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Prabowo Beri Arahan ke Bakom RI, Syahganda Ungkap Pentingnya Serap Aspirasi Daerah
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Diskusi warga Palmerah menyoroti tekanan ekonomi rumah tangga, efektivitas program pemerintah, dan pentingnya mendengar aspirasi masyarakat menjelang Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Indonesia
Presiden Prabowo Berulang Tahun, Prasetyo Hadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan
Prasetyo Hadi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas ucapan selamat serta doa dalam rangka ulang tahun Presiden Prabowo Subianto.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Berulang Tahun, Prasetyo Hadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan
Indonesia
Wagub Rano Minta Sekolah Jakarta Rutin Simulasi Gempa Bumi
Langkah tersebut diambil demi memastikan fasilitas pendidikan tidak hanya layak dan nyaman, tetapi juga aman bagi siswa dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Wagub Rano Minta Sekolah Jakarta Rutin Simulasi Gempa Bumi
Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Bagikan