Badan Geologi dan BMKG Diwacanakan Terintegrasi, Ketua Komisi V DPR Soroti Efisiensi dan Koordinasi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Badan Geologi dan BMKG Diwacanakan Terintegrasi, Ketua Komisi V DPR Soroti Efisiensi dan Koordinasi

Gunung Anak Krakatau Erupsi Tanpa Henti. Foto: PVMBG Badan Geologi ESDM

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mendukung wacana Presiden Prabowo Subianto untuk mengintegrasikan Badan Geologi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Menurut Lasarus, integrasi kedua lembaga dapat membuat koordinasi pemerintah dalam pemantauan dan penanganan bencana menjadi lebih efektif.

"Ya, kami prinsipnya mendukung ya, karena sifat koordinasi yang paling nyaman di pemerintah tuh seperti apa. Memang kalau menurut kami sih kalau mau mempersedikit badan, ada baiknya sih dari sisi efisiensi juga. Karena koordinasi juga jadi lebih mudah," kata Lasarus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9).

Baca juga:

Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu

Fungsi Badan Geologi dan BMKG Dinilai Saling Mendukung

Lasarus menilai Badan Geologi dan BMKG memiliki sejumlah fungsi yang dapat saling mendukung, terutama dalam pemantauan aktivitas gunung berapi dan dampak bencana.

Badan Geologi selama ini mengamati aktivitas gunung berapi. Sementara BMKG memiliki instrumen, peralatan, serta sumber daya manusia yang juga berkaitan dengan bidang geologi.

Geologi mengamati tentang aktivitas gunung berapi, kemudian nanti dampak dari letusan itu kan BMKG juga punya instrumen, peralatan dan seterusnya, sumber daya manusia yang terkait dengan geologi juga ada di BMKG,

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus.

Menurut dia, penyatuan kedua lembaga berpotensi mempercepat komunikasi sekaligus membuat penggunaan sumber daya lebih efisien.

"Memang kalau menurut saya sih saya setuju kalau itu digabungin. Ya, itu lebih efektif kalau menurut saya dan juga lebih efisien dari sisi komunikasi," katanya.

Integrasi Membutuhkan Penyesuaian Administratif

Lasarus mengakui pengintegrasian Badan Geologi yang saat ini berada di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membutuhkan penyesuaian administratif.

Namun, dia menilai persoalan tersebut merupakan ranah pemerintah dan bukan hambatan utama jika tujuan integrasi difokuskan untuk memperkuat penanganan bencana.

"Ya tergantung pemerintah. Itu kan masalah administratif sebetulnya. Ini lebih kepada administratif dan kemudian koordinasi di pemerintah," ujarnya.

Baca juga:

Beda dengan Badan Geologi, BMKG: Dentuman Bandung Bukan Suara Erupsi Anak Krakatau

Ia menilai keberadaan sejumlah peralatan BMKG yang juga digunakan Badan Geologi untuk memperoleh data geologi menjadi salah satu pertimbangan integrasi.

Menurut Lasarus, hal yang perlu diperhatikan terutama menyangkut persoalan personel dan administrasi kenegaraan.

"Kalau fokusnya ke bencana, menurut saya ya memang jauh lebih efektif barang itu ada bersama BMKG," katanya.

Lasarus pun menegaskan dukungannya terhadap gagasan tersebut.

"Oh iya. Oke, kalau menurut saya oke tuh. Ide yang baguslah, ya kita dukung," pungkasnya. (Pon)

#Komisi V DPR #Badan Geologi #BMKG #Mitigasi Bencana
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Badan Geologi dan BMKG Diwacanakan Terintegrasi, Ketua Komisi V DPR Soroti Efisiensi dan Koordinasi
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mendukung wacana integrasi Badan Geologi dan BMKG untuk memperkuat koordinasi serta efisiensi penanganan bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Badan Geologi dan BMKG Diwacanakan Terintegrasi, Ketua Komisi V DPR Soroti Efisiensi dan Koordinasi
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
OMC Dimulai, BMKG Berupaya Percepat Pembersihan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
BMKG bersama BNPB dan pihak terkait menggelar OMC sejak 7 September 2026 untuk mempercepat pembersihan atmosfer dari abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
OMC Dimulai, BMKG Berupaya Percepat Pembersihan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Indonesia
Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, Nelayan dan Kapal Penyeberangan Diminta Waspada
Kondisi gelombang laut yang dapat mencapai hingga 4 meter berpotensi membahayakan moda transportasi laut dari skala kecil hingga besar.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, Nelayan dan Kapal Penyeberangan Diminta Waspada
Indonesia
Prabowo Siapkan KRI Gajah Mada, Bisa Tampung 10 Helikopter untuk Hadapi Karhutla
Prabowo menyiapkan KRI Gajah Mada dari hibah Angkatan Laut Italia sebagai kapal induk helikopter yang mampu menampung 10 helikopter untuk penanganan bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Prabowo Siapkan KRI Gajah Mada, Bisa Tampung 10 Helikopter untuk Hadapi Karhutla
Indonesia
Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan, Prabowo: Harus Siap Sebelum Kejadian
Presiden Prabowo Subianto meminta anggaran mitigasi bencana ditambah secara signifikan dan menegaskan pemerintah harus siap sebelum bencana terjadi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan, Prabowo: Harus Siap Sebelum Kejadian
Indonesia
BMKG Buka-bukaan soal El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Baru Datang Oktober
BMKG mengingatkan ancaman El Nino sangat kuat saat musim kemarau 2026. Musim hujan diprediksi mulai bertahap pada pertengahan Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
BMKG Buka-bukaan soal El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Baru Datang Oktober
Indonesia
Gunung Anak Krakatau 23 Kali Gempa Hybrid, Catat Rekor Tertinggi
Gunung Anak Krakatau mencatat 23 kali gempa hybrid dalam periode pukul 06.00 hingga 12.00 WIB.
Yusuf Abdillah - Senin, 07 September 2026
Gunung Anak Krakatau 23 Kali Gempa Hybrid, Catat Rekor Tertinggi
Indonesia
BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Wilayah Sumatera Utara, Ada Potensi Bencana Hidrometeorologi
BMKG keluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) dalam sepekan ke depan.
Frengky Aruan - Senin, 07 September 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Wilayah Sumatera Utara, Ada Potensi Bencana Hidrometeorologi
Bagikan